Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Recurrent Neural Network GRU Dalam Menentukan Harga Ayam Di Jawa Timur
View through CrossRef
Fluktuasi harga yang signifikan menjadi tantangan serius bagi peternak, pedagang dan konsumen. Ketidakpastian harga ini berdampak pada stabilitas ekonomi peternak dan akses masyarakat terhadap sumber protein. Permasalahan ini juga mempengaruhi keberlanjutan industri peternakan ayam di Jawa Timur. Dalam menanggapi masalah fluktuasi harga ayam, penelitian ini menerapkan Metode Gated Recurrent Unit (GRU) dalam memprediksi harga ayam dimasa mendatang. Prosesnya dimulai dengan pengumpulan dataset historis harga ayam dari wilayah Jawa Timur. Setelah itu, dilakukan proses pelatihan (training) model GRU menggunakan data tersebut untuk meningkatkan akurasi prediksi. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik seperti RMSE, MAPE, dan Akurasi untuk memastikan validitas dan kinerja model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GRU memberikan prediksi harga ayam dengan tingkat akurasi yang memuaskan sebesar 99,72%. Metrik evaluasi seperti RMSE dan MAPE menunjukkan bahwa model ini mampu memberikan prediksi yang dekat dengan nilai aktual, sementara tingkat akurasi model juga mencerminkan kemampuannya dalam memberikan estimasi yang baik.
Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang
Title: Implementasi Recurrent Neural Network GRU Dalam Menentukan Harga Ayam Di Jawa Timur
Description:
Fluktuasi harga yang signifikan menjadi tantangan serius bagi peternak, pedagang dan konsumen.
Ketidakpastian harga ini berdampak pada stabilitas ekonomi peternak dan akses masyarakat terhadap sumber protein.
Permasalahan ini juga mempengaruhi keberlanjutan industri peternakan ayam di Jawa Timur.
Dalam menanggapi masalah fluktuasi harga ayam, penelitian ini menerapkan Metode Gated Recurrent Unit (GRU) dalam memprediksi harga ayam dimasa mendatang.
Prosesnya dimulai dengan pengumpulan dataset historis harga ayam dari wilayah Jawa Timur.
Setelah itu, dilakukan proses pelatihan (training) model GRU menggunakan data tersebut untuk meningkatkan akurasi prediksi.
Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik seperti RMSE, MAPE, dan Akurasi untuk memastikan validitas dan kinerja model.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GRU memberikan prediksi harga ayam dengan tingkat akurasi yang memuaskan sebesar 99,72%.
Metrik evaluasi seperti RMSE dan MAPE menunjukkan bahwa model ini mampu memberikan prediksi yang dekat dengan nilai aktual, sementara tingkat akurasi model juga mencerminkan kemampuannya dalam memberikan estimasi yang baik.
Related Results
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan Ayam Lokal Berdasarkan Penanda RAPD
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan Ayam Lokal Berdasarkan Penanda RAPD
Ayam lokal Indonesia merupakan plasma nutfah yang telah dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti konsumsi, sarana upacara, koleksi, serta ayam aduan. Untuk menjaga...
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang ...
Kualitas Fisikokimia Keripik Kulit Ceker Dari Jenis Ayam Yang Berbeda
Kualitas Fisikokimia Keripik Kulit Ceker Dari Jenis Ayam Yang Berbeda
Abstrak.Keripik kulit ceker merupakan makanan cemilan (snack) yang berasal dari ceker ayam. Berbagai jenis ceker ayam dapat diolah menjadi keripik kulit. Penelitian ini bertujuan ...

