Javascript must be enabled to continue!
HABITUS DAN ARENA INTELEKTUAL RASYID RIDHA
View through CrossRef
Tafsir yang menyentuh unsur sosial dan reformis dalam membedah ayat-ayat al-Qur’an itu masih langka. Tema sosial biasanya digunakan untuk memotret kegiatan keagamaan yang tertuang dalam kajian Living al-Qur’an. Padahal ideal tafsir adalah menyentuh konsep sosial yang jelas sebagaimana pandangan Rasyid Ridha dalam Tafsir al-Mannâr. Penelitian dengan metode deskriptif analisis dan menggunakan teori habitus Pierre Bordue ini bertujuan untuk menjelaskan motif teogenetis dan sosiogenetis penggunaan konsep Sunnatullah dalam Tafsir al-Mannâr oleh M. Rasyid Ridha. Ridha menolak tafsir mistis dan dunia tasawuf. Dia lebih mengedapankan tafsir rasional dan reformis. Menurutnya, itu lebih bermanfaat dan memberikan kontribusi positif dalam kemajuan Islam. Penelitian ini juga mengungkap habitus dan arena intelektual Ridha dalam mengimplementasikan konsep Sunnatullah. Habitus nampak dalam lingkungan pendidikan yang kuat yang dialami oleh Ridha. Sedangkan arena intelektualnya muncul dalam kesempatannya untuk membersamai M. Abduh, memegang jurnal al-Mannâr dan menulis kitab Tafsir al-Mannâr. Konsep Sunnatullah Rasyid Ridha ini perlu untuk dilanjutkan dalam berbagai terminologi penelitian. Sebab, dia mampu menjadikan Sunnatullah bukan obyek tema dalam Tafsir Maudhu’i namun menjadi teori penafsiran untuk mendapatkan tafsir reformis sosial.
Title: HABITUS DAN ARENA INTELEKTUAL RASYID RIDHA
Description:
Tafsir yang menyentuh unsur sosial dan reformis dalam membedah ayat-ayat al-Qur’an itu masih langka.
Tema sosial biasanya digunakan untuk memotret kegiatan keagamaan yang tertuang dalam kajian Living al-Qur’an.
Padahal ideal tafsir adalah menyentuh konsep sosial yang jelas sebagaimana pandangan Rasyid Ridha dalam Tafsir al-Mannâr.
Penelitian dengan metode deskriptif analisis dan menggunakan teori habitus Pierre Bordue ini bertujuan untuk menjelaskan motif teogenetis dan sosiogenetis penggunaan konsep Sunnatullah dalam Tafsir al-Mannâr oleh M.
Rasyid Ridha.
Ridha menolak tafsir mistis dan dunia tasawuf.
Dia lebih mengedapankan tafsir rasional dan reformis.
Menurutnya, itu lebih bermanfaat dan memberikan kontribusi positif dalam kemajuan Islam.
Penelitian ini juga mengungkap habitus dan arena intelektual Ridha dalam mengimplementasikan konsep Sunnatullah.
Habitus nampak dalam lingkungan pendidikan yang kuat yang dialami oleh Ridha.
Sedangkan arena intelektualnya muncul dalam kesempatannya untuk membersamai M.
Abduh, memegang jurnal al-Mannâr dan menulis kitab Tafsir al-Mannâr.
Konsep Sunnatullah Rasyid Ridha ini perlu untuk dilanjutkan dalam berbagai terminologi penelitian.
Sebab, dia mampu menjadikan Sunnatullah bukan obyek tema dalam Tafsir Maudhu’i namun menjadi teori penafsiran untuk mendapatkan tafsir reformis sosial.
Related Results
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
SEJARAH DAKWAH RASYID RIDHA TOKOH PEMBAHARUAN ISLAM (JURNALIS DAN PEJUANG KEHIDUPAN)
SEJARAH DAKWAH RASYID RIDHA TOKOH PEMBAHARUAN ISLAM (JURNALIS DAN PEJUANG KEHIDUPAN)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meriwayatkan sejarah tentang Rasyid Ridha seorang tokoh intelektual muslim dalam hal pembaharuan (mujadid) pemahaman Islam di belahan ...
Social Habitus in Childhood
Social Habitus in Childhood
The concept of habitus is central to the work of Pierre Bourdieu (b. 1930–d. 2002) the French sociologist, anthropologist, and philosopher. As with all of his work, it is a concept...
Pembaharuan Pendidikan Islam (Studi Pemikiran Muhammad Abduh Dan Rasyid Ridha)
Pembaharuan Pendidikan Islam (Studi Pemikiran Muhammad Abduh Dan Rasyid Ridha)
This article tries to discuss the renewal education of Islam in the midst of western modernization by taking the thoughts of Muhammad Abduh and Sayyid Muhammad Rasyid Ridha. Muhamm...
PANDANGAN MODERNISME MUHAMMAD ABDUH DAN RASYID RIDHA
PANDANGAN MODERNISME MUHAMMAD ABDUH DAN RASYID RIDHA
Among the figures of modernism in Islam are Muhammad Abduh (1849–1905) and Rasyid Rida (1865–1935). These two modernist figures are teachers and students. This study analyzes the v...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Konsep Pembaharuan Pendidikan Islam Perspektif Muhammad Rasyid Ridha
Konsep Pembaharuan Pendidikan Islam Perspektif Muhammad Rasyid Ridha
Islamic education in Indonesia is generally still traditional. The curriculum used in various Islamic educational institutions is still in a dichotomous model between religious kno...

