Javascript must be enabled to continue!
Identifikasi Cendawan Patogen pada Beberapa Varietas Benih Padi Sawah Berdasarkan Model Penyimpanan
View through CrossRef
Benih dikatakan sehat, apabila benih yang digunakan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit salah satunya adalah cendawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis cendawan patogen yang menginfeksi benih padi. Penelitian dilaksanakan di laboratorium Fakultas Pertanian dan laboratorium Biologi Universitas Timor sejak bulan Maret – Mei 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari tiga varietas yakni Ciherang, IR dan Siputih. Faktor kedua terdiri dari model penyimpanan yakni penyimpanan dalam karung plastik, sokal dan kaleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tiga varietas dan model bahan pengemas benih tidak menunjukkan perbedaan nyata terhadap daya berkecambah. Persentase potensi tumbuh maksimum antara varietas siputih (97,33) berbeda secara nyata dengan varietas IR (72,00) dan pada model benih yang disimpan dalam karung plastik (94,22) berbeda secara nyata dengan benih yang disimpan dalam sokal (68,88). Hasil identifikasi ditemukan lima cendawan dari genus Aspergillus sp.1 dan sp.2, Altenaria, Curvularia, Fusarium dan Rhizopus yang menginfeksi benih sehingga menurunkan daya berkecambah. Tingkat serangan cendawan berbeda-beda pada varietas dan model penyimpanan. Kelima cendawan patogen yang ditemukan, dua cendawan diantaranya yaitu Aspergillus dan Fusarium menginfeksi benih dengan tempat penyimpanan yang berbeda lebih rendah, untuk mengurangi tingkat infeksi cendawan Altenaria, Curvularia dan Rhizopusdapat diberi perlakuan fungisida. ©2018 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Title: Identifikasi Cendawan Patogen pada Beberapa Varietas Benih Padi Sawah Berdasarkan Model Penyimpanan
Description:
Benih dikatakan sehat, apabila benih yang digunakan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit salah satunya adalah cendawan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis cendawan patogen yang menginfeksi benih padi.
Penelitian dilaksanakan di laboratorium Fakultas Pertanian dan laboratorium Biologi Universitas Timor sejak bulan Maret – Mei 2017.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor.
Faktor pertama terdiri dari tiga varietas yakni Ciherang, IR dan Siputih.
Faktor kedua terdiri dari model penyimpanan yakni penyimpanan dalam karung plastik, sokal dan kaleng.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tiga varietas dan model bahan pengemas benih tidak menunjukkan perbedaan nyata terhadap daya berkecambah.
Persentase potensi tumbuh maksimum antara varietas siputih (97,33) berbeda secara nyata dengan varietas IR (72,00) dan pada model benih yang disimpan dalam karung plastik (94,22) berbeda secara nyata dengan benih yang disimpan dalam sokal (68,88).
Hasil identifikasi ditemukan lima cendawan dari genus Aspergillus sp.
1 dan sp.
2, Altenaria, Curvularia, Fusarium dan Rhizopus yang menginfeksi benih sehingga menurunkan daya berkecambah.
Tingkat serangan cendawan berbeda-beda pada varietas dan model penyimpanan.
Kelima cendawan patogen yang ditemukan, dua cendawan diantaranya yaitu Aspergillus dan Fusarium menginfeksi benih dengan tempat penyimpanan yang berbeda lebih rendah, untuk mengurangi tingkat infeksi cendawan Altenaria, Curvularia dan Rhizopusdapat diberi perlakuan fungisida.
©2018 dipublikasikan oleh Savana Cendana.
Related Results
Isolasi Dan Identifikasi Patogen Yang Menyerang Benih Sengon, Gmelina, Mahoni Dan Tisuk
Isolasi Dan Identifikasi Patogen Yang Menyerang Benih Sengon, Gmelina, Mahoni Dan Tisuk
Benih mempunyai peran yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. Benih dapat dikatakan sehat apabila benih tersebut bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Adanya patogen ...
EVALUASI MUTU BENIH BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) YANG DIPASARKAN MELALUI E-COMMERCE
EVALUASI MUTU BENIH BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) YANG DIPASARKAN MELALUI E-COMMERCE
Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mutu benih beberapa varietas padi lokal yang diperoleh dari e-commerce...
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Terdapat beberapa kendala yang mengganggu pada budidaya tanaman padi, sal...
Aktivitas Ganoderma boninense sebagai Biofungisida terhadap Cendawan Patogen Aspergilus flavus pada Benih Padi Lokal, Aceh
Aktivitas Ganoderma boninense sebagai Biofungisida terhadap Cendawan Patogen Aspergilus flavus pada Benih Padi Lokal, Aceh
Padi lokal Aceh merupakan bagian dari kekayaan plasma nutfah di Indonesia, akan tetapi eksistensi padi lokal Aceh mengalami penurunan yang disebabkan infeksi cendawan patogen Aspe...
Cendawan Patogen pada Beberapa Varietas Jagung di Kabupaten Timor Tengah Utara
Cendawan Patogen pada Beberapa Varietas Jagung di Kabupaten Timor Tengah Utara
Jagung merupakan bahan pangan yang penting karena jagung merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Benih salah satu komponen penting dalam keberhasilan peningkatan produksi...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Salah satu potensi sumber daya pakan lokal di daerah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat yaitu dedak padi. Dedak padi merupakan hasil sampingan penggilingan padi menjadi beras ...
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Desa Lendang Nangka Utara Melalui Sosialisasi dan Demplot Padi Varietas Unggul dan Bermutu
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Desa Lendang Nangka Utara Melalui Sosialisasi dan Demplot Padi Varietas Unggul dan Bermutu
Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Dalam rangka mempertahankan swasembada beras di NTB dan memperkenalkan pangan sehat maka perlu dilakukan sos...

