Javascript must be enabled to continue!
65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan di Nagori Tigaras dan Nagori Buttu Bayu Panei Raja Kecamatan Dolok Pardamean yang dalam penelitian ini dibagi menjadi dua objek wisata penelitian yaitu objek wisata alam dan objek wisata buatan. Untuk Objek wisata alam sendiri yaitu dilakukan di objek wisata Pantai Garoga, Pantai Paris, dan Pantai Raya, kemudian untuk objek wisata buatan yaitu penelitian dilakukan di Bukit Indah Simarjarunjung dan Monumen KM Sinar Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi pengeluaran wisatawan, proporsi pengeluaran terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas, penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata serta kepuasan wisatawan diobjek wisata.Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pengeluaran wisatawan di objek wisata alam dengan objek wisata buatan di kawasan Tigaras. Hal ini di uji dari hasil perhitungan uji independent sample t-test dengan program SPSS 22.Berdasarkan hasil penelitian di kawasan Tigaras bahwa proporsi pengeluaran wisatawan untuk aksesibilitas, atraksi dan amenitas diobjek wisata alam dengan objek wisata buatan tidak berimbang, karena di setiap objek wisata memiliki harga yang berbeda-beda di setiap fasilitasnya dan daerah asal wisatawan yang berbeda-beda. Penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata di kawasan Tigaras lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan hasil pertanian luar daerah, hal ini terjadi karena hampir keseluruhan dari setiap bahan baku yang didapatkan dari pengelola kuliner maupun cenderamata berasal dari luar daerah. Tingkat kepuasan wisatawan diobjek wisata alam dan diobjek buatan relatif sedang terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas di kawasan Tigaras.
Title: 65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS
Description:
Penelitian ini dilakukan di Nagori Tigaras dan Nagori Buttu Bayu Panei Raja Kecamatan Dolok Pardamean yang dalam penelitian ini dibagi menjadi dua objek wisata penelitian yaitu objek wisata alam dan objek wisata buatan.
Untuk Objek wisata alam sendiri yaitu dilakukan di objek wisata Pantai Garoga, Pantai Paris, dan Pantai Raya, kemudian untuk objek wisata buatan yaitu penelitian dilakukan di Bukit Indah Simarjarunjung dan Monumen KM Sinar Bangun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi pengeluaran wisatawan, proporsi pengeluaran terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas, penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata serta kepuasan wisatawan diobjek wisata.
Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pengeluaran wisatawan di objek wisata alam dengan objek wisata buatan di kawasan Tigaras.
Hal ini di uji dari hasil perhitungan uji independent sample t-test dengan program SPSS 22.
Berdasarkan hasil penelitian di kawasan Tigaras bahwa proporsi pengeluaran wisatawan untuk aksesibilitas, atraksi dan amenitas diobjek wisata alam dengan objek wisata buatan tidak berimbang, karena di setiap objek wisata memiliki harga yang berbeda-beda di setiap fasilitasnya dan daerah asal wisatawan yang berbeda-beda.
Penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata di kawasan Tigaras lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan hasil pertanian luar daerah, hal ini terjadi karena hampir keseluruhan dari setiap bahan baku yang didapatkan dari pengelola kuliner maupun cenderamata berasal dari luar daerah.
Tingkat kepuasan wisatawan diobjek wisata alam dan diobjek buatan relatif sedang terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas di kawasan Tigaras.
Related Results
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
PERSEPSI MAHASISWA AGRIBISNIS TERHADAP MINAT PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN
PERSEPSI MAHASISWA AGRIBISNIS TERHADAP MINAT PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN
Persepsi Mahasiswa Agribisnis terhadap minat pekerjaan di sektor pertanian akan menentukan jumlah mahasiswa yang tertarik dan ingin melanjutkan pekerjaan pada sektor pertanian. den...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dalam perekonomian daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KABUPATEN TELUK WONDAMA
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KABUPATEN TELUK WONDAMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dan nonunggulan yang memberikan sumbangan bagi perekonomian Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2011 hingga tahun 2018. Metode p...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KOTA LUBUKLINGGAU SEBAGAI KAWASAN STRATEGIS PROVINSI
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KOTA LUBUKLINGGAU SEBAGAI KAWASAN STRATEGIS PROVINSI
Penetapan sektor unggulan pada Kota Lubuklinggau dilakukan untuk mengetahui sektor-sektor yang mendukung penetapan kawasan perkotaan Lubuklinggau sebagai kawasan strategis provinsi...

