Javascript must be enabled to continue!
KEPEMIMPINAN DI PEMASYARAKATAN
View through CrossRef
Latar Belakang : Kepemimpinan dalam lembaga pemasyarakatan memainkan peran strategis dalam menjembatani antara penegakan hukum dan rehabilitasi narapidana dalam kerangka hak asasi manusia. Di tengah tantangan modern seperti kejahatan siber, narkotika lintas negara, serta tuntutan transparansi publik, kepemimpinan yang efektif menjadi kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana praktik kepemimpinan dalam lembaga pemasyarakatan dapat meningkatkan efektivitas rehabilitasi, menjamin perlindungan hak asasi manusia, dan merespons tantangan modern secara adaptif dan humanis.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang berfokus pada praktik kepemimpinan di lembaga pemasyarakatan.
Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang visioner dan transformatif mampu mengintegrasikan strategi pembinaan berbasis bukti, menjalin kolaborasi lintas sektor, serta menerapkan prinsip restorative justice. Pemimpin yang efektif tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memotivasi staf dan warga binaan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan bermartabat.
Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan proses rehabilitasi sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang mampu memadukan ketegasan hukum, empati sosial, dan inovasi manajerial dalam satu kesatuan misi kemanusiaan.
Title: KEPEMIMPINAN DI PEMASYARAKATAN
Description:
Latar Belakang : Kepemimpinan dalam lembaga pemasyarakatan memainkan peran strategis dalam menjembatani antara penegakan hukum dan rehabilitasi narapidana dalam kerangka hak asasi manusia.
Di tengah tantangan modern seperti kejahatan siber, narkotika lintas negara, serta tuntutan transparansi publik, kepemimpinan yang efektif menjadi kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana praktik kepemimpinan dalam lembaga pemasyarakatan dapat meningkatkan efektivitas rehabilitasi, menjamin perlindungan hak asasi manusia, dan merespons tantangan modern secara adaptif dan humanis.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang berfokus pada praktik kepemimpinan di lembaga pemasyarakatan.
Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang visioner dan transformatif mampu mengintegrasikan strategi pembinaan berbasis bukti, menjalin kolaborasi lintas sektor, serta menerapkan prinsip restorative justice.
Pemimpin yang efektif tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memotivasi staf dan warga binaan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan bermartabat.
Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan proses rehabilitasi sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang mampu memadukan ketegasan hukum, empati sosial, dan inovasi manajerial dalam satu kesatuan misi kemanusiaan.
Related Results
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN
Sistem pembinaan bagi narapidana telah berubah dari sistem kepenjaraan menjadi sistem pemasyarakatan, perusahaan dari rumah penjara menjadi Lembaga Pemasyarakatan, bukan semata-mat...
APLIKASI KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PEMASYARAKATAN (BAPAS): STUDI KASUS BAPAS KELAS I SURABAYA
APLIKASI KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PEMASYARAKATAN (BAPAS): STUDI KASUS BAPAS KELAS I SURABAYA
Latar Belakang : Balai Pemasyarakatan (Bapas) merupakan institusi penting dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia yang bertugas membimbing dan mengawasi klien pemasyarakatan di lu...
GAYA KEPEMIMPINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PETUGAS PEMASYARAKATAN
GAYA KEPEMIMPINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PETUGAS PEMASYARAKATAN
Latar Belakang : Gaya kepemimpinan adalah tindakan pemimpin dalam mempengaruhi bawahan dalam melaksanakan pekerjaan. Di sebuah lembaga pemasyarakatan, salah satu faktor penyebab ke...
Penerapan Hak Warga Binaan Perempuan Maternal dan Anak Bawaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Penerapan Hak Warga Binaan Perempuan Maternal dan Anak Bawaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan dirasa masih belum maksimal secara keseluruhan oleh warga binaan pemasyarakatan maternal, terutama ...
IMPLEMENTASI PASAL 38 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN TERHADAP NARAPIDANA RESIDIVIS PENCURIAN DI LAPAS KELAS II B TABANAN
IMPLEMENTASI PASAL 38 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN TERHADAP NARAPIDANA RESIDIVIS PENCURIAN DI LAPAS KELAS II B TABANAN
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dan menganalisa Implementasi Pasal 38 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan terhadap narapidana residivis pencurian...
TANTANGAN KEPEMIMPINAN DI DALAM RUMAH TAHANAN INDONESIA
TANTANGAN KEPEMIMPINAN DI DALAM RUMAH TAHANAN INDONESIA
Latar Belakang : Dalam konteks sistem pemasyarakatan yang sering kali mengalami masalah overkapasitas, keterbatasan sumber daya, dan tekanan dari kebijakan, kepemimpinan memiliki p...
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP REINTEGRASI NARAPIDANA
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP REINTEGRASI NARAPIDANA
Latar Belakang : Kepemimpinan dalam lembaga pemasyarakatan memiliki pengaruh strategis terhadap keberhasilan reintegrasi sosial narapidana.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk...

