Javascript must be enabled to continue!
“Kamu Bukan dari Dunia”: Relevansi Konsep Dunia dalam Injil Yohanes bagi Spiritualitas Kristen
View through CrossRef
Konsep “dunia” (kosmos) dalam Injil Yohanes merupakan salah satu tema teologis yang paling kompleks dan ambivalen dalam Perjanjian Baru. Injil Yohanes menampilkan dunia sebagai ciptaan Allah yang dikasihi, namun sekaligus sebagai realitas yang menolak terang dan kebenaran. Ketegangan ini kerap menimbulkan penafsiran dualistik, seolah-olah Injil Yohanes mengajarkan sikap penolakan total terhadap dunia. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep dunia dalam Injil Yohanes secara biblis-teologis serta menelaah relevansinya bagi spiritualitas Kristen masa kini. Metodologi yang digunakan adalah kajian biblis-teologis melalui analisis teks Injil Yohanes, khususnya Yohanes 1:1–18; 3:16–21; 15:18–25; dan 17:6–19, yang kemudian didialogkan dengan teologi Gereja dan literatur teologis akademik, termasuk jurnal teologi Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Injil Yohanes tidak mengajarkan sikap anti-dunia, melainkan menawarkan spiritualitas keterlibatan kritis, yaitu hidup di dalam dunia sebagai ciptaan Allah tanpa terikat pada sistem nilai dunia yang menolak Allah. Dengan demikian, konsep dunia dalam Injil Yohanes memberikan dasar teologis yang kokoh bagi pembentukan spiritualitas Kristen yang inkarnatif, reflektif, dan transformatif di tengah tantangan dunia modern.
Jurnal Christian Humaniora, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Title: “Kamu Bukan dari Dunia”: Relevansi Konsep Dunia dalam Injil Yohanes bagi Spiritualitas Kristen
Description:
Konsep “dunia” (kosmos) dalam Injil Yohanes merupakan salah satu tema teologis yang paling kompleks dan ambivalen dalam Perjanjian Baru.
Injil Yohanes menampilkan dunia sebagai ciptaan Allah yang dikasihi, namun sekaligus sebagai realitas yang menolak terang dan kebenaran.
Ketegangan ini kerap menimbulkan penafsiran dualistik, seolah-olah Injil Yohanes mengajarkan sikap penolakan total terhadap dunia.
Artikel ini bertujuan mengkaji konsep dunia dalam Injil Yohanes secara biblis-teologis serta menelaah relevansinya bagi spiritualitas Kristen masa kini.
Metodologi yang digunakan adalah kajian biblis-teologis melalui analisis teks Injil Yohanes, khususnya Yohanes 1:1–18; 3:16–21; 15:18–25; dan 17:6–19, yang kemudian didialogkan dengan teologi Gereja dan literatur teologis akademik, termasuk jurnal teologi Indonesia.
Hasil kajian menunjukkan bahwa Injil Yohanes tidak mengajarkan sikap anti-dunia, melainkan menawarkan spiritualitas keterlibatan kritis, yaitu hidup di dalam dunia sebagai ciptaan Allah tanpa terikat pada sistem nilai dunia yang menolak Allah.
Dengan demikian, konsep dunia dalam Injil Yohanes memberikan dasar teologis yang kokoh bagi pembentukan spiritualitas Kristen yang inkarnatif, reflektif, dan transformatif di tengah tantangan dunia modern.
Related Results
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
Kajian Teologis Terhadap Makna Logos Menurut Injil Yohanes
Kajian Teologis Terhadap Makna Logos Menurut Injil Yohanes
Tulisan ini membahas tentang makna Logos pada Yesus dalam Injil Yohanes. Logos merupakan salah satu kunci di dalam agama Kristen. Injil Yohanes merupakan salah satu injil yang men...
Türkiye’de Kamu Dış Borçları ve Kamu Harcamaları Arasındaki İlişkinin Analizi
Türkiye’de Kamu Dış Borçları ve Kamu Harcamaları Arasındaki İlişkinin Analizi
Kamu dış borçları ödendiği dönemler dikkate alındığında milli geliri azaltan ve vergi gelirlerini artıran bir etkiye sahiptir. Bunun yanında faiz ödemeleri ile kamu harcamalarını a...
Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya
Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya
“Komparasi Eskatologi Injil Lukas dengan Injil Sinoptik Lainnya,” adalah subyek penelitian memberikan eksplanatori mengenai pemikiran-pemikiran teologis dari Lukas selaku penulis I...
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (Dr. C Groenen OFM)
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (Dr. C Groenen OFM)
Nama Buku Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru .merupakan salah satu buku yang di karang atau disusun oleh, Dr. C Groenen OFM .buku ini memberikan informasi desariah saja maka, cuku...
Model Spiritualitas Kristen Berdasarkan Teologi Inkarnasi Kristus Dari Robert E. Webber
Model Spiritualitas Kristen Berdasarkan Teologi Inkarnasi Kristus Dari Robert E. Webber
Fenomena bangkitnya minat masyarakat terhadap hal spiritualitas tampak mencolok pada masa kini. Fenomena diduga dampak dari sekularisme yang menimbulkan kekosongan batin, efek pend...
ESKATOLOGI MASA DEPANDAN ETIKA KEMARTIRAN DIDALAM YOHANES 16:1-2
ESKATOLOGI MASA DEPANDAN ETIKA KEMARTIRAN DIDALAM YOHANES 16:1-2
Abstracts: Eschatology and ethics in the Gospel of John are topics that have captured the attention of scholars, as they pertain to the existence of future eschatology and ethics w...
MIMESIS DAN TEOSIS DALAM INJIL YOHANES
MIMESIS DAN TEOSIS DALAM INJIL YOHANES
Salah satu perkembangan terakhir dalam studi Injil Yohanes adalah munculnya diskusi tentang etika Yohanes. Etika Yohanes yang sebelumnya diabaikan kini telah mendapat perhatian par...

