Javascript must be enabled to continue!
Memaknai Ungkapan Musik Melalui Dimensi Linguistik
View through CrossRef
Ungkapan musik kerap diasosiasikan dengan ungkapan yang diekspresikan oleh bahasa. Hal ini membuat musik memiliki koneksi yang kuat dengan dunia linguistik. Ungkapan yang diekspresikan antara musik dan bahasa memang berbeda akan tetapi sama-sama tertuju pada emosi manusia dan dimaknai secara intensional. Artikel ini akan menjabarkan mengenai bagaimana ungkapan musik dimaknai lewat dimensi linguistik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yakni melalui metode studi literatur dan wawancara. Melalui studi literatur disoroti empat hal yakni mood linguistik, semantik, bahasa referensial, dan arousal theory. Keempat poin ini berperan dalam menentukan karakter linguistik dari musik. Wawancara dilakukan dengan menggali impresi yang dirasakan subjek terhadap salah satu karya musik yang ia sukai. Hasil wawancara menunjukkan adanya koneksi yang kuat antara musik dan linguistik yang kunci utamanya dibangun dari bagaimana pengalaman subjek dalam menghayati musiknya. Penghayatan ini menjadi dasar dari terkonstruksinya makna yang spesifik atas karya musik yang subjek deskripsikan selama wawancara.Kata kunci: ungkapan musik, makna, linguistik, impresi, penghayatan The expressions given by music are often associated with expressions conveyed by language. This makes music has a strong connection with the field of linguistics. The expressions that are conveyed between music and language are different, but they are lead to human emotions and are interpreted in an intentional way. This article is intended to describe how musical expressions are interpreted through the linguistic dimension. This research was conducted using a qualitative approach, namely through the method of literature study and interviews. Through the literature study, four things were highlighted, namely linguistic mood, semantic aspects, referential properties, and arousal theory. These four points play a role in determining the linguistic character of music. The interview was conducted by exploring the impressions felt by the subject on one of the musical works that he liked. The results of the interview show that there is a strong connection between music and linguistics whose main key is built on how the subject experiences the enjoyment through the music. This enjoyment is the basis for the construction of specific meanings for the musical works that the subject described during the interview.Keywords: music expressions, meaning, linguistic, impression
Title: Memaknai Ungkapan Musik Melalui Dimensi Linguistik
Description:
Ungkapan musik kerap diasosiasikan dengan ungkapan yang diekspresikan oleh bahasa.
Hal ini membuat musik memiliki koneksi yang kuat dengan dunia linguistik.
Ungkapan yang diekspresikan antara musik dan bahasa memang berbeda akan tetapi sama-sama tertuju pada emosi manusia dan dimaknai secara intensional.
Artikel ini akan menjabarkan mengenai bagaimana ungkapan musik dimaknai lewat dimensi linguistik.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yakni melalui metode studi literatur dan wawancara.
Melalui studi literatur disoroti empat hal yakni mood linguistik, semantik, bahasa referensial, dan arousal theory.
Keempat poin ini berperan dalam menentukan karakter linguistik dari musik.
Wawancara dilakukan dengan menggali impresi yang dirasakan subjek terhadap salah satu karya musik yang ia sukai.
Hasil wawancara menunjukkan adanya koneksi yang kuat antara musik dan linguistik yang kunci utamanya dibangun dari bagaimana pengalaman subjek dalam menghayati musiknya.
Penghayatan ini menjadi dasar dari terkonstruksinya makna yang spesifik atas karya musik yang subjek deskripsikan selama wawancara.
Kata kunci: ungkapan musik, makna, linguistik, impresi, penghayatan The expressions given by music are often associated with expressions conveyed by language.
This makes music has a strong connection with the field of linguistics.
The expressions that are conveyed between music and language are different, but they are lead to human emotions and are interpreted in an intentional way.
This article is intended to describe how musical expressions are interpreted through the linguistic dimension.
This research was conducted using a qualitative approach, namely through the method of literature study and interviews.
Through the literature study, four things were highlighted, namely linguistic mood, semantic aspects, referential properties, and arousal theory.
These four points play a role in determining the linguistic character of music.
The interview was conducted by exploring the impressions felt by the subject on one of the musical works that he liked.
The results of the interview show that there is a strong connection between music and linguistics whose main key is built on how the subject experiences the enjoyment through the music.
This enjoyment is the basis for the construction of specific meanings for the musical works that the subject described during the interview.
Keywords: music expressions, meaning, linguistic, impression .
Related Results
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Musik – Die schönste Nebensache
Musik – Die schönste Nebensache
Jugend und Musik ist ein Thema, dem sich die Medienpädagogik immer wieder von Neuem zuwenden muss. Die zentrale Position, die Musik im Fühlen, aber auch im Denken und Handeln der M...
Analisis Musik Upacara Adat Bokas Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan
Analisis Musik Upacara Adat Bokas Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan
Musik merupakan bagian penting sebuah upacara dalam adat istiadat. Musik bagi msayarakat Dayak tidak hanya mempunyai peranan dalam kehidupan, tetapi mengandung nilai-nilai religius...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
Gitar tunggal Lampung terdiri atas dua gaya, yakni pesisir dan pepadun. Diantara kedua gaya tersebut, peneliti melihat fakta-fakta unik yang terjadi pada gitar tunggal bergaya pesi...
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar, pembelajaran musik menjadi matakuliah wajib yang harus dituntaskan. Dalam masyarakat multikultural, siswa pendidikan guru sekolah dasa...
Penerapan Arsitektur Metafora Pada Concert Hall Di Medan
Penerapan Arsitektur Metafora Pada Concert Hall Di Medan
Musik adalah sebuah karya seni suara berupa lagu atau komposisi musik yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pencipta melalui unsur-unsur musik. Musik sangat populer dan dinikmati...
FILSAFAT MUSIK DAN POSISINYA DALAM HINDUISME
FILSAFAT MUSIK DAN POSISINYA DALAM HINDUISME
Musik tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sejak zaman kuno hingga sekarang baik itu sebagai identitas diri, identitas kelompok sosial, termasuk juga dalam beragama Hindu, meng...

