Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan Ayam Lokal Berdasarkan Penanda RAPD

View through CrossRef
Ayam lokal Indonesia merupakan plasma nutfah yang telah dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti konsumsi, sarana upacara, koleksi, serta ayam aduan. Untuk menjaga kelestariannya perlu dilakukan upaya inventarisasi keanekaragaman genetik menggunakan penanda molekuler. Penelitian ini bertujuan menentukan keanekaragaman genetik dan hubungan kekerabatan empat ayam lokal Indonesia: ayam kampung, ayam ketawa, ayam kate lokal, dan ayam bekisar kangean, berdasarkan pendanda molekuler RAPD. DNA diekstraksi dari sampel darah 12 individu ayam lokal yang terdiri dari 3 ayam kampung, 3 ayam ketawa, 3 ayam kate lokal, dan 3 ayam bekisar kangean menggunakan Genomic DNA Mini Kit (Tissue) Geneaid. Analisis PCR-RAPD dilakukan menggunakan 6 primer, yaitu OPA 04, OPB 08, OPB 12, OPC 16, OPH 01, dan OPH 03. Produk PCR-RAPD dielektroforesis menggunakan agarose 1,5% dalam buffer TAE 1x. Hasil penelitian menunjukkan nilai kesamaan 12 individu ayam lokal menggunakan penanda RAPD berkisar dari 0% sampai dengan 100%. Hubungan kekerabatan 12 individu ayam lokal menggunakan penanda RAPD menunjukkan bahwa ayam yang memiliki kesamaan morfologi tidak mengelompok bersama. Hal ini menandakan bahwa kelompok ayam yang sama secara fenotipe belum tentu memiliki genotipe yang sama. Kata kunci: Ayam lokal, PCR-RAPD
Title: Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan Ayam Lokal Berdasarkan Penanda RAPD
Description:
Ayam lokal Indonesia merupakan plasma nutfah yang telah dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti konsumsi, sarana upacara, koleksi, serta ayam aduan.
Untuk menjaga kelestariannya perlu dilakukan upaya inventarisasi keanekaragaman genetik menggunakan penanda molekuler.
Penelitian ini bertujuan menentukan keanekaragaman genetik dan hubungan kekerabatan empat ayam lokal Indonesia: ayam kampung, ayam ketawa, ayam kate lokal, dan ayam bekisar kangean, berdasarkan pendanda molekuler RAPD.
DNA diekstraksi dari sampel darah 12 individu ayam lokal yang terdiri dari 3 ayam kampung, 3 ayam ketawa, 3 ayam kate lokal, dan 3 ayam bekisar kangean menggunakan Genomic DNA Mini Kit (Tissue) Geneaid.
Analisis PCR-RAPD dilakukan menggunakan 6 primer, yaitu OPA 04, OPB 08, OPB 12, OPC 16, OPH 01, dan OPH 03.
Produk PCR-RAPD dielektroforesis menggunakan agarose 1,5% dalam buffer TAE 1x.
Hasil penelitian menunjukkan nilai kesamaan 12 individu ayam lokal menggunakan penanda RAPD berkisar dari 0% sampai dengan 100%.
Hubungan kekerabatan 12 individu ayam lokal menggunakan penanda RAPD menunjukkan bahwa ayam yang memiliki kesamaan morfologi tidak mengelompok bersama.
Hal ini menandakan bahwa kelompok ayam yang sama secara fenotipe belum tentu memiliki genotipe yang sama.
Kata kunci: Ayam lokal, PCR-RAPD.

Related Results

Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN MORFOMETRIK ANTARA AYAM KAMPUNG, AYAM BANGKOK, AYAM KATAI, AYAM BIRMA, AYAM BAGON DAN MAGON DI MEDAN (
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN MORFOMETRIK ANTARA AYAM KAMPUNG, AYAM BANGKOK, AYAM KATAI, AYAM BIRMA, AYAM BAGON DAN MAGON DI MEDAN (
Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaman fenotipe serta genotipe dan morfometrik antar ayamKampung, ayam Bangkok dan ayam Katai, ayam Birma, Bagon dan Magon. Penelitian ini di...

Back to Top