Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Reduplikasi Pada Animasi Tekotok: Serumah Dengan Mertua

View through CrossRef
Kajian morfologi berfokus pada struktur internal kata dan proses pembentukannya, termasuk reduplikasi sebagai salah satu proses morfemis yang produktif dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi reduplikasi yang muncul dalam animasi Tekotok, sebuah konten hiburan digital yang dikenal memiliki dialog sederhana, repetitif, dan mudah diakses oleh berbagai kelompok usia. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan-tuturan yang mengandung bentuk ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi dalam animasi Tekotok tidak hanya berupa pengulangan seluruh bentuk dasar (dwilingga), tetapi juga mencakup reduplikasi sebagian, reduplikasi dengan afiks, serta reduplikasi bermakna intensitas atau frekuensi. Penggunaan reduplikasi dalam animasi tersebut berfungsi untuk mempertegas makna, menciptakan efek ekspresif, dan memperjelas konteks tindakan yang ditampilkan secara visual maupun verbal. Temuan ini menegaskan bahwa reduplikasi memiliki peran penting dalam membangun gaya bahasa yang ringan dan komunikatif, sekaligus memperlihatkan bagaimana fenomena morfologis muncul secara natural dalam media hiburan digital. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian morfologi terapan dan memberikan rujukan bagi penelitian serupa pada media audiovisual lainnya. 
Cahaya Smart Nusantara
Title: Reduplikasi Pada Animasi Tekotok: Serumah Dengan Mertua
Description:
Kajian morfologi berfokus pada struktur internal kata dan proses pembentukannya, termasuk reduplikasi sebagai salah satu proses morfemis yang produktif dalam bahasa Indonesia.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi reduplikasi yang muncul dalam animasi Tekotok, sebuah konten hiburan digital yang dikenal memiliki dialog sederhana, repetitif, dan mudah diakses oleh berbagai kelompok usia.
Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan-tuturan yang mengandung bentuk ulang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi dalam animasi Tekotok tidak hanya berupa pengulangan seluruh bentuk dasar (dwilingga), tetapi juga mencakup reduplikasi sebagian, reduplikasi dengan afiks, serta reduplikasi bermakna intensitas atau frekuensi.
Penggunaan reduplikasi dalam animasi tersebut berfungsi untuk mempertegas makna, menciptakan efek ekspresif, dan memperjelas konteks tindakan yang ditampilkan secara visual maupun verbal.
Temuan ini menegaskan bahwa reduplikasi memiliki peran penting dalam membangun gaya bahasa yang ringan dan komunikatif, sekaligus memperlihatkan bagaimana fenomena morfologis muncul secara natural dalam media hiburan digital.
Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian morfologi terapan dan memberikan rujukan bagi penelitian serupa pada media audiovisual lainnya.
 .

Related Results

REDUPLIKASI DALAM KUMPULAN CERPEN ATAVISME KARYA BUDI DARMA
REDUPLIKASI DALAM KUMPULAN CERPEN ATAVISME KARYA BUDI DARMA
  Morfologi berfokus pada elemen-elemen yang terkait dengan struktur kata atau bentuk kata dalam bahasa. Dalam analisis morfologi, berbagai jenis proses morfologis hadir, ter...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
REDUPLIKASI ANTAR BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA
REDUPLIKASI ANTAR BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA
REDUPLIKASI ANTAR BAHASA GAYO DENGAN BAHASA INDONESIA   Juniara Fitri Cibro IAIN Takengon, Takengon, Indonesia juniarafitri88@gmail.com   Abstrak Penelitian yang berjudul “Reduplik...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ESTETIKA ANIMASI: KONSEP DAN GAYA ANIMASI BUL
ESTETIKA ANIMASI: KONSEP DAN GAYA ANIMASI BUL
Animasi berjudul Bul adalah karya animasi terbaik kategori film animasi 2 Dimensi dalam lomba Animafest Film Animasi di MNCTV. Animasi ini diproduksi oleh salah satu studio animasi...
Reduplikasi Bahasa Minangkabau di Desa Kurnia Koto Salak Kecamatan Sungai Rumbai: Kajian Morfologi
Reduplikasi Bahasa Minangkabau di Desa Kurnia Koto Salak Kecamatan Sungai Rumbai: Kajian Morfologi
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna reduplikasi bahasa Minangkabau di Desa Kurnia Koto Salak Kecamatan Sungai Rumbai. Penelitian ini merupak...
PERBANDINGAN KINERJA BROWSER PADA PEMANFAATAN ANIMASI SVG (SCALABLE VECTOR GRAPHIC)
PERBANDINGAN KINERJA BROWSER PADA PEMANFAATAN ANIMASI SVG (SCALABLE VECTOR GRAPHIC)
Penggunaan Motion Graphic (MG) tidak hanya dugunakan sebagai sarana media seni, namun perkembanganya MG dapat dimanfaatakan di berbagai bidang. Baik bidang pendidikan, periklanan, ...
PEMANFAATAN TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERA SP) UNTUK MENURUNKAN GAS NOx DI DALAM RUANGAN
PEMANFAATAN TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERA SP) UNTUK MENURUNKAN GAS NOx DI DALAM RUANGAN
Nitrogen oksida (NOx) adalah gas yang di hasilkan oleh kendaraan bermotor yang menjadi salah satu penyebab polusi udara. Berdasarkan data dari DLH Kota Surabaya kadar NOx dari tahu...

Back to Top