Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perilaku Memilih Masyarakat Maek dalam Pemilihan Wali Nagari

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku memilih masyarakat Maek dalam Pemilihan Wali Nagari. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Pilihan Rasional James Coleman. Teori pilihan rasional merupakan tindakan perorangan yang menuju ke suatu tujuan. Aktor dilihat sebagai manusia yang memiliki tujuan dan maksud. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Informan penelitian 12 orang, meliputi masyarakat Nagari Maek, Niniak Mamak, anggota Badan Musyawarah Nagari Maek, Ketua Kerapatan Adat Nagari, Pemuka Ulama. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Untuk menganalisis data digunakan triangulasi data dan menggunakan model Miles dan Huberman, tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kecenderungan perilaku memilih masyarakat Nagari Maek dalam menentukan pilihanya pada PILWANA berdasarkan Tingkat Pendidikan dari calon wali nagari, dari hasil wawancara hal yang dilihat oleh masyarakat Nagari Maek yaitu berdasarkan latar belakang pendidikanya, karena masyarakat Maek beranggapan wali nagari itu harus orang yang pintar, berpendidikan tinggi dan inovatif, sehingga bisa memajukan Nagari Maek kedepannya. Usia, juga menjadi pertimbangan oleh masyarakat Maek dalam memilih wali nagari, dibuktikan dengan beberapa wali nagari terpilih di Maek rata-rata berusia muda yakni 30 tahun hingga 42 tahun dan berdasarkan kedekatan kekerabatan, pengalaman kepemimpinan.
Title: Perilaku Memilih Masyarakat Maek dalam Pemilihan Wali Nagari
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku memilih masyarakat Maek dalam Pemilihan Wali Nagari.
Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Pilihan Rasional James Coleman.
Teori pilihan rasional merupakan tindakan perorangan yang menuju ke suatu tujuan.
Aktor dilihat sebagai manusia yang memiliki tujuan dan maksud.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling.
Informan penelitian 12 orang, meliputi masyarakat Nagari Maek, Niniak Mamak, anggota Badan Musyawarah Nagari Maek, Ketua Kerapatan Adat Nagari, Pemuka Ulama.
Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen.
Untuk menganalisis data digunakan triangulasi data dan menggunakan model Miles dan Huberman, tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kecenderungan perilaku memilih masyarakat Nagari Maek dalam menentukan pilihanya pada PILWANA berdasarkan Tingkat Pendidikan dari calon wali nagari, dari hasil wawancara hal yang dilihat oleh masyarakat Nagari Maek yaitu berdasarkan latar belakang pendidikanya, karena masyarakat Maek beranggapan wali nagari itu harus orang yang pintar, berpendidikan tinggi dan inovatif, sehingga bisa memajukan Nagari Maek kedepannya.
Usia, juga menjadi pertimbangan oleh masyarakat Maek dalam memilih wali nagari, dibuktikan dengan beberapa wali nagari terpilih di Maek rata-rata berusia muda yakni 30 tahun hingga 42 tahun dan berdasarkan kedekatan kekerabatan, pengalaman kepemimpinan.

Related Results

Nagari Berprestasi : Strategi Kepemimpinan Wali Nagari dan Peran Masyarakat di Nagari Pandai Sikek
Nagari Berprestasi : Strategi Kepemimpinan Wali Nagari dan Peran Masyarakat di Nagari Pandai Sikek
This article aims to describe the leadership strategies of village guardian at PandaiSikek village and society’s participation in achieving village achievement at national l...
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Basis sekian banyak diperoleh hasil penelitian. 1), dalam tugas dan wewenang BAMUS Nagari melakukan Padang Ganting adalah pembuatan regulasi mendalam wilayah Nagari dengan Wali Nag...
Perbedaan Perilaku Masyarakat dalam Pelaksanaan Nagari Siaga di Nagari Padang Laweh dan Nagari Kubang Putiah Kabupaten Agam
Perbedaan Perilaku Masyarakat dalam Pelaksanaan Nagari Siaga di Nagari Padang Laweh dan Nagari Kubang Putiah Kabupaten Agam
The number of Nagari Siaga in West Sumatera Province at the end of the year 2008 is 2.125. However this number has not been reached the target yet that are 3.317 Nagari Siaga. The ...
KEWENANGAN BADAN MUSYAWARAH (BAMUS) NAGARI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN NAGARI DI KABUPATEN AGAM
KEWENANGAN BADAN MUSYAWARAH (BAMUS) NAGARI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN NAGARI DI KABUPATEN AGAM
<em>The function of BAMUS is to receive people’s aspiration and to be Wali Nagari’s companion in administering Nagari. BAMUS and Wali Nagari are Nagari’s officials who are ab...
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Analisis Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Permusyawaratan Nagari Padang Ganting Kabupaten Solok Selatan
Base umpteen acquired research yielding. 1), in BAMUS Nagari's task and authority performing Padang Ganting is deep regulation makings area Nagari with Wali Nagari (legislation), ...
Peran Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Di Nagari Saniangbaka Kabupaten Solok
Peran Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Di Nagari Saniangbaka Kabupaten Solok
Mutiara Ramadhani, NIM. 1930307004, Judul Skripsi Peran Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Di Nagari Saniangbaka Kabupaten Solok Program Studi Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushu...

Back to Top