Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemilihan Jodoh pada Masyarakat Nagari Padang Tarok

View through CrossRef
Pemilihan jodoh secara tradisional diatur oleh adat istiadat suatu sukubangsa, jika terjadi pelanggaran maka adat mengatur sanksi secara adat. Secara tradisional masyarakat Minangkabau mengenal istilah perkawinan ideal yaitu perkawinan beda suku (exogami suku) dan dalam satu nagari (endogami nagari). Pada masyarakat Nagari Tarok adat mengatur warga masyarakatnya untuk mencari pasangan di luar suku (clan) dan di luar nagari. Jika dilanggar maka terdapat sanksi adat yang disebut dengan lompek paga. Menariknya pada saat sekarang ini semakin banyak yang memperoleh pasangan dari luar nagari, dan dilaksanakan adat lompek paga. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena lompek paga pada masyarakat Nagari Tarok, terutama terdapatnya perubahan dalam masyarakat mengenai pola ideal dalam pemilihan jodoh. Penelitian ini dianalisis dengan teori strukturalisme oleh Claude Lévi-Strauss. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif tipe penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknis analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian ditemukan bahwa struktur pemikiran masyarakat dalam pemilihan jodoh yaitu lebih mengutamakan pasangan yang seiman (Islam), memiliki pekerjaan, pendidikan, dan sikap karakter pasangan. Pasangan yang berada di luar suku tetap menjadi perhatian masyarakat karena dianggap masih seketurunan, namun jika berbeda datuk atau nagari maka dianggap sudah jauh hubungan garis keturunan.
Title: Pemilihan Jodoh pada Masyarakat Nagari Padang Tarok
Description:
Pemilihan jodoh secara tradisional diatur oleh adat istiadat suatu sukubangsa, jika terjadi pelanggaran maka adat mengatur sanksi secara adat.
Secara tradisional masyarakat Minangkabau mengenal istilah perkawinan ideal yaitu perkawinan beda suku (exogami suku) dan dalam satu nagari (endogami nagari).
Pada masyarakat Nagari Tarok adat mengatur warga masyarakatnya untuk mencari pasangan di luar suku (clan) dan di luar nagari.
Jika dilanggar maka terdapat sanksi adat yang disebut dengan lompek paga.
Menariknya pada saat sekarang ini semakin banyak yang memperoleh pasangan dari luar nagari, dan dilaksanakan adat lompek paga.
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena lompek paga pada masyarakat Nagari Tarok, terutama terdapatnya perubahan dalam masyarakat mengenai pola ideal dalam pemilihan jodoh.
Penelitian ini dianalisis dengan teori strukturalisme oleh Claude Lévi-Strauss.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif tipe penelitian studi kasus.
Lokasi penelitian di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.
Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 18 orang.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen.
Teknis analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman.
Hasil penelitian ditemukan bahwa struktur pemikiran masyarakat dalam pemilihan jodoh yaitu lebih mengutamakan pasangan yang seiman (Islam), memiliki pekerjaan, pendidikan, dan sikap karakter pasangan.
Pasangan yang berada di luar suku tetap menjadi perhatian masyarakat karena dianggap masih seketurunan, namun jika berbeda datuk atau nagari maka dianggap sudah jauh hubungan garis keturunan.

Related Results

Nagari Berprestasi : Strategi Kepemimpinan Wali Nagari dan Peran Masyarakat di Nagari Pandai Sikek
Nagari Berprestasi : Strategi Kepemimpinan Wali Nagari dan Peran Masyarakat di Nagari Pandai Sikek
This article aims to describe the leadership strategies of village guardian at PandaiSikek village and society’s participation in achieving village achievement at national l...
Perbedaan Perilaku Masyarakat dalam Pelaksanaan Nagari Siaga di Nagari Padang Laweh dan Nagari Kubang Putiah Kabupaten Agam
Perbedaan Perilaku Masyarakat dalam Pelaksanaan Nagari Siaga di Nagari Padang Laweh dan Nagari Kubang Putiah Kabupaten Agam
The number of Nagari Siaga in West Sumatera Province at the end of the year 2008 is 2.125. However this number has not been reached the target yet that are 3.317 Nagari Siaga. The ...
Optimalisasi Pengelolaan Website Nagari Dalam Rangka Peningkatan Promosi Wisata Nagari Padang Ganting
Optimalisasi Pengelolaan Website Nagari Dalam Rangka Peningkatan Promosi Wisata Nagari Padang Ganting
Website desa Nagari Padang Ganting berisikan kumpulan informasi yang dapat di akses oleh publik melalui jaringan Internet melalui URL http://padangganting.desa.id/. Saat ini Websit...
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Basis sekian banyak diperoleh hasil penelitian. 1), dalam tugas dan wewenang BAMUS Nagari melakukan Padang Ganting adalah pembuatan regulasi mendalam wilayah Nagari dengan Wali Nag...
Re‐conceptualising the Clan Structure and Migration Pattern of the Tarok People
Re‐conceptualising the Clan Structure and Migration Pattern of the Tarok People
AbstractThis study analyses the migration pattern of the Tarok people to their contemporary homeland, Langtang, in the Middle Belt of Nigeria. The framework is that the Tarok peopl...
Analisis terhadap biro jodoh online: Kebutuhan atau tuntutan
Analisis terhadap biro jodoh online: Kebutuhan atau tuntutan
Konsep perjodohan terus berubah di tengah perkembangan zaman. Perkembangan era digital membuka peluang baru untuk beragam situs internet yang menawarkan layanan biro jodoh secara o...
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Base umpteen acquired research yielding. 1), in BAMUS Nagari's task and authority performing Padang Ganting is deep regulation makings area Nagari with Wali Nagari (legislation), ...

Back to Top