Javascript must be enabled to continue!
Perbedaan Perilaku Masyarakat dalam Pelaksanaan Nagari Siaga di Nagari Padang Laweh dan Nagari Kubang Putiah Kabupaten Agam
View through CrossRef
The number of Nagari Siaga in West Sumatera Province at the end of the year 2008 is 2.125. However this number has not been reached the target yet that are 3.317 Nagari Siaga. The implementation of Nagari Siaga requires a full support of the community as the major driver that is initiated by the understanding and positive attitude towards health itself. The aim of this research is knowing about the difference of community behaviour in implementating Nagari Siaga between Nagari Padang Laweh and Nagari Kubang Putiah in Agam District. This study used cross sectional study design, with a total sample of 84 head families in both villages. Dependent variable in this study is Nagari Siaga and independent variable are knowledge, attitude and practice. Bivariate analysis was done by Chi Square (X2) with α = 0,05. The analysis shows significant relationship between the variables of knowledge and practice on implementation of Nagari Siaga with p value of 0,00. There are differences in knowledge and attitudes between the two villages. Knowledge and community practices in Nagari Kubang Putiah were better than Nagari Padang Laweh. Attitude variables can not be tested because the attitude in both villages is completely (100%) positive. It needs sosialization to the community about the importance of health and Nagari Siaga program in Nagari Padang Laweh, so that the program can be run optimally as well as Nagari Kubang Putiah. For Nagari Kubang Putiah, Nagari Siaga program should be developed continiously. Cross-sector participation should be increased to the success of Nagari Siaga program
LPPM Hang Tuah Pekanbaru
Title: Perbedaan Perilaku Masyarakat dalam Pelaksanaan Nagari Siaga di Nagari Padang Laweh dan Nagari Kubang Putiah Kabupaten Agam
Description:
The number of Nagari Siaga in West Sumatera Province at the end of the year 2008 is 2.
125.
However this number has not been reached the target yet that are 3.
317 Nagari Siaga.
The implementation of Nagari Siaga requires a full support of the community as the major driver that is initiated by the understanding and positive attitude towards health itself.
The aim of this research is knowing about the difference of community behaviour in implementating Nagari Siaga between Nagari Padang Laweh and Nagari Kubang Putiah in Agam District.
This study used cross sectional study design, with a total sample of 84 head families in both villages.
Dependent variable in this study is Nagari Siaga and independent variable are knowledge, attitude and practice.
Bivariate analysis was done by Chi Square (X2) with α = 0,05.
The analysis shows significant relationship between the variables of knowledge and practice on implementation of Nagari Siaga with p value of 0,00.
There are differences in knowledge and attitudes between the two villages.
Knowledge and community practices in Nagari Kubang Putiah were better than Nagari Padang Laweh.
Attitude variables can not be tested because the attitude in both villages is completely (100%) positive.
It needs sosialization to the community about the importance of health and Nagari Siaga program in Nagari Padang Laweh, so that the program can be run optimally as well as Nagari Kubang Putiah.
For Nagari Kubang Putiah, Nagari Siaga program should be developed continiously.
Cross-sector participation should be increased to the success of Nagari Siaga program.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Perangkat Nagari dalam Pengelolaan Keuangan Nagari di Kecamatan X Koto Singkarak dan Junjung Sirih
Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Perangkat Nagari dalam Pengelolaan Keuangan Nagari di Kecamatan X Koto Singkarak dan Junjung Sirih
ABSTRACTThis study aimed to determine the influence of commitment organization on performance of nagari government apparatus in managing nagari finance in X Koto Singkarak District...
Peranan Karang Taruna dalam Pengembangan Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Nagari Koto Laweh
Peranan Karang Taruna dalam Pengembangan Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Nagari Koto Laweh
Studi ini menyelidiki peran karang taruna dalam perkembangan Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Nagari Koto Laweh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan ...
Nagari Berprestasi : Strategi Kepemimpinan Wali Nagari dan Peran Masyarakat di Nagari Pandai Sikek
Nagari Berprestasi : Strategi Kepemimpinan Wali Nagari dan Peran Masyarakat di Nagari Pandai Sikek
This article aims to describe the leadership strategies of village guardian at PandaiSikek village and society’s participation in achieving village achievement at national l...
Pemahaman isu-isu politik dan korelasinya terhadap sikap politik
Pemahaman isu-isu politik dan korelasinya terhadap sikap politik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pemahaman isu-isu politik terhadap sikap politik masyarakat Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. Jenis pene...
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) BAGI PETUGAS MOBIL SIAGA DESA DI WILAYAH KABUPATEN KEDIRI
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) BAGI PETUGAS MOBIL SIAGA DESA DI WILAYAH KABUPATEN KEDIRI
Mobil siaga diharapkan mampu membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera di desa untuk ditransportasikan ke sarana kesehatan terdekat, sehingga perlu keahlian bagi sopi...

