Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi Wisatawan terhadap Citra Objek Wisata Jolotundo

View through CrossRef
Petirtaan Jolotundo adalah suatu objek wisata yang  memiliki citra beragam di masyarakat. Petirtaan yang dahulunya digunakan sebagai sistem irigasi dan tempat mandinya keluarga kerajaan ini sekarang memiliki pergeseran fungsi. Pengunjung mengunjungi Petirtaan Jolotundo dengan berbagai motivasi, seperti menginginkan kesembuhan, beribadah, ruwat, ritual, dan lain sebagainya. Untuk itu, peneliti tertarik untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap citra tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan analisis isi melalui observasi dan wawancara dengan pengunjung, pengurus, dan pedagang di sekitar Petirtaan Jolotundo. Indikator persepsi yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek konatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa wisatawan memiliki pengetahuan yang baik mengenai sejarah dan kegiatan spiritual/mistis di Petirtaan Jolotundo. Para wisatawan juga menghargai adanya kegiatan peribadatan dan ritual/ruwat yang ada di sini. Selain dinilai sebagai objek wisata bersejarah, air di Petirtaan Jolotundo diyakini berkhasiat yang mana mengundang wisatawan untuk melakukan serangkaian kegiatan spiritual. Secara ilmiah, air di petirtaan ini memang mengandung mineral dan oksigen yang tinggi. Keberadaan petirtaan ini juga turut mendongkrak ekonomi lokal.
Title: Persepsi Wisatawan terhadap Citra Objek Wisata Jolotundo
Description:
Petirtaan Jolotundo adalah suatu objek wisata yang  memiliki citra beragam di masyarakat.
Petirtaan yang dahulunya digunakan sebagai sistem irigasi dan tempat mandinya keluarga kerajaan ini sekarang memiliki pergeseran fungsi.
Pengunjung mengunjungi Petirtaan Jolotundo dengan berbagai motivasi, seperti menginginkan kesembuhan, beribadah, ruwat, ritual, dan lain sebagainya.
Untuk itu, peneliti tertarik untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap citra tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan analisis isi melalui observasi dan wawancara dengan pengunjung, pengurus, dan pedagang di sekitar Petirtaan Jolotundo.
Indikator persepsi yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek konatif digunakan dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa wisatawan memiliki pengetahuan yang baik mengenai sejarah dan kegiatan spiritual/mistis di Petirtaan Jolotundo.
Para wisatawan juga menghargai adanya kegiatan peribadatan dan ritual/ruwat yang ada di sini.
Selain dinilai sebagai objek wisata bersejarah, air di Petirtaan Jolotundo diyakini berkhasiat yang mana mengundang wisatawan untuk melakukan serangkaian kegiatan spiritual.
Secara ilmiah, air di petirtaan ini memang mengandung mineral dan oksigen yang tinggi.
Keberadaan petirtaan ini juga turut mendongkrak ekonomi lokal.

Related Results

STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
ABSTRAKSebuah objek wisata akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menyediakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah apabila objek wisata tersebut ramai dik...
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP FASILITAS OBJEK WISATA DATARAN TINGGI DIENG PROVINSI JAWA TENGAH
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP FASILITAS OBJEK WISATA DATARAN TINGGI DIENG PROVINSI JAWA TENGAH
Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata nasional di Provinsi Jawa Tengah berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional. Dataran Tingg...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS
65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS
Penelitian ini dilakukan di Nagori Tigaras dan Nagori Buttu Bayu Panei Raja Kecamatan Dolok Pardamean yang dalam penelitian ini dibagi menjadi dua objek wisata penelitian yaitu obj...
Pembuatan Sistem Informasi Wisata “Go-Selotapak” Berbasis Android
Pembuatan Sistem Informasi Wisata “Go-Selotapak” Berbasis Android
Abstract—Selotapak Village is one of the tourist villages in Trawas. Selotapak Village develops tourism based on natural potential and community empowerment. Therefore, tourist sit...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...

Back to Top