Javascript must be enabled to continue!
Model Spiritualitas Kristen Berdasarkan Teologi Inkarnasi Kristus Dari Robert E. Webber
View through CrossRef
Fenomena bangkitnya minat masyarakat terhadap hal spiritualitas tampak mencolok pada masa kini. Fenomena diduga dampak dari sekularisme yang menimbulkan kekosongan batin, efek pendulum pencerahan yang begitu rasional dan abai dengan unsur emosi manusia. Pada konteks umum, bangkitnya minat terhadap gerakan kebatinan seperti Yoga dan meditasi bisa menjadi indikasi ini. Sedang dalam konteks Kristen yang ditandai dengan maraknya minat eksplorasi ulang warisan tradisi spiritualitas masa lampau dari Katolik maupun Protestan. Hanya saja pada ranah praktis, implementasi spiritualitas umat sering bersifat ambivalen. Ada kelompok mengekspresikan wujud spiritualitasnya dengan cara menarik diri dari realitas dunia yang dianggap begitu sekuler. Sikap eskapis ini membangun model spiritualitas yang bersifat asketis, tertutup dan cenderung terfokus hanya pada praktik ibadah di Gereja. Sementara kelompok lainnya begitu akomodatif, terlibat total tanpa memilah dengan anggapan bukankah dunia diciptakan Allah. Praktik mendorong sikap sanctify evil yang cenderung berkompromi terhadap sekularisme. Bagaimana Gereja bersikap dengan fenomena ini, apakah model spiritualitas yang telah dipraktikkan mampu memberikan solusi bagi umat? Penelitian bertujuan mencari model konstruktif bagi spiritualitas Kristen. Fokus penelitian ditujukan untuk menganalisis prinsip teologi inkarnasi Kristus yang digagas Robert E. Webber dalam Common Roots: A Call to Evangelical Maturity dan menawarkannya sebagai model bagi spiritualitas Kristen. Penelitian diharapkan berkontribusi dalam model spiritualitas Kristen yang holistik, suatu model spiritualitas yang terintegrasi antara Allah, Gereja dan dunia.
Title: Model Spiritualitas Kristen Berdasarkan Teologi Inkarnasi Kristus Dari Robert E. Webber
Description:
Fenomena bangkitnya minat masyarakat terhadap hal spiritualitas tampak mencolok pada masa kini.
Fenomena diduga dampak dari sekularisme yang menimbulkan kekosongan batin, efek pendulum pencerahan yang begitu rasional dan abai dengan unsur emosi manusia.
Pada konteks umum, bangkitnya minat terhadap gerakan kebatinan seperti Yoga dan meditasi bisa menjadi indikasi ini.
Sedang dalam konteks Kristen yang ditandai dengan maraknya minat eksplorasi ulang warisan tradisi spiritualitas masa lampau dari Katolik maupun Protestan.
Hanya saja pada ranah praktis, implementasi spiritualitas umat sering bersifat ambivalen.
Ada kelompok mengekspresikan wujud spiritualitasnya dengan cara menarik diri dari realitas dunia yang dianggap begitu sekuler.
Sikap eskapis ini membangun model spiritualitas yang bersifat asketis, tertutup dan cenderung terfokus hanya pada praktik ibadah di Gereja.
Sementara kelompok lainnya begitu akomodatif, terlibat total tanpa memilah dengan anggapan bukankah dunia diciptakan Allah.
Praktik mendorong sikap sanctify evil yang cenderung berkompromi terhadap sekularisme.
Bagaimana Gereja bersikap dengan fenomena ini, apakah model spiritualitas yang telah dipraktikkan mampu memberikan solusi bagi umat? Penelitian bertujuan mencari model konstruktif bagi spiritualitas Kristen.
Fokus penelitian ditujukan untuk menganalisis prinsip teologi inkarnasi Kristus yang digagas Robert E.
Webber dalam Common Roots: A Call to Evangelical Maturity dan menawarkannya sebagai model bagi spiritualitas Kristen.
Penelitian diharapkan berkontribusi dalam model spiritualitas Kristen yang holistik, suatu model spiritualitas yang terintegrasi antara Allah, Gereja dan dunia.
Related Results
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
Hospitalitas Dan Kepemimpinan Yang Handal Dalam Melayani
Hospitalitas Dan Kepemimpinan Yang Handal Dalam Melayani
Seorang pemimpin yang baik melihat pekerjaan sebagai sarana untuk mencapai suatu sasaran yang istimewa. Untuk menjadi pemimpin, kita harus menghargai keterampilan serta keahlian da...
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
Dari Kristopraksis ke Antropopraksis: Inkarnasi, Sejarah, dan Menjadi Manusia melalui Lensa Kaum Miskin dalam Teologi Ignacio Ellacuría, S.J. dan Daniel Lucas Lukito
Dari Kristopraksis ke Antropopraksis: Inkarnasi, Sejarah, dan Menjadi Manusia melalui Lensa Kaum Miskin dalam Teologi Ignacio Ellacuría, S.J. dan Daniel Lucas Lukito
Artikel ini bertujuan mengaitkan inkarnasi, salib, dan makna menjadi manusia dalam pergulatan demi keadilan. Di tengah kecurigaan sejumlah teolog Amerika Serikat terhadap pemakaian...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Teologi Kepemimpinan Kristen
Teologi Kepemimpinan Kristen
Buku “Teologi Kepemimpinan Kristen” ini merupakan panduan komprehensif bagi para pemimpin Kristen yang ingin memahami dan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan yang berbasis pada...
Marsiadapari dan Inkarnasi Iman Kristen: Pendekatan Kontekstual Berdasarkan Pemikiran Helen Rhee Tentang Kristus Dan Kebudayaan
Marsiadapari dan Inkarnasi Iman Kristen: Pendekatan Kontekstual Berdasarkan Pemikiran Helen Rhee Tentang Kristus Dan Kebudayaan
Tulisan ini mengkaji konsep Marsiadapari dalam budaya Batak Toba sebagai wujud inkarnasi iman Kristen dalam konteks budaya lokal dengan menggunakan kerangka pemikiran Helen Rhee te...
Relevansi Pendidikan Kristen dalam Membentuk Resiliensi Iman Remaja Generasi Z terhadap Pemikiran Kristen Progresif dari Bingkai Teologi Kristen
Relevansi Pendidikan Kristen dalam Membentuk Resiliensi Iman Remaja Generasi Z terhadap Pemikiran Kristen Progresif dari Bingkai Teologi Kristen
Social changes and technological advancements, generation Z (Gen Z) teenagers face issues and challenges maintaining their Christian faith, especially with the emergence of progres...

