Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kinerja Struktur Gedung Perkuliahan 10 Lantai Berdasarkan Analisis Nonlinier Pushover dan Atc-40

View through CrossRef
Abstrak Pembangunan struktur gedung tahan gempa sangat penting di Indonesia, mengingat sebagian besar wilayahnya terletak dalam wilayah gempa dengan intensitas moderat hingga tinggi. Intensitas dan besaran gempa yang terjadi di Indonesia selama ini, menyebabkan peraturan gempa di Indonesia selalu dievaluasi dan diperbaiki.  Gedung Graha Wiyata UNTAG Surabaya dibangun pada tahun 1988/1990 dan pembebanan gempa yang digunakan masih berdasarkan SNI gempa tahun 1983 sehingga perlu dievaluasi ketahanannya berdasarkan peraturan gempa terbaru yaitu SNI 1726:2019. Penelitian ini bertujuan menganalisis level kinerja bangunan Gedung Graha Wiyata UNTAG Surabaya dengan beban gempa berdasarkan SNI 1726:2019 menggunakan analisis nonlinier Pushover. Level kinerja bangunan ditentukan berdasarkan peraturan ATC-40. Dari hasil analisis nonlinier didapatkan nilai drift ratio sebesar 0,007 (arah x) dan 0,0027 (arah y). Berdasarkan ATC-40, level kinerja bangunan yang didapatkan adalah Immediate Occupancy (IO), dimana tidak ada kerusakan yang berarti pada struktur, bangunan dapat tetap berfungsi dan tidak terganggu dengan masalah perbaikan.   Abstract The construction of earthquake-resistant building structures is very important in Indonesia, considering that most of its areas are located within earthquake areas with moderate to high intensity. The intensity and magnitude of earthquakes that have occurred in Indonesia, cause earthquake regulations in Indonesia always be evaluated and improved.   Graha Wiyata UNTAG Surabaya was built in 1988/1990 and the earthquake design based on the SNI earthquake of 1983 therefore it needs to be evaluated for its resilience based on the latest earthquake regulations, namely SNI 1726: 2019. This study aims to analyze the performance level of the Graha Wiyata UNTAG Surabaya Building building with earthquake load based on the SNI 1726:2019 using Pushover nonlinear analysis. The performance level of the building is determined based on ATC-40. Results of  the nonlinear analysis are obtained drift ratio value of 0.007 (x-direction) and 0.0027 (y-direction). Based on ATC-40, the level of building performance is categorized as Immediate Occupancy (IO), where there is no significant damage to the structure, building can remain functional and not be disturbed by repair problems.
Title: Kinerja Struktur Gedung Perkuliahan 10 Lantai Berdasarkan Analisis Nonlinier Pushover dan Atc-40
Description:
Abstrak Pembangunan struktur gedung tahan gempa sangat penting di Indonesia, mengingat sebagian besar wilayahnya terletak dalam wilayah gempa dengan intensitas moderat hingga tinggi.
Intensitas dan besaran gempa yang terjadi di Indonesia selama ini, menyebabkan peraturan gempa di Indonesia selalu dievaluasi dan diperbaiki.
  Gedung Graha Wiyata UNTAG Surabaya dibangun pada tahun 1988/1990 dan pembebanan gempa yang digunakan masih berdasarkan SNI gempa tahun 1983 sehingga perlu dievaluasi ketahanannya berdasarkan peraturan gempa terbaru yaitu SNI 1726:2019.
Penelitian ini bertujuan menganalisis level kinerja bangunan Gedung Graha Wiyata UNTAG Surabaya dengan beban gempa berdasarkan SNI 1726:2019 menggunakan analisis nonlinier Pushover.
Level kinerja bangunan ditentukan berdasarkan peraturan ATC-40.
Dari hasil analisis nonlinier didapatkan nilai drift ratio sebesar 0,007 (arah x) dan 0,0027 (arah y).
Berdasarkan ATC-40, level kinerja bangunan yang didapatkan adalah Immediate Occupancy (IO), dimana tidak ada kerusakan yang berarti pada struktur, bangunan dapat tetap berfungsi dan tidak terganggu dengan masalah perbaikan.
  Abstract The construction of earthquake-resistant building structures is very important in Indonesia, considering that most of its areas are located within earthquake areas with moderate to high intensity.
The intensity and magnitude of earthquakes that have occurred in Indonesia, cause earthquake regulations in Indonesia always be evaluated and improved.
   Graha Wiyata UNTAG Surabaya was built in 1988/1990 and the earthquake design based on the SNI earthquake of 1983 therefore it needs to be evaluated for its resilience based on the latest earthquake regulations, namely SNI 1726: 2019.
This study aims to analyze the performance level of the Graha Wiyata UNTAG Surabaya Building building with earthquake load based on the SNI 1726:2019 using Pushover nonlinear analysis.
The performance level of the building is determined based on ATC-40.
Results of  the nonlinear analysis are obtained drift ratio value of 0.
007 (x-direction) and 0.
0027 (y-direction).
Based on ATC-40, the level of building performance is categorized as Immediate Occupancy (IO), where there is no significant damage to the structure, building can remain functional and not be disturbed by repair problems.

Related Results

Kinerja Struktur Gedung Menggunakan Analisis Pushover Gedung Graha Pramesti
Kinerja Struktur Gedung Menggunakan Analisis Pushover Gedung Graha Pramesti
Gempa bumi banyak terjadi di Indonesia dan salah satunya adalah Kota Malang yang memiliki berbagai dampak diantaranya memakan korban jiwa dan merusak bangunan secara total. Dampak ...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
PENILAIAN KEKUATAN DAN KINERJA PADA GEDUNG PERKANTORAN AMP 8 LANTAI TERHADAP BEBAN GEMPA SNI 1726-2019
PENILAIAN KEKUATAN DAN KINERJA PADA GEDUNG PERKANTORAN AMP 8 LANTAI TERHADAP BEBAN GEMPA SNI 1726-2019
Dalam pembangunan gedung terdapat kerumitan dan risiko yang terlibat sehingga memerlukan analisa struktural yang cermat untuk memastikan keamanan gedung tersebut terhadap gempa bum...
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Rumah Sakit 6 Lantai dengan Analisis Pushover
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Rumah Sakit 6 Lantai dengan Analisis Pushover
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia, yang menjadikan pulau-pulau di Indonesia sebagai daerah dengan tingkat seismisi...

Back to Top