Javascript must be enabled to continue!
Studi Literatur Efek Farmakologi Rimpang Temu Kunyit Putih (Curcuma zedoaria)
View through CrossRef
Abstract. Lime (Citrus aurantifolia) is one of the plants known to have anticancer effects. The use of lime as an anticancer has been scientifically researched, but has not been presented holistically. Therefore, this research was conducted in a Systematic Literature Review (SLR) so that it can be used as a reference in the development of new anticancer drugs. This literature research aims to recognize the potential and mechanism of lime plants in inhibiting cancer cell proliferation and determine the IC50 value that can inhibit cancer cell poliferation where data retrieval is carried out on Google Scholar, PubMed and Science Direct portals so that seven articles are obtained that meet the criteria of this study. The results of the analysis show that lime peel plant (Citrus aurantifolia) has the ability as an anticancer through mechanism such as induction of apoptosis and has potential in the IC50 values range of 2,18 µg/mL – 320 µg/mL where in that range lime plants are said to have very strong, moderately active to low as anticancer. The best anticancer activity of lime plants is found in lime peel extract againts colorectal cancer cells lim 1863 with IC50 values in the range of 2,18 µg/mL.
Abstrak. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) ialah salah satu tumbuhan yang dikenal mempunyai efek sebagai antikanker. Pemakaian jeruk nipis sebagai antikanker sudah banyak dilakukan riset secara ilmiah, tetapi belum tersajikan secara holistik. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan secara Sistematic Literature Review (SLR) sehingga bisa dijadikan rujukan dalam pengembangan obat baru antikanker. Riset literatur ini bertujuan untuk mengenali potensi dan mekanisme tanaman jeruk nipis dalam menghambat poliferasi sel kanker serta mengetahui nilai IC50 yang dapat menghambat poliferasi sel kanker dimana pengambilan data dilakukan pada portal Google Scholar, PubMed serta Science Direct sehingga diperoleh sebanyak tujuh artikel yang memenuhi kriteria penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanaman jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mempunyai kemampuan sebagai antikanker melalui mekanisme seperti induksi apoptosis serta memiliki potensi pada rentang nilai IC50 sebesar 2,18 µg/mL – 320 µg/mL dimana pada rentang tersebut tanaman jeruk nipis dikatakan memiliki aktivitas yang sangat kuat, moderat aktif hingga rendah sebagai antikanker. Aktivitas antikanker tanaman jeruk nipis yang paling baik terdapat pada ekstrak kulit jeruk nipis terhadap sel kanker kolorektal lim 1863 dengan nilai IC50 pada rentang 2,18 µg/mL.
Title: Studi Literatur Efek Farmakologi Rimpang Temu Kunyit Putih (Curcuma zedoaria)
Description:
Abstract.
Lime (Citrus aurantifolia) is one of the plants known to have anticancer effects.
The use of lime as an anticancer has been scientifically researched, but has not been presented holistically.
Therefore, this research was conducted in a Systematic Literature Review (SLR) so that it can be used as a reference in the development of new anticancer drugs.
This literature research aims to recognize the potential and mechanism of lime plants in inhibiting cancer cell proliferation and determine the IC50 value that can inhibit cancer cell poliferation where data retrieval is carried out on Google Scholar, PubMed and Science Direct portals so that seven articles are obtained that meet the criteria of this study.
The results of the analysis show that lime peel plant (Citrus aurantifolia) has the ability as an anticancer through mechanism such as induction of apoptosis and has potential in the IC50 values range of 2,18 µg/mL – 320 µg/mL where in that range lime plants are said to have very strong, moderately active to low as anticancer.
The best anticancer activity of lime plants is found in lime peel extract againts colorectal cancer cells lim 1863 with IC50 values in the range of 2,18 µg/mL.
Abstrak.
Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) ialah salah satu tumbuhan yang dikenal mempunyai efek sebagai antikanker.
Pemakaian jeruk nipis sebagai antikanker sudah banyak dilakukan riset secara ilmiah, tetapi belum tersajikan secara holistik.
Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan secara Sistematic Literature Review (SLR) sehingga bisa dijadikan rujukan dalam pengembangan obat baru antikanker.
Riset literatur ini bertujuan untuk mengenali potensi dan mekanisme tanaman jeruk nipis dalam menghambat poliferasi sel kanker serta mengetahui nilai IC50 yang dapat menghambat poliferasi sel kanker dimana pengambilan data dilakukan pada portal Google Scholar, PubMed serta Science Direct sehingga diperoleh sebanyak tujuh artikel yang memenuhi kriteria penelitian ini.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tanaman jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mempunyai kemampuan sebagai antikanker melalui mekanisme seperti induksi apoptosis serta memiliki potensi pada rentang nilai IC50 sebesar 2,18 µg/mL – 320 µg/mL dimana pada rentang tersebut tanaman jeruk nipis dikatakan memiliki aktivitas yang sangat kuat, moderat aktif hingga rendah sebagai antikanker.
Aktivitas antikanker tanaman jeruk nipis yang paling baik terdapat pada ekstrak kulit jeruk nipis terhadap sel kanker kolorektal lim 1863 dengan nilai IC50 pada rentang 2,18 µg/mL.
Related Results
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Pseudomonas aeruginosa
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Pseudomonas aeruginosa
ABSTRAK
Kunyit (Curcuma longa L.) merupakan salah satu jenis tanaman obat yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae. Senyawa aktif yang terkandung dalam rimpang kunyit (Curc...
Pengaruh Suhu Terhadap Kadar Air Dan Aktivitas Air Dalam Bahan Pada Kunyit (Curcuma Longa) Dengan Alat Pengering Electrical Oven
Pengaruh Suhu Terhadap Kadar Air Dan Aktivitas Air Dalam Bahan Pada Kunyit (Curcuma Longa) Dengan Alat Pengering Electrical Oven
Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (parenial). Kandungan air yang cukup tinggi membuat kunyit harus diolah sebelum disimpan dalam jangka waktu yang lam...
Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Ampisilin terhadap Escherichia coli secara in vitro
Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Ampisilin terhadap Escherichia coli secara in vitro
Escherichia coli (E.coli) pada kondisi tertentu dapat diobati dengan ampisilin. Namun ampisilin saat ini mulai ditinggalkan karena tingginya kasus E.coli yang resisten ampisilin. S...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam tanaman herbal berkhasiat obat. Salah satu jenis tanaman obat yang sering digunakan untuk pengobatan adalah rimpang kunyit. ...
Uji Kadar Fenolik Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kunyit Hitam (Curcuma caesia Roxb.) Asal Kabupaten Bone dengan Metode DPPH
Uji Kadar Fenolik Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kunyit Hitam (Curcuma caesia Roxb.) Asal Kabupaten Bone dengan Metode DPPH
kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa fenolik dan dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini untuk ...
Analysis of Volatile Constituents in Curcuma Species, viz. C. aeruginosa, C. zedoaria, and C. longa, from Nepal
Analysis of Volatile Constituents in Curcuma Species, viz. C. aeruginosa, C. zedoaria, and C. longa, from Nepal
The genus Curcuma, composed of 93 species mainly originating from Asia, Australia, and South America, has been used for medicinal purposes, aromatic, and nutritional values as well...
Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe (Benefits And Bioactivity)
Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe (Benefits And Bioactivity)
Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe or temu putih is native plant in India,have been long cultivated in Indonesia. By the local commuities in Java, its havebeen used as component of...
UJI SKRINING FITOKIMIA DARI AMILUM FAMILIA ZINGIBERACEAE
UJI SKRINING FITOKIMIA DARI AMILUM FAMILIA ZINGIBERACEAE
Skrining fitokimia bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terdapat pada amilum familia zingiberaceae meliputi pemeriksaan alkalaoid, flavonoid, polifenolat, tanin, kui...

