Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hak Asch Afak Mumayyiz dalam Putusan Pengadilan Agama Padang dan Pengadilan Tinggi Agama Padang

View through CrossRef
Tulisan ini membahas hak asuh anak mumayyiz dalam Putusan Pengadilan Agama Padang dan Pengadilan Tinggi Agama Padang. Terdapat perbedaan hak asuh anak mumayyiz dalam putusan Pengadilan Agama Padang dan Peradilan Agama Padang. Putusan PA Padang menyatakan permohan tersebut harus ditolak karena tidak berlandaskan hukum, sementara hakim PTA berpendapat bahwa meskipun anak yang bersangkutan sudah mumayyiz tetapi harus ditetapkan dengan sebuah putusan karena di dalam Kompilasi Hukum Islam sudah dijelaskan secara rinci mengenai hak asuh mumayyiz ini. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bertempat di Pengadilan Agama Padang dan Pengadilan Tinggi Agama Padang. Analisis dilakaukan dengan pendekatan kualitatif Miles dan Huberman. Temuan kajian ini adalah bahwa dalam membuat putusan hakim PA maupun PTA Padang sama-sama menggunakan KHI sebagai rujukan karena dianggap lebih lengkap bahasannya dari pada aturan lain seperti Undang-Undang Perkawinan. Prosedur yang digunakan oleh hakim untuk memutus perkara sudah sesuai dengan aturan beracara meskipun terdapat perbedaan dalam penggunaan metode penemuan hukum. Ketiga, hakim memiliki penafsiran yang berbeda terhadap Pasal 105 KHI, sehingga dengan perkara yang sama melahirkan putusan yang berlainan.
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Title: Hak Asch Afak Mumayyiz dalam Putusan Pengadilan Agama Padang dan Pengadilan Tinggi Agama Padang
Description:
Tulisan ini membahas hak asuh anak mumayyiz dalam Putusan Pengadilan Agama Padang dan Pengadilan Tinggi Agama Padang.
Terdapat perbedaan hak asuh anak mumayyiz dalam putusan Pengadilan Agama Padang dan Peradilan Agama Padang.
Putusan PA Padang menyatakan permohan tersebut harus ditolak karena tidak berlandaskan hukum, sementara hakim PTA berpendapat bahwa meskipun anak yang bersangkutan sudah mumayyiz tetapi harus ditetapkan dengan sebuah putusan karena di dalam Kompilasi Hukum Islam sudah dijelaskan secara rinci mengenai hak asuh mumayyiz ini.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bertempat di Pengadilan Agama Padang dan Pengadilan Tinggi Agama Padang.
Analisis dilakaukan dengan pendekatan kualitatif Miles dan Huberman.
Temuan kajian ini adalah bahwa dalam membuat putusan hakim PA maupun PTA Padang sama-sama menggunakan KHI sebagai rujukan karena dianggap lebih lengkap bahasannya dari pada aturan lain seperti Undang-Undang Perkawinan.
Prosedur yang digunakan oleh hakim untuk memutus perkara sudah sesuai dengan aturan beracara meskipun terdapat perbedaan dalam penggunaan metode penemuan hukum.
Ketiga, hakim memiliki penafsiran yang berbeda terhadap Pasal 105 KHI, sehingga dengan perkara yang sama melahirkan putusan yang berlainan.

Related Results

Cenap Şahabettin’in Son Gezi Yazıları Âfâk-ı Irak’ın Unutulmuş Şehirleri: Necef ve Kerbela
Cenap Şahabettin’in Son Gezi Yazıları Âfâk-ı Irak’ın Unutulmuş Şehirleri: Necef ve Kerbela
Servet-i Fünûn’un önde gelen yazarlarından olan Cenap Şahabettin sadece şiirleriyle değil nesirleriyle de Türk edebiyatında önemli bir yer edinmiştir. Nesir alanında özellikle gezi...
Frase ‘Antara Lain’ Sebagai Awal Alasan Yang Lain Dalam Pembatalan Putusan Arbitrase
Frase ‘Antara Lain’ Sebagai Awal Alasan Yang Lain Dalam Pembatalan Putusan Arbitrase
Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan manusia lainnya untuk bertahan hidup.Oleh sebab itulah Aristoteles menyebut manusia dengan “zoon politicon.” Memang menjadi se...
ANALISIS JUAL BELI TANAH DIBAWAH TANGAN YANG DI SAHKAN OLEH PENGADILAN
ANALISIS JUAL BELI TANAH DIBAWAH TANGAN YANG DI SAHKAN OLEH PENGADILAN
Abstract One of the authentic deeds that can be used as a basis for the transfer of land rights is a court decision. Based on statements from sources from the Pontianak National La...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
Rekonstruksi Penetapan Anak Biologis dari Hasil Perkawinan Tidak Sah Dalam Putusan Pengadilan Agama
Rekonstruksi Penetapan Anak Biologis dari Hasil Perkawinan Tidak Sah Dalam Putusan Pengadilan Agama
The legal norm contained within Article 42 of the Marriage Law rigidly stipulates that the legal validity of a child depends on the legality of the marriage of their biological par...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Rio aditya sahputra(1910003600365)3H4
Rio aditya sahputra(1910003600365)3H4
Salah satu yang menyebabkan lemahnya pelaksanaan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara adalah karena tidak terdapatnya lembaga eksekutorial dan kekuatan memaksa sehingga pelaksanaan...

Back to Top