Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kemampuan Berpikir Komputasi Studi Kasus Mahasiswa Jurusan STEM
View through CrossRef
Berpikir komputasional merupakan kemampuan penting dalam pemecahan masalah yang tidak terbatas pada pemrograman komputer saja. Di era perkembangan teknologi yang pesat, penguasaan kemampuan ini menjadi sangat krusial khususnya bagi mahasiswa di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan berpikir komputasional mahasiswa STEM serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional, melalui penyebaran kuesioner untuk mengumpulkan data dari responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kemampuan berpikir komputasional yang memadai. Faktor faktor yang berpengaruh signifikan meliputi partisipasi dalam kegiatan proyek, pemahaman konsep dasar komputasi, dan akses terhadap teknologi. Temuan ini mengindikasikan efektivitas kurikulum dan proses pembelajaran di jurusan STEM dalam membentuk kemampuan berpikir komputasional mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan kontekstual, peningkatan akses teknologi, serta peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan proyek sebagai strategi untuk memperkuat kemampuan tersebut. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pembelajaran di bidang STEM agar mahasiswa siap menghadapi tantangan karir di masa depan.
PT. Lontara Digitech Indonesia
Title: Analisis Kemampuan Berpikir Komputasi Studi Kasus Mahasiswa Jurusan STEM
Description:
Berpikir komputasional merupakan kemampuan penting dalam pemecahan masalah yang tidak terbatas pada pemrograman komputer saja.
Di era perkembangan teknologi yang pesat, penguasaan kemampuan ini menjadi sangat krusial khususnya bagi mahasiswa di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan berpikir komputasional mahasiswa STEM serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhinya.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional, melalui penyebaran kuesioner untuk mengumpulkan data dari responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kemampuan berpikir komputasional yang memadai.
Faktor faktor yang berpengaruh signifikan meliputi partisipasi dalam kegiatan proyek, pemahaman konsep dasar komputasi, dan akses terhadap teknologi.
Temuan ini mengindikasikan efektivitas kurikulum dan proses pembelajaran di jurusan STEM dalam membentuk kemampuan berpikir komputasional mahasiswa.
Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan kontekstual, peningkatan akses teknologi, serta peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan proyek sebagai strategi untuk memperkuat kemampuan tersebut.
Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pembelajaran di bidang STEM agar mahasiswa siap menghadapi tantangan karir di masa depan.
Related Results
Stem cells
Stem cells
What is a stem cell? The term is a combination of ‘cell’ and ‘stem’. A cell is a major category of living thing, while a stem is a site of growth and support for something else. In...
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT, DAYA TAHAN TUNGKAI, KOORDINASI, DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PADA MAHASISWA FIK UNIMA
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT, DAYA TAHAN TUNGKAI, KOORDINASI, DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PADA MAHASISWA FIK UNIMA
Tujuan Penelitian : 1. Berapa besar hubungan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan sabit Pada Mahasiswa semester VII jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNIMA . 2. Berapa...
Penerapan Manajemen Resiko Pada Komputasi Awan
Penerapan Manajemen Resiko Pada Komputasi Awan
Penelitian bertujuan melakukan penerapan manajemen resiko pada komputasi awan. Seiring kemajuan di bidang teknologi informasi, paradigma komputasi awan menjadi salah satu penelitia...
Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Inkuiri
Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Inkuiri
Besuai dengan tingkat usia dan perkembangan kognitif mahasiswa seharusnya mahasiswa sudah memiliki kemampuan berfikir kreatif yang baik ketika sudah duduk dibangku perkuliahan. Nam...
Penerapan Computation Offloading Pada Sistem Deteksi Pelanggaran Perlintasan Sebidang Berbasis Komputasi Tepi
Penerapan Computation Offloading Pada Sistem Deteksi Pelanggaran Perlintasan Sebidang Berbasis Komputasi Tepi
Perlintasan sebidang masih menjadi permasalahan di beberapa kota akibat tingkat pelanggaran yang tinggi. Saat ini, pengawasan di perlintasan sebidang masih dilakukan secara konvens...
Pengaruh Model Search, Solve, Create and Share (SSCS) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis ditinjau dari Habits of Minds Mahasiswa Tadris Biologi IAIN Kendari
Pengaruh Model Search, Solve, Create and Share (SSCS) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis ditinjau dari Habits of Minds Mahasiswa Tadris Biologi IAIN Kendari
Kemampuan berpikir kritis merupakan skill yang dibutuhkan oleh setiap individu dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama pada era digital ketika informasi ta...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penga...
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan bertanya pada siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia disebabkan oleh pembelajaran yang masih terpusat pada guru, kurang bervariasi, dan b...

