Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Daya terima, Kandungan Kalori dan Kadar Beta Karoten Snack Bar Substitusi Cucurbita Moschata

View through CrossRef
Gizi kurang merupakan masalah gizi yang rentan dialami oleh anak usia balita hingga anak usia sekolah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir gizi kurang pada anak yaitu pemberian makanan tambahan berupa snack yang terbuat dari labu kuning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya terima (warna, aroma, tekstur, rasa), kandungan kalori dan beta karoten snack bar substitusi Cucurbita moschata. Jenis penelitian adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima warna sebanyak 61,5% panelis menyatakan sangat suka 55,4% panelis sangat suka dengan aroma snack bar. Daya terima tekstur sebanyak 63,1% panelis menyatakan sangat suka dan 81,5% panelis menyukai rasa snack bar substitusi labu kuning. Kandungan gizi snack cucurbita moschata mengandung kalori sebesar 359,65 kkal/100gr dan beta karoten sebesar 18,60µg/100gr. Snack bar cucurbita moschata dapat diterima dikalangan anak sekolah namun nilai gizi dalam hal ini protein yang terkandung pada snack bar labu kuning (cucurbita moschata) masih kurang, sehingga disarankan untuk dilakukan modifikasi bahan snack bar dalam menambah dan meningkatkan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak sekolah. 
Title: Daya terima, Kandungan Kalori dan Kadar Beta Karoten Snack Bar Substitusi Cucurbita Moschata
Description:
Gizi kurang merupakan masalah gizi yang rentan dialami oleh anak usia balita hingga anak usia sekolah.
Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir gizi kurang pada anak yaitu pemberian makanan tambahan berupa snack yang terbuat dari labu kuning.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya terima (warna, aroma, tekstur, rasa), kandungan kalori dan beta karoten snack bar substitusi Cucurbita moschata.
Jenis penelitian adalah deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima warna sebanyak 61,5% panelis menyatakan sangat suka 55,4% panelis sangat suka dengan aroma snack bar.
Daya terima tekstur sebanyak 63,1% panelis menyatakan sangat suka dan 81,5% panelis menyukai rasa snack bar substitusi labu kuning.
Kandungan gizi snack cucurbita moschata mengandung kalori sebesar 359,65 kkal/100gr dan beta karoten sebesar 18,60µg/100gr.
Snack bar cucurbita moschata dapat diterima dikalangan anak sekolah namun nilai gizi dalam hal ini protein yang terkandung pada snack bar labu kuning (cucurbita moschata) masih kurang, sehingga disarankan untuk dilakukan modifikasi bahan snack bar dalam menambah dan meningkatkan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak sekolah.
 .

Related Results

Pengaruh teknik pengolahan terhadap kandungan beta-karoten pada brokoli (Brassica oleracea L.)
Pengaruh teknik pengolahan terhadap kandungan beta-karoten pada brokoli (Brassica oleracea L.)
Latar Belakang: Beta-karoten merupakan salah satu isomer karoten yang bisa ditemukan pada sayuran berwarna hijau tua atau kuning tua (seperti wortel dan brokoli). Brokoli merupakan...
Penambahan Labu Kuning Cucurbita moschata Terhadap Brownies Panggang
Penambahan Labu Kuning Cucurbita moschata Terhadap Brownies Panggang
Baked brownies are baked goods that are square, flat. Yellow pumpkin has the advantage of being used as a processed cake as an effort for business opportunities, one of which is ye...
Formulasi Mie Substitusi Tepung Kelapa untuk Meningkatkan Kadar Serat
Formulasi Mie Substitusi Tepung Kelapa untuk Meningkatkan Kadar Serat
Latar Belakang: Penyakit tidak menular dapat dicegah dengan modifikasi diet, akan tetapi perubahan menu diet yang besar sulit dilakukan sebagian besar orang. Salah satu alternatif ...
SNACK BAR RENDAH FOSFOR DAN PROTEIN BERBASIS PRODUK OLAHAN BERAS
SNACK BAR RENDAH FOSFOR DAN PROTEIN BERBASIS PRODUK OLAHAN BERAS
Latar Belakang: Hiperfosfatemia merupakan gangguan metabolisme pada pasien gagal ginjal kronik. Strategi diet untuk menurunkan kadar fosfor dalam darah adalah mengonsumsi makanan r...

Back to Top