Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Upacara Adat Kebo-keboan (Studi Kasus Upacara Adat Kebo-keboan Alasmalang)

View through CrossRef
Nilai-nilai Pancasila mulai menghilang dari kepribadian masyarakat Indonesia. Perlu adanya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang diwujudkan melalui kebudayaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara adat Kebo-keboan di desa Alasmalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif agar peneliti mengetahui secara langsung aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara adat Kebo-keboan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan upacara adat Kebo-keboan relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Aktualisasi lima sila dari Pancasila tercermin dalam setiap prosesi upacara adat Kebo-keboan yakni nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, dan gotong royong, nilai musyawarah mufakat dan solidaritas, serta cinta tanah air.   The value of Pancasila slowly has disappeared from the personality of Indonesia people. The value of Pancasila needs to be applicated in the daily life which embodied in culture. This research aims to know the actualization of value of Pancasila with in Kebo-keboan ritual in Alasmalang village. This research using descriptive qualitative method to know actualization value of Pancasila directly in ritual Kebo-keboan. Data collect taken by observation, interview, and documentation. The result of this research showing that Kebo-keboan ritual has relevance with value of Pancasila. Actualization of fives principle of Pancasila reflected in every step Kebo-keboan ritual procession especially value of God, humanity, unity and cooperation, deliberation and consensus, solidarity, and nationalism.
Title: Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Upacara Adat Kebo-keboan (Studi Kasus Upacara Adat Kebo-keboan Alasmalang)
Description:
Nilai-nilai Pancasila mulai menghilang dari kepribadian masyarakat Indonesia.
Perlu adanya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang diwujudkan melalui kebudayaan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara adat Kebo-keboan di desa Alasmalang.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif agar peneliti mengetahui secara langsung aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara adat Kebo-keboan.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan upacara adat Kebo-keboan relevan dengan nilai-nilai Pancasila.
Aktualisasi lima sila dari Pancasila tercermin dalam setiap prosesi upacara adat Kebo-keboan yakni nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, dan gotong royong, nilai musyawarah mufakat dan solidaritas, serta cinta tanah air.
  The value of Pancasila slowly has disappeared from the personality of Indonesia people.
The value of Pancasila needs to be applicated in the daily life which embodied in culture.
This research aims to know the actualization of value of Pancasila with in Kebo-keboan ritual in Alasmalang village.
This research using descriptive qualitative method to know actualization value of Pancasila directly in ritual Kebo-keboan.
Data collect taken by observation, interview, and documentation.
The result of this research showing that Kebo-keboan ritual has relevance with value of Pancasila.
Actualization of fives principle of Pancasila reflected in every step Kebo-keboan ritual procession especially value of God, humanity, unity and cooperation, deliberation and consensus, solidarity, and nationalism.

Related Results

THE ISLAMIC VALUES OF MYSTICAL REASON IN "KEBO-KEBOAN" TRADITION IN BANYUWANGI
THE ISLAMIC VALUES OF MYSTICAL REASON IN "KEBO-KEBOAN" TRADITION IN BANYUWANGI
ABSTRACT One of the diversity of Indonesian manners and cultures is the Osing tribe lived in most Banyuwangi area. This tribe has an interesting traditional ritual, namely th...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
TARI TANDIK LAYAR DALAM UPACARA ADAT BAWANANG DI DESA MAPAT KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
TARI TANDIK LAYAR DALAM UPACARA ADAT BAWANANG DI DESA MAPAT KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
Penelitian ini berkenaan dengan Tari Tandik Layar Dalam Upacara Bawanang sebagai bagian dari upacara aruh adat bawanang. Penelitian ini dilakukan untuk menggali ingin mengetahui le...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
MUSIK DALAM UPACARA ADAT POSUO
MUSIK DALAM UPACARA ADAT POSUO
Musik merupakan salah satu aspek penting yang digunakan dalam berbagai upacara keagamaan dan budaya oleh masyarakat seperti upacara kelahiran, pernikahan, kematian dan upacara inis...

Back to Top