Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Father Involvement terhadap Preferensi Pemilihan Pasangan pada Dewasa Awal di Kota Bandung

View through CrossRef
Abstract. Fathers' involvement in parenting is important for children's development, yet many fathers contribute less emotionally. Early adults who have lost their fathers tend to experience anxiety and distrust, which can make them fearful of marriage and commitment [1]. Although they see commitment as positive, there is pessimism about its viability, making them more cautious in choosing a partner. Previous studies have shown mixed results regarding the influence of father involvement on partner selection. This study aims to determine and obtain empirical data on how much influence father involvement has on partner selection preferences among early adults in Bandung City. This study uses quantitative methods with non-probability sampling techniques, namely convenience sampling. The measuring instrument used in this study is the Nurturant Fathering Scale (NFS) which measures father involvement, and the Nine Mate Criteria Selection measuring instrument which measures partner selection preferences. This study involved 119 respondents in accordance with the selected research criteria. Data analysis was conducted using simple linear regression test to determine the effect of independent variables on the dependent variable under study. The results showed that there is a significant influence of father involvement on partner selection preferences in early adults aged 20 to 39 years with a coefficient of determination of 0.417, which means that the influence of father involvement on partner selection preferences is 41.7%. Abstrak. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan penting bagi perkembangan anak, namun banyak ayah kurang berkontribusi secara emosional. Dewasa awal yang kehilangan peran ayah cenderung mengalami kecemasan dan ketidakpercayaan, yang dapat membuat mereka takut terhadap pernikahan dan komitmen [1]. Meskipun mereka melihat komitmen sebagai hal yang positif, ada pesimisme terhadap kelangsungan komitmen tersebut, sehingga mereka lebih berhati-hati dalam memilih pasangan. Studi sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam mengenai pengaruh keterlibatan ayah dengan pemilihan pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan data empiris mengenai seberapa besar pengaruh father involvement terhadap preferensi pemilihan pasangan pada dewasa awal di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik sampling non-probability sampling yaitu convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nurturant Fathering Scale (NFS) yang mengukur keterlibatan ayah, serta alat ukur Nine Mate Criteria Selection yang mengukur preferensi pemilihan pasangan. Penelitian ini melibatkan 119 responden sesuai dengan kriteria penelitian yang dipilih. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi liniear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan father involvement terhadap preferensi pemilihan pasangan pada dewasa awal usia 20 sampai 39 tahun dengan nilai koefisien determinasi 0,417 yang artinya bahwa pengaruh father involvement terhadap preferensi pemilihan pasangan adalah sebesar 41,7%.
Title: Pengaruh Father Involvement terhadap Preferensi Pemilihan Pasangan pada Dewasa Awal di Kota Bandung
Description:
Abstract.
Fathers' involvement in parenting is important for children's development, yet many fathers contribute less emotionally.
Early adults who have lost their fathers tend to experience anxiety and distrust, which can make them fearful of marriage and commitment [1].
Although they see commitment as positive, there is pessimism about its viability, making them more cautious in choosing a partner.
Previous studies have shown mixed results regarding the influence of father involvement on partner selection.
This study aims to determine and obtain empirical data on how much influence father involvement has on partner selection preferences among early adults in Bandung City.
This study uses quantitative methods with non-probability sampling techniques, namely convenience sampling.
The measuring instrument used in this study is the Nurturant Fathering Scale (NFS) which measures father involvement, and the Nine Mate Criteria Selection measuring instrument which measures partner selection preferences.
This study involved 119 respondents in accordance with the selected research criteria.
Data analysis was conducted using simple linear regression test to determine the effect of independent variables on the dependent variable under study.
The results showed that there is a significant influence of father involvement on partner selection preferences in early adults aged 20 to 39 years with a coefficient of determination of 0.
417, which means that the influence of father involvement on partner selection preferences is 41.
7%.
Abstrak.
Keterlibatan ayah dalam pengasuhan penting bagi perkembangan anak, namun banyak ayah kurang berkontribusi secara emosional.
Dewasa awal yang kehilangan peran ayah cenderung mengalami kecemasan dan ketidakpercayaan, yang dapat membuat mereka takut terhadap pernikahan dan komitmen [1].
Meskipun mereka melihat komitmen sebagai hal yang positif, ada pesimisme terhadap kelangsungan komitmen tersebut, sehingga mereka lebih berhati-hati dalam memilih pasangan.
Studi sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam mengenai pengaruh keterlibatan ayah dengan pemilihan pasangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan data empiris mengenai seberapa besar pengaruh father involvement terhadap preferensi pemilihan pasangan pada dewasa awal di Kota Bandung.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik sampling non-probability sampling yaitu convenience sampling.
Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nurturant Fathering Scale (NFS) yang mengukur keterlibatan ayah, serta alat ukur Nine Mate Criteria Selection yang mengukur preferensi pemilihan pasangan.
Penelitian ini melibatkan 119 responden sesuai dengan kriteria penelitian yang dipilih.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi liniear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan father involvement terhadap preferensi pemilihan pasangan pada dewasa awal usia 20 sampai 39 tahun dengan nilai koefisien determinasi 0,417 yang artinya bahwa pengaruh father involvement terhadap preferensi pemilihan pasangan adalah sebesar 41,7%.

Related Results

Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
DETERMINAN PEMILIHAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
DETERMINAN PEMILIHAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
Abstract In the process of maximizing the value of the company, a conflict of interest between the manager and the shareholders often arises, which is often called an agency ...
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KONFLIK PERKAWINAN
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KONFLIK PERKAWINAN
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi interpersonal dalam konflik perkawinan. Penelitian ini dilakukan pada pasangan perkawinan periode Tahun Awal di Kot...
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Abstract. BPPD Kota Bandung, as a government institution, requires human resources support to ensure optimal public service performance. Leadership style and work discipline are ke...

Back to Top