Javascript must be enabled to continue!
Strategi Komunikasi Paulus Bagi Timotius Dalam Menghadapi Pengajaran Sesat Menurut 1 Timotius 4:1-16api Pengajaran Sesat Menurut 1 Timotius 4:1-16
View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini mencari tahu strategi komunikasi kepemimpinan yang digunakan oleh Paulus ketika menasihati Timotius seperti yang dicatat dalam 1 Timotius 4:1-16. Hal ini penting untuk diteliti mengingat pada waktu itu Timotius yang sedang melayani di Efesus sedang menghadapi banyak ajaran-ajaran sesat. Dengan menggunakan metode kualitatif, khususnya kajian pustaka, maka diperoleh beberapa hasil penelitian yang diuraikan berikut ini. Pertama, ajaran-ajaran sesat yang dihadapi oleh Timotius adalah ajaran yang Menekankan Hukum Taurat Secara Berlebihan (Hukum Legalistik), ajaran yang Mengajarkan Pembatasan-Pembatasan Seperti Pelarangan Nikah dan Makanan (Asceticisme atau Askese), ajaran yang Menekankan Pengetahuan Duniawi (Gnostisisme Awal atau Filosofi Duniawi), dan ajaran yang Mendorong Pencarian Kekayaan Sebagai Tujuan Utama (Materialisme atau Ajaran Kesejahteraan).Kedua, adapun strategi komunikasi yang digunakan oleh Paulus adalah: menggunakan Ajaran yang Tepat dan Berdasarkan Firman Tuhan (Ay. 1-5), menekankan Latihan Rohani dan Pribadi (Ay. 6-10), memberikan Nasihat dan Peringatan dengan Kasih (Ay. 11-14), menjadi Contoh yang Baik (Ay. 12), fokus pada Pengembangan Diri dan Keahlian dalam Pengajaran (Ay. 13-16), konsistensi dalam Mengajar dan Hidup (Ay. 16).
Title: Strategi Komunikasi Paulus Bagi Timotius Dalam Menghadapi Pengajaran Sesat Menurut 1 Timotius 4:1-16api Pengajaran Sesat Menurut 1 Timotius 4:1-16
Description:
Abstrak: Penelitian ini mencari tahu strategi komunikasi kepemimpinan yang digunakan oleh Paulus ketika menasihati Timotius seperti yang dicatat dalam 1 Timotius 4:1-16.
Hal ini penting untuk diteliti mengingat pada waktu itu Timotius yang sedang melayani di Efesus sedang menghadapi banyak ajaran-ajaran sesat.
Dengan menggunakan metode kualitatif, khususnya kajian pustaka, maka diperoleh beberapa hasil penelitian yang diuraikan berikut ini.
Pertama, ajaran-ajaran sesat yang dihadapi oleh Timotius adalah ajaran yang Menekankan Hukum Taurat Secara Berlebihan (Hukum Legalistik), ajaran yang Mengajarkan Pembatasan-Pembatasan Seperti Pelarangan Nikah dan Makanan (Asceticisme atau Askese), ajaran yang Menekankan Pengetahuan Duniawi (Gnostisisme Awal atau Filosofi Duniawi), dan ajaran yang Mendorong Pencarian Kekayaan Sebagai Tujuan Utama (Materialisme atau Ajaran Kesejahteraan).
Kedua, adapun strategi komunikasi yang digunakan oleh Paulus adalah: menggunakan Ajaran yang Tepat dan Berdasarkan Firman Tuhan (Ay.
1-5), menekankan Latihan Rohani dan Pribadi (Ay.
6-10), memberikan Nasihat dan Peringatan dengan Kasih (Ay.
11-14), menjadi Contoh yang Baik (Ay.
12), fokus pada Pengembangan Diri dan Keahlian dalam Pengajaran (Ay.
13-16), konsistensi dalam Mengajar dan Hidup (Ay.
16).
Related Results
PEMURIDAN PAULUS KEPADA TIMOTIUS: ANALISA HISTORIS KRITIS 2 TIMOTIUS 3:14-17
PEMURIDAN PAULUS KEPADA TIMOTIUS: ANALISA HISTORIS KRITIS 2 TIMOTIUS 3:14-17
Hubungan antara Paulus dan Timotius dalam Perjanjian Baru merupakan hubungan yang penting bagi perkembangan awal Kekristenan. Meskipun Paulus tidak menikah, dia sering menganggap T...
Analisa 2 Timotius 4:1-8 Tentang Nasihat Paulus Kepada Timotius Dan Implikasinya Bagi Hamba Tuhan
Analisa 2 Timotius 4:1-8 Tentang Nasihat Paulus Kepada Timotius Dan Implikasinya Bagi Hamba Tuhan
Sesuai perintah ajaran kristiani sebagai seorang hamba Tuhan tentang teguran dan nasehat apa yang salah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Berdasarkan tulisan yang diilhamkan ...
Konflik Rasul Paulus dengan Barnabas dalam mengabarkan injil ditinjau dari kisa para rasul
Konflik Rasul Paulus dengan Barnabas dalam mengabarkan injil ditinjau dari kisa para rasul
Perselisihan Paulus dengan Barnabas seperti yang dicantumkan dalam kitab Kisah Para Rasul. Paulus dan Barnabas sempat bekerja sama dalam pelayanan penyebaran Injil di beberapa ko...
Panggilan Timotius Menurut 2 Timotius 2:2 Dan Implikasinya Bagi Kompetensi Guru Agama Kristen
Panggilan Timotius Menurut 2 Timotius 2:2 Dan Implikasinya Bagi Kompetensi Guru Agama Kristen
AbstractTimothy receive God’s calling through Paul for pastoral ministry in Ephesus. Because there was no minister in that church. In 2 Timothy 2:2 Paul Gave assignments to Timothy...
STRATEGI KOMUNIKASI PRAJURU DALAM MEMILIH PRAWAYAH DI DESA ADAT TIMBRAH KABUPATEN KARANGASEM
STRATEGI KOMUNIKASI PRAJURU DALAM MEMILIH PRAWAYAH DI DESA ADAT TIMBRAH KABUPATEN KARANGASEM
ABSTRAK
Prajuru Desa Adat Timbrah kesulitan dalam memilih prawayah. Kesulitan ini membuat prajuru harus melakukan strategi komunikasi. Bagaimana strategi komunikasi ini dila...
STRATEGI MANAJEMEN SDM DALAM PERSPEKTIF ISLAM
STRATEGI MANAJEMEN SDM DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Strategi manajemen sumber daya manusia dalam perspektif Islam sebagai strategi dalam menghadapi perang, dengan mengutip strategi menurut Al-Quran pada surah Al-ANFAL Ayat 9, Ayat...
Elly Sugianto Angguna-UAS/Semester 3 Pastoral Konseling
Elly Sugianto Angguna-UAS/Semester 3 Pastoral Konseling
TIMOTIUSAyah Timotius adalah seorang Yunani, tetapi ibunya seorang Yahudi. la bertobat pada usia kurang lebih lima belas tahun, ketika Rasul Paulus mengunjungi kota asalnya, Listra...

