Javascript must be enabled to continue!
Kreativitas Wahyu Santosa Prabowo dalam Penggarapan Dramatari Sunan Kalijaga
View through CrossRef
RINGKASANArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas Wahyu Santosa Prabowo dalam menggarap dramatari Sunan Kalijaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas Wahyu dalam penggarapan dramatari Sunan Kalijaga tampak pada kemampuannya dalam memecahkan masalah ketika diminta menggarap sebuah karya tari yakni dengan cara memilih perjalanan spiritual Sunan Kalijaga sebagai ide garap tari. Ide kreatif muncul karena adanya beberapa aspek yang turut menunjang kreativitas. Di antaranya adalah keterlibatannya ketika dipercaya untuk menggarap karya tari di Universitas Michigan, kepekaan Wahyu dalam memahami situasi seperti memahami kemampuan penari dan pengrawit yang semua merupakan mahasiswa asing, dan perhatiannya untuk menampilkan seni Jawa yang digarap dengan memadukan nuansa Islam di negeri Paman Sam. Kreativitas juga tampak pada serangkaian proses kreatif penciptaan tari yang ia lakukan, yang terdiri dari proses eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Dari adanya ide kreatif yang muncul dan serangkaian proses kreatif yang telah dilakukan tersebut tersebut terwujudlah bentuk sajian dramatari Sunan Kalijaga yang kental dengan nuansa Jawa dan Islam dengan penari dan pengrawit yang terlibat kebanyakan merupakan mahasiswa asing.ABSTRACTWahyu Santosa Prabowo’s Creativity in The Creation of Sunan Kalijaga Dance Drama. This article aims to describe the creativity of Wahyu Santosa Prabowo in the creation of Sunan Kalijaga dance drama. This research uses a qualitative approach with a descriptive qualitative method. The data are collected through observation, interview, and documentation techniques. The finding of this research shows that Wahyu’s creativity in creating Sunan Kalijaga dance drama is showcased in his problem-solving ability upon being asked to create a dance drama by choosing the spiritual journey of Sunan Kalijaga as the core idea for the dance. Such creative idea appears due to a number of aspects which support creativity. Among those aspects are his involvement when trusted to work on a dance in The University of Michigan, his sensitivity in grasping the situation such as knowing well about the skills and ability of the dancers and narrators even though the majority were foreign students, as well as his attention to show Javanese art which was created with Islamic nuance in The United States of America. His creativity is also visible in a set of creative processes while creating the dance, which includes exploration, improvisation, and formation. Thus, this resulted in the emergence of creative idea which led to the creation of dance drama of Sunan Kalijaga with its thick nuance of Javanese and Islamic culture, and with dancers as well as narrators who were mostly foreign students.
Title: Kreativitas Wahyu Santosa Prabowo dalam Penggarapan Dramatari Sunan Kalijaga
Description:
RINGKASANArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas Wahyu Santosa Prabowo dalam menggarap dramatari Sunan Kalijaga.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas Wahyu dalam penggarapan dramatari Sunan Kalijaga tampak pada kemampuannya dalam memecahkan masalah ketika diminta menggarap sebuah karya tari yakni dengan cara memilih perjalanan spiritual Sunan Kalijaga sebagai ide garap tari.
Ide kreatif muncul karena adanya beberapa aspek yang turut menunjang kreativitas.
Di antaranya adalah keterlibatannya ketika dipercaya untuk menggarap karya tari di Universitas Michigan, kepekaan Wahyu dalam memahami situasi seperti memahami kemampuan penari dan pengrawit yang semua merupakan mahasiswa asing, dan perhatiannya untuk menampilkan seni Jawa yang digarap dengan memadukan nuansa Islam di negeri Paman Sam.
Kreativitas juga tampak pada serangkaian proses kreatif penciptaan tari yang ia lakukan, yang terdiri dari proses eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan.
Dari adanya ide kreatif yang muncul dan serangkaian proses kreatif yang telah dilakukan tersebut tersebut terwujudlah bentuk sajian dramatari Sunan Kalijaga yang kental dengan nuansa Jawa dan Islam dengan penari dan pengrawit yang terlibat kebanyakan merupakan mahasiswa asing.
ABSTRACTWahyu Santosa Prabowo’s Creativity in The Creation of Sunan Kalijaga Dance Drama.
This article aims to describe the creativity of Wahyu Santosa Prabowo in the creation of Sunan Kalijaga dance drama.
This research uses a qualitative approach with a descriptive qualitative method.
The data are collected through observation, interview, and documentation techniques.
The finding of this research shows that Wahyu’s creativity in creating Sunan Kalijaga dance drama is showcased in his problem-solving ability upon being asked to create a dance drama by choosing the spiritual journey of Sunan Kalijaga as the core idea for the dance.
Such creative idea appears due to a number of aspects which support creativity.
Among those aspects are his involvement when trusted to work on a dance in The University of Michigan, his sensitivity in grasping the situation such as knowing well about the skills and ability of the dancers and narrators even though the majority were foreign students, as well as his attention to show Javanese art which was created with Islamic nuance in The United States of America.
His creativity is also visible in a set of creative processes while creating the dance, which includes exploration, improvisation, and formation.
Thus, this resulted in the emergence of creative idea which led to the creation of dance drama of Sunan Kalijaga with its thick nuance of Javanese and Islamic culture, and with dancers as well as narrators who were mostly foreign students.
Related Results
IMPLEMENTASI AJARAN ATHARVAVEDA DALAM PEMENTASAN DRAMATARI CALONARANG DI PURA DALEM GEDE DESA SUKAWATI KECAMATAN SUKAWATI (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
IMPLEMENTASI AJARAN ATHARVAVEDA DALAM PEMENTASAN DRAMATARI CALONARANG DI PURA DALEM GEDE DESA SUKAWATI KECAMATAN SUKAWATI (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
<p>DramatariCalonarangtelah menjadikelengkapan dalam upacara<em>piodalan</em>diPura Dalem Gede Desa Sukawati yang jatuh pada <em>Anggara Kliwon Wuku Tambir,...
Tokoh Bisma dalam Dramatari Amba Bisma
Tokoh Bisma dalam Dramatari Amba Bisma
ABSTRACTDramatari Amba Bisma is one of the works of Iyus Ruslianan and Eti Mulyati from the results of researchon the art that was performed at the Sunan Ambu Building, on October ...
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
Abstrak: Komunikasi Terapeutik merupakan pendekatan komunikasi yang bertujuan menciptakan hubungan yang positif antara perawat dan pasien untuk mendukung proses penyembuhan Orang D...
Menolak Wabah dalam Serat Ronggo Sutrasno Karya Sunan Kalijaga
Menolak Wabah dalam Serat Ronggo Sutrasno Karya Sunan Kalijaga
One of the Javanese texts with esoteric value is the Ronggasutrasna Kidungan Fiber which is kept by the Surakarta Sastra Lestari Foundation. Serat Kidungan Ronggasutasna is a Java...
Peran dan Periodisasi Wali Songo Dalam Pengembangan Budaya Islam di Nusantara
Peran dan Periodisasi Wali Songo Dalam Pengembangan Budaya Islam di Nusantara
Wali Songo sangat terkenal sebagai dewan dakwah dan berhasil menanamkan akidah dan syariat Islam di Nusantara khususnya di Pulau Jawa. Wali Songo merupakan orang yang senantiasa ...
Karakter Mantri Manis dalam Pertunjukan Dramatari Arja
Karakter Mantri Manis dalam Pertunjukan Dramatari Arja
Dramatari Arja merupakan sebuah seni pertunjukan yang memadukan unsur drama, tari, dan musik di dalamnya. Dalam penyajiannya dramatari Arja menampilkan beberapa jenis karakt...
TARI BRAMASTRA KARYA WAHYU SANTOSO PRABOWO DALAM PANDANGAN METAFORA
TARI BRAMASTRA KARYA WAHYU SANTOSO PRABOWO DALAM PANDANGAN METAFORA
Abstrak Tari Bramastra merupakan tari yang tergolong dalam tari alus tunggal gaya Surakarta yang disusun oleh Wahyu Santoso Prabowo pada tahun 1984. Tari Bramastra dapat dibawakan...
Retorika Capres Pada Konten YouTube Bicara Gagasan
Retorika Capres Pada Konten YouTube Bicara Gagasan
Abstract. Rhetoric is a persuasive persuasion technique to produce persuasion through the character of the speaker, the emotions of the audience, the argument (Aristotle). Speaking...

