Javascript must be enabled to continue!
PEMANFAATAN TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERA SP) UNTUK MENURUNKAN GAS NOx DI DALAM RUANGAN
View through CrossRef
Nitrogen oksida (NOx) adalah gas yang di hasilkan oleh kendaraan bermotor yang menjadi salah satu penyebab polusi udara. Berdasarkan data dari DLH Kota Surabaya kadar NOx dari tahun 2017 ke tahun 2018 meningkat dari 10,68 µg/m3 hingga 15,10 µg/m3. Gas NOx yang terhirup melalui pernafasan menyebabkan asma hingga bronchitis. Tanaman yang memiliki kemampuan meyerap polutan pencemaran udara adalah Lidah mertua (Sanseviera Sp). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tanaman lidah mertua terhadap penurunan kadar gas NOx di dalam ruangan.Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan desain penelitian One group pretest-postest design. Variabel terikat pada penelitian ini adalah NOx dengan variabel bebas tanaman lidah mertua yang berjumlah 16 helai dan 16 kali replikasi. Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk dan kemudian di uji menggunakan Paired T-test yang berfungsi untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan pada sampel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gas NOx sebelum dilakukan perlakuan sebesar 23,56ppm, dan setelah perlakuan sebesar 14ppm dengan presentase penurunan 40,58%. Hasil uji statistik mendapatkan nilai P0,05 yang berarti ada penurunan yang signifikan terhadap gas NOx pada udara ruangan dengan tanaman lidah mertua.Tanaman lidah mertua dapat menurunkan kadar NOx pada emisi gas buang kendaraan bermotor. Bagi peneliti lain dapat menambahkan waktu kontak yang bervariasi agar hasil penyerapan dapat ditentukan yang paling efektif. Disarankan kepada masyarakat untuk melakukan pengurangan pencemaran udara dapat memanfaatkan tanaman lidah mertua untuk menyerap gas NOx.
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Title: PEMANFAATAN TANAMAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERA SP) UNTUK MENURUNKAN GAS NOx DI DALAM RUANGAN
Description:
Nitrogen oksida (NOx) adalah gas yang di hasilkan oleh kendaraan bermotor yang menjadi salah satu penyebab polusi udara.
Berdasarkan data dari DLH Kota Surabaya kadar NOx dari tahun 2017 ke tahun 2018 meningkat dari 10,68 µg/m3 hingga 15,10 µg/m3.
Gas NOx yang terhirup melalui pernafasan menyebabkan asma hingga bronchitis.
Tanaman yang memiliki kemampuan meyerap polutan pencemaran udara adalah Lidah mertua (Sanseviera Sp).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tanaman lidah mertua terhadap penurunan kadar gas NOx di dalam ruangan.
Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan desain penelitian One group pretest-postest design.
Variabel terikat pada penelitian ini adalah NOx dengan variabel bebas tanaman lidah mertua yang berjumlah 16 helai dan 16 kali replikasi.
Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk dan kemudian di uji menggunakan Paired T-test yang berfungsi untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan pada sampel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gas NOx sebelum dilakukan perlakuan sebesar 23,56ppm, dan setelah perlakuan sebesar 14ppm dengan presentase penurunan 40,58%.
Hasil uji statistik mendapatkan nilai P0,05 yang berarti ada penurunan yang signifikan terhadap gas NOx pada udara ruangan dengan tanaman lidah mertua.
Tanaman lidah mertua dapat menurunkan kadar NOx pada emisi gas buang kendaraan bermotor.
Bagi peneliti lain dapat menambahkan waktu kontak yang bervariasi agar hasil penyerapan dapat ditentukan yang paling efektif.
Disarankan kepada masyarakat untuk melakukan pengurangan pencemaran udara dapat memanfaatkan tanaman lidah mertua untuk menyerap gas NOx.
Related Results
MADEP MANTEP MANGAN MELU MARATUA: PENGALAMAN SUAMI MEMUTUSKAN TETAP TINGGAL DI RUMAH MERTUA
MADEP MANTEP MANGAN MELU MARATUA: PENGALAMAN SUAMI MEMUTUSKAN TETAP TINGGAL DI RUMAH MERTUA
Seorang pria ketika memasuki usia dewasa akan menikah dan menjalin kehidupan berkeluarga. Hidup berkeluarga dijalani secara mandiri antara suami dengan istri. Ketika suami memutusk...
Penyuluhan Dan Penanaman Toga Kembang Sepatu Dan Lidah Mertua Di Desa Wisata Gunung Salak
Penyuluhan Dan Penanaman Toga Kembang Sepatu Dan Lidah Mertua Di Desa Wisata Gunung Salak
Tanaman Obat Keluarga telah menjadi bagian dari kehidupan kesehatan masyarakat. Budidaya ini telah menjadi tren dewasa ini, karena selain dapat menghijaukan dan mengindahkan pekara...
PAPILA LIDAH DAN KUNCUP KECAP
PAPILA LIDAH DAN KUNCUP KECAP
Lidah merupakan organ muskular yang menonjol ke dalam kavum oris dari permukaan inferior. Otot-otot lidah merupakan otot bercorak seperti otot skelet, dan terdiri dari otot ekstrin...
UJI EFEK EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI KULIT KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
UJI EFEK EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI KULIT KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
Abstract: Aloe vera has been used for thousands years to treat burns, hair loss, skin infections, sinus inflamation and gastro-intestinal tract pain. Previous researches showed tha...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
Eksistensi bahasa lidah dalam perspektif Pentakosta pada gereja masa kini
Eksistensi bahasa lidah dalam perspektif Pentakosta pada gereja masa kini
ABSTRACTTongue language (glossolalia) is a spiritual gift that has become a phenomenon in Christian spiritual life. This phenomenon has been associated with almost all revival move...
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING TANAMAN LIDAH BUAYA BERBASIS IOT
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING TANAMAN LIDAH BUAYA BERBASIS IOT
Metode bercocok tanam dengan mengoptimalkan nutrisi tanaman dan tidak banyak memanfaatkan area tanah luas atau biasa disebut dengan hidroponik merupakan solusi untuk berkebun didae...

