Javascript must be enabled to continue!
Philosophy of Religion and An-Nafs
View through CrossRef
Mengkaji an nafs adalah sebuah kajian yg pasti tetap menarik. Menafsirkan bagian tentang penting, berguna dan juga fungsinya. Pengertianan nafs banyak yang menuangkan pendapat dan variatif sesuai dengan perspektif masing-masing yg beragam serta latar belakang mereka yang lebih fokus atas hal itu. Semantara itu dari sisi lain pemahaman tentang an nafs dimaksud cukup esensial sejalan dengan keberadaannya didalam diri setiap manusia. Tulisan ini berusaha mengkuliti pemikiran Al-Kindi, salah seorang tokoh terpepuler dan terkemuka dalam filsafat Islam. Buah pemikiran beliau tentang an nafs akan dikaji dari perspektif filsafat agama. Melalui penelusuran bentuk penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif ditemukan bahwa Al-Kindi adalah salah satu filsuf Islam berkebangsaan Arab pertama yang berhasil mengabungkan atau mepersatukan antara filsafat dan agama. Baginya filsafat adalah usaha manusia secara sistematis agar mengetahui kebenaran, sedangkan agama adalah sumber dari kebenaran itu sendiri. Maka dari itu wahyu tidak bertentangan dengan filsafat Letaknya jiwa bagi tubuh adalah sebagai pemberi hidup, sedangkan tubuh adalah hanya sebagai tumpangan. Jiwa dan tubuh adalah dua komponen yang saling melengkapi. Jiwa adalah kesempurnaan pertama bagi jism organik, yang dengannya jisim memiliki kehidupan secara potensial. Jiwa mengambil peran kehidupan bagi tubuh, kalau tidak ada jiwa maka tubuh tidak dapat merasakan apa-apa, dan bahkan tubuh akan lenyap dengan sendirinya.
Title: Philosophy of Religion and An-Nafs
Description:
Mengkaji an nafs adalah sebuah kajian yg pasti tetap menarik.
Menafsirkan bagian tentang penting, berguna dan juga fungsinya.
Pengertianan nafs banyak yang menuangkan pendapat dan variatif sesuai dengan perspektif masing-masing yg beragam serta latar belakang mereka yang lebih fokus atas hal itu.
Semantara itu dari sisi lain pemahaman tentang an nafs dimaksud cukup esensial sejalan dengan keberadaannya didalam diri setiap manusia.
Tulisan ini berusaha mengkuliti pemikiran Al-Kindi, salah seorang tokoh terpepuler dan terkemuka dalam filsafat Islam.
Buah pemikiran beliau tentang an nafs akan dikaji dari perspektif filsafat agama.
Melalui penelusuran bentuk penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif ditemukan bahwa Al-Kindi adalah salah satu filsuf Islam berkebangsaan Arab pertama yang berhasil mengabungkan atau mepersatukan antara filsafat dan agama.
Baginya filsafat adalah usaha manusia secara sistematis agar mengetahui kebenaran, sedangkan agama adalah sumber dari kebenaran itu sendiri.
Maka dari itu wahyu tidak bertentangan dengan filsafat Letaknya jiwa bagi tubuh adalah sebagai pemberi hidup, sedangkan tubuh adalah hanya sebagai tumpangan.
Jiwa dan tubuh adalah dua komponen yang saling melengkapi.
Jiwa adalah kesempurnaan pertama bagi jism organik, yang dengannya jisim memiliki kehidupan secara potensial.
Jiwa mengambil peran kehidupan bagi tubuh, kalau tidak ada jiwa maka tubuh tidak dapat merasakan apa-apa, dan bahkan tubuh akan lenyap dengan sendirinya.
Related Results
KONSEP AL-NAFS DALAM KAJIAN TASAWUF AL-GHAZᾹLĪ
KONSEP AL-NAFS DALAM KAJIAN TASAWUF AL-GHAZᾹLĪ
Abstract: This article will elaborate on al-nafs (soul) which is an essential part of human nature. The Sufis divide understanding al-nafs in three senses. First, al-nafs is a subs...
What is Analytic Philosophy
What is Analytic Philosophy
Special Issue: What is Analytic PhilosophyReferencesHaaparantaG. P. Baker and P. M. S. Hacker. Frege: Logical Excavations. Oxford, Blackwell, 1984.M. Dummett. The Interpretation of...
/r/philosophy 2016-2017 AMA Series Recap + Survey!
/r/philosophy 2016-2017 AMA Series Recap + Survey!
This past academic year the moderators of /r/philosophy organised an
ongoing AMA series with 18 different philosophers working on a variety
of different topics, from metaphysics to...
Escaping the Shadow
Escaping the Shadow
Photo by Karl Raymund Catabas on Unsplash
The interests of patients at most levels of policymaking are represented by a disconnected patchwork of groups … “After Buddha was dead, ...
Konsep Tazkiyat Al-Nafs Perspektif Al-Qur’an (Studi Pemikiran HAMKA dalam Tafsir Al-Azhar)
Konsep Tazkiyat Al-Nafs Perspektif Al-Qur’an (Studi Pemikiran HAMKA dalam Tafsir Al-Azhar)
Tazkiyat Al-Nafs sangat penting bagi dunia saat ini, sebab masyarakat telah terperangkap dalam pola pikir rasional dan mencampakkan dimensi batin. Kondisi tersebut melahirkan gaya ...
Tazkiyatun Nafs Terminology: Buya Hamka's View
Tazkiyatun Nafs Terminology: Buya Hamka's View
Humans need tazkiyatun Nafs in life for the process of approaching oneself to Allah so that life is always directed. Buya Hamka is a figure who is concerned about tazkiyatun nafs i...
Mehmet S. Aydın’da Din Felsefesi
Mehmet S. Aydın’da Din Felsefesi
Philosophy of religion is a field that studies religious issues from a philosophical point of view. Mehmet S. Aydın, who wrote the most widely read work in the field of philosophy ...
Konsep 'Nafs' dalam Al-Qur'an: Analisis Semantik terhadap Dimensi Psikologis dan Spiritualitas dalam Proses Pembentukan Karakter
Konsep 'Nafs' dalam Al-Qur'an: Analisis Semantik terhadap Dimensi Psikologis dan Spiritualitas dalam Proses Pembentukan Karakter
Konsep nafs dalam Al-Qur’an memiliki peran signifikan dalam memahami struktur kejiwaan dan spiritualitas manusia. Dalam psikologi Islam, nafs sering dikaitkan dengan dinamika batin...

