Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS CONNECTING ROD SEPEDA MOTOR 150 CC MENGGUNAKAN MATERIAL BAJA AISI 1045

View through CrossRef
Sepeda motor dengan kapasitas 150 cc sering digunakan untuk balapan di Indonesia. Tekanan tinggi dan berulang yang diterima piston selama kompresi menimbulkan beban fatigue pada connecting rod. Pada beberapa kasus, connecting rod dapat terjadi buckling (bengkok) atau fracture (patah) pada bagian kritisnya akibat tidak kuat menahan beban fatigue dari piston. Untuk mengantisipasi terjadinya buckling dan fracture maka diperlukan pemilihan material yang kuat untuk menahan beban fatigue pada connecting rod. Jenis material yang dapat digunakan untuk perancangan connecting rod adalah Baja AISI 1045. Baja AISI 1045 merupakan jenis baja yang dapat digunakan untuk pembuatan komponen mesin kendaraan seperti roda gigi, poros dan connecting rod. Untuk mengetahui besarnya deformasi dan tegangan maksimum pada connecting rod menggunakan baja AISI 1045 diperlukan simulasi melalui Finite Element Methode (FEM) dengan Solidworks. Hasil analisis simulasi menunjukan tegangan maksimum yang didapatkan sebesar 1,996x101 N/mm2 (MPa). Tegangan maksimum tersebut belum melampaui batas yield strength material Baja AISI 1045. Deformasi maksimum di dapatkan sebesar 1,489x10-2 mm sehingga perubahan bentuk yang terjadi masih sangat kecil. Besarnya Factor of Safety  (FoS) didapatkan 26.5 ini menunjukan bahwa perancangan connecting rod menggunakan material Baja AISI 1045 aman untuk digunakan.
Title: ANALISIS CONNECTING ROD SEPEDA MOTOR 150 CC MENGGUNAKAN MATERIAL BAJA AISI 1045
Description:
Sepeda motor dengan kapasitas 150 cc sering digunakan untuk balapan di Indonesia.
Tekanan tinggi dan berulang yang diterima piston selama kompresi menimbulkan beban fatigue pada connecting rod.
Pada beberapa kasus, connecting rod dapat terjadi buckling (bengkok) atau fracture (patah) pada bagian kritisnya akibat tidak kuat menahan beban fatigue dari piston.
Untuk mengantisipasi terjadinya buckling dan fracture maka diperlukan pemilihan material yang kuat untuk menahan beban fatigue pada connecting rod.
Jenis material yang dapat digunakan untuk perancangan connecting rod adalah Baja AISI 1045.
Baja AISI 1045 merupakan jenis baja yang dapat digunakan untuk pembuatan komponen mesin kendaraan seperti roda gigi, poros dan connecting rod.
Untuk mengetahui besarnya deformasi dan tegangan maksimum pada connecting rod menggunakan baja AISI 1045 diperlukan simulasi melalui Finite Element Methode (FEM) dengan Solidworks.
Hasil analisis simulasi menunjukan tegangan maksimum yang didapatkan sebesar 1,996x101 N/mm2 (MPa).
Tegangan maksimum tersebut belum melampaui batas yield strength material Baja AISI 1045.
Deformasi maksimum di dapatkan sebesar 1,489x10-2 mm sehingga perubahan bentuk yang terjadi masih sangat kecil.
Besarnya Factor of Safety  (FoS) didapatkan 26.
5 ini menunjukan bahwa perancangan connecting rod menggunakan material Baja AISI 1045 aman untuk digunakan.

Related Results

ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
Baja AISI 1045 memiliki kadar komposisi kandungan karbon sekitar 0,43 sampai dengan 0,50. Aplikasi baja AISI 1045[1], [2]. banyak digunakan dalam bidang otomotif. seperti pembuatan...
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN HC-SR04
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN HC-SR04
[Id]Pencurian sepeda motor pada saat ini semakin marak. Hal ini bisa terjadi di karenakan beberapa faktor selain kelalaian manusia yaitu masih belum adanya sistem keamanan sepeda m...
PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK DI JALAN RAYA INDONESIA
PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK DI JALAN RAYA INDONESIA
Kemajuan teknologi di dunia terus saja meningkat.olaborasi dan teknologi transportasi membuahkan hasil yang sangat gemilang salah satunya dalam bidang transportasi itu. Dengan adan...
Karakteristik Peningkatan Kemampuan Lelah AISI 1045 terhadap Proses Hardening
Karakteristik Peningkatan Kemampuan Lelah AISI 1045 terhadap Proses Hardening
Baja memiliki peran penting dalam industri di mana banyak desain komponen mesin menggunakan bahan ini. Sifat mekanis bahan cukup mampu melakukan berbagai aplikasi lapangan dalam be...
MODIFIKASI GEARBOX CLOSE RATIO UNTUK MENINGKATKAN AKSELERASI SEPEDA MOTOR KAWASAKI NINJA RR 150CC
MODIFIKASI GEARBOX CLOSE RATIO UNTUK MENINGKATKAN AKSELERASI SEPEDA MOTOR KAWASAKI NINJA RR 150CC
Karakter sepeda motor terbagi menjadi dua tipe yaitu sepeda motor akselerasi dan sepeda motor top speed. Karakter sepeda motor top speed adalah sepeda motor yang dapat memiliki kec...
INVESTIGASI KEKERASAN MATERIAL AISI 1045 PENGARUH PROSES FULL ANNEALING MENGGUNAKAN FULL FACTORIAL DESIGN
INVESTIGASI KEKERASAN MATERIAL AISI 1045 PENGARUH PROSES FULL ANNEALING MENGGUNAKAN FULL FACTORIAL DESIGN
Pendinginan merupakan faktor yang menentukan kekerasansuatu material. Ada dua media quench yang sering dgunakan yaitumedia oli dan air. Quench oli adalah pendinginan yang lebih per...
Studi Karakteristik Pengendara Sepeda Motor dan Penggunaan Helm di Kabupaten Kuantan Singingi
Studi Karakteristik Pengendara Sepeda Motor dan Penggunaan Helm di Kabupaten Kuantan Singingi
Penggunaan helm menjadi suatu hal yang sangat penting dalam berkendara, karena dengan menggunakan helm, kefatalan akibat suatu kecelakaan dalam berkendara dapat diminimalisir, sert...
Comportamiento de la Resistencia al desgaste erosivo de recubrimientos de alúmina
Comportamiento de la Resistencia al desgaste erosivo de recubrimientos de alúmina
 En este artículo se presentan los resultados de la investigación relacionada con el comportamiento experimental de recubrimientos de alúmina, obtenidos a partir de partículas de t...

Back to Top