Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kerangka Tata Kelola, Internasionalisasi, dan Digitalisasi untuk Meningkatkan Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

View through CrossRef
Persaingan global antar perguruan tinggi semakin ketat dengan percepatan transformasi digital di perguruan tinggi. Studi sebelumnya sebagian besar menganalisis tata kelola dan internasionalisasi secara terpisah, memberikan perhatian terbatas pada bagaimana digitalisasi menghubungkan dan memperkuat faktor-faktor ini. Kurangnya integrasi ini telah menciptakan kesenjangan penelitian dalam memahami bagaimana kualitas tata kelola, kolaborasi internasional, dan inovasi teknologi bersama-sama mempengaruhi reputasi perguruan tinggi, terutama dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia. Studi ini mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengembangkan dan menguji Model GID (Governance– Internationalization–Digitalization) untuk menjelaskan bagaimana ketiga elemen ini berinteraksi untuk membentuk reputasi kelembagaan. Dengan menggunakan desain eksplanasi berurutan metode campuran, penelitian ini menggabungkan data panel kuantitatif dari sepuluh perguruan tinggi Indonesia (2020–2024) dengan validasi kualitatif dari wawancara dengan pemimpin akademisi. Hasil dari regresi efek tetap dan pemodelan persamaan struktural (SEM) menunjukkan bahwa tata kelola memiliki pengaruh terkuat terhadap reputasi global (? = 0,42, p < 0,001), digitalisasi (? = 0,35, p < 0,01) dan internasionalisasi (? = 0,29, p < 0,05). Digitalisasi juga meningkatkan pengaruh tata kelola, menunjukkan bahwa kematangan digital memperkuat kinerja dan visibilitas kelembagaan. Model GID yang divalidasi memperluas kerangka kerja Universitas Kelas Dunia dengan mengintegrasikan transformasi digital sebagai pendorong utama daya saing. Hal ini secara praktis menawarkan peta jalan bagi pembuat kebijakan dan pemimpin perguruan tinggi untuk merancang sistem tata kelola berbasis data yang mendorong transparansi, inovasi, dan kolaborasi global.
Title: Kerangka Tata Kelola, Internasionalisasi, dan Digitalisasi untuk Meningkatkan Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia
Description:
Persaingan global antar perguruan tinggi semakin ketat dengan percepatan transformasi digital di perguruan tinggi.
Studi sebelumnya sebagian besar menganalisis tata kelola dan internasionalisasi secara terpisah, memberikan perhatian terbatas pada bagaimana digitalisasi menghubungkan dan memperkuat faktor-faktor ini.
Kurangnya integrasi ini telah menciptakan kesenjangan penelitian dalam memahami bagaimana kualitas tata kelola, kolaborasi internasional, dan inovasi teknologi bersama-sama mempengaruhi reputasi perguruan tinggi, terutama dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia.
Studi ini mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengembangkan dan menguji Model GID (Governance– Internationalization–Digitalization) untuk menjelaskan bagaimana ketiga elemen ini berinteraksi untuk membentuk reputasi kelembagaan.
Dengan menggunakan desain eksplanasi berurutan metode campuran, penelitian ini menggabungkan data panel kuantitatif dari sepuluh perguruan tinggi Indonesia (2020–2024) dengan validasi kualitatif dari wawancara dengan pemimpin akademisi.
Hasil dari regresi efek tetap dan pemodelan persamaan struktural (SEM) menunjukkan bahwa tata kelola memiliki pengaruh terkuat terhadap reputasi global (? = 0,42, p < 0,001), digitalisasi (? = 0,35, p < 0,01) dan internasionalisasi (? = 0,29, p < 0,05).
Digitalisasi juga meningkatkan pengaruh tata kelola, menunjukkan bahwa kematangan digital memperkuat kinerja dan visibilitas kelembagaan.
Model GID yang divalidasi memperluas kerangka kerja Universitas Kelas Dunia dengan mengintegrasikan transformasi digital sebagai pendorong utama daya saing.
Hal ini secara praktis menawarkan peta jalan bagi pembuat kebijakan dan pemimpin perguruan tinggi untuk merancang sistem tata kelola berbasis data yang mendorong transparansi, inovasi, dan kolaborasi global.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Perguruan tinggi merupakan lembaga tertinggi dari sistem pendidikan nasional. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan manusia untuk dilatih dan b...
Matriks dan Pengukuran Terhadap Kinerja Tata Kelola Teknologi Informasi
Matriks dan Pengukuran Terhadap Kinerja Tata Kelola Teknologi Informasi
Tata Kelola TI adalah fungsi organisasi yang dijalankan oleh para pemimpin, manajemen puncak dan manajemen TI, secara bersama-sama memantau implementasi strategi TI untuk memastika...
Good University Governance
Good University Governance
Tata kelola universitas merupakan proses pengelolaan dan pengaturan yang efektif dan efisien atas semua aspek kehidupan universitas, mulai dari kebijakan akademik dan administratif...
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Akreditasi merupakan sebuah bentuk penilaian mutu dan kelayakan terhadap institusi perguruan tinggi yang dilakukan oleh organisasi diluar perguruan tinggi. Akreditasi merupakan sal...

Back to Top