Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN JALAN NASIONAL LINTAS PANTURA JAWA KORIDOR MERAK-DKI
View through CrossRef
Kepuasan pelayanan pengguna jalan nasional merupakan hal yang sangat penting guna mengetahui kepuasan pengguna jalan nasional. Evaluasi ini dilakukan dengan cara melakukan survei terhadap prasarana dan sarana serta biaya operasional yang dikeluarkan. Tujuan dari kegiatan ini melakukan pendampingan terhadap proses survei dan analisis data hasil survei. Lokasi kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu sepanjang Ruas Jalan Nasional Lintas Pantai Utara Jawa Dengan Koridor Merak sampai dengan batas DKI Jakarta. Metodologi tahapan kegiatan Evaluasi Kepuasan Masyarakat terhadap Kualitas Pelayanan Jalan Nasional disusun berdasarkan penjabaran dari kerangka berpikir kegiatan. Metode pada penelitian kuantitatif selanjutnya dilakukan penyusunan metodologi Kualitas Pelayanan Jalan Nasional. Hasil dari penelitian ini yaitu Indikator pelayanan di Lintas Pantura Jawa dengan nilai CSI tertinggi (mutu pelayanan baik/sangat baik) diatranya tingkat keamanan di jalan = 0,80, konsumsi BBM = 0,78, tingkat keawetan ban = 0,77, ketersediaan informasi lokasi rawan kecelakaan = 0,77, tingkat keawetan suku cadang lain = 0,77. Indikator pelayanan dengan nilai CSI terendah (mutu pelayanan kurang baik/tidak baik) yaitu lama respon perbaikan kerusakan jalan = 0,62, pengendalian hambatan samping = 0,71, lama respon perbaikan marka jalan hilang/kabur = 0,71, lama respon pemasangan rambu sementara pada lokasi jalan rusak = 0,72, respon time penanganan lokasi ambles atau longsor = 0,73. indikator prasarana di lintas pantura jawa dengan nilai csi tertinggi (mutu pelayanan baik/sangat baik) yaitu rel pengaman = 0,78, lampu lalu lintas = 0,78, akses persil = 0,77, rambu jalan = 0,77, tanjakan/turunan = 0,76. indikator prasarana dengan nilai CSI terendah (mutu pelayanan kurang baik/tidak baik) yaitu lingkungan jalan = 0,69, penyeberangan = 0,69, halte = 0,70, penerangan jalan = 0,70; (5) perkerasan jalan = 0,71.
Title: ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN JALAN NASIONAL LINTAS PANTURA JAWA KORIDOR MERAK-DKI
Description:
Kepuasan pelayanan pengguna jalan nasional merupakan hal yang sangat penting guna mengetahui kepuasan pengguna jalan nasional.
Evaluasi ini dilakukan dengan cara melakukan survei terhadap prasarana dan sarana serta biaya operasional yang dikeluarkan.
Tujuan dari kegiatan ini melakukan pendampingan terhadap proses survei dan analisis data hasil survei.
Lokasi kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu sepanjang Ruas Jalan Nasional Lintas Pantai Utara Jawa Dengan Koridor Merak sampai dengan batas DKI Jakarta.
Metodologi tahapan kegiatan Evaluasi Kepuasan Masyarakat terhadap Kualitas Pelayanan Jalan Nasional disusun berdasarkan penjabaran dari kerangka berpikir kegiatan.
Metode pada penelitian kuantitatif selanjutnya dilakukan penyusunan metodologi Kualitas Pelayanan Jalan Nasional.
Hasil dari penelitian ini yaitu Indikator pelayanan di Lintas Pantura Jawa dengan nilai CSI tertinggi (mutu pelayanan baik/sangat baik) diatranya tingkat keamanan di jalan = 0,80, konsumsi BBM = 0,78, tingkat keawetan ban = 0,77, ketersediaan informasi lokasi rawan kecelakaan = 0,77, tingkat keawetan suku cadang lain = 0,77.
Indikator pelayanan dengan nilai CSI terendah (mutu pelayanan kurang baik/tidak baik) yaitu lama respon perbaikan kerusakan jalan = 0,62, pengendalian hambatan samping = 0,71, lama respon perbaikan marka jalan hilang/kabur = 0,71, lama respon pemasangan rambu sementara pada lokasi jalan rusak = 0,72, respon time penanganan lokasi ambles atau longsor = 0,73.
indikator prasarana di lintas pantura jawa dengan nilai csi tertinggi (mutu pelayanan baik/sangat baik) yaitu rel pengaman = 0,78, lampu lalu lintas = 0,78, akses persil = 0,77, rambu jalan = 0,77, tanjakan/turunan = 0,76.
indikator prasarana dengan nilai CSI terendah (mutu pelayanan kurang baik/tidak baik) yaitu lingkungan jalan = 0,69, penyeberangan = 0,69, halte = 0,70, penerangan jalan = 0,70; (5) perkerasan jalan = 0,71.
Related Results
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK 4 SEGMEN KORIDOR JALAN UTAMA KOTA TANGERANG SELATAN (JL. PAHLAWAN SERIBU, JL. KAPTEN SOEBIANTO DJOJOHADIKUSUMO, JL. RAYA RAWABUNTU, DAN JL. BUARAN)
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK 4 SEGMEN KORIDOR JALAN UTAMA KOTA TANGERANG SELATAN (JL. PAHLAWAN SERIBU, JL. KAPTEN SOEBIANTO DJOJOHADIKUSUMO, JL. RAYA RAWABUNTU, DAN JL. BUARAN)
A good road corridor is one that pays attention to functionality, quality, and aesthetics, all optimized to meet road corridor planning standards. The profile of physical condition...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract
The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
BENTUK VISUAL KOSTUM TARI MERAK JAWA BARAT KARYA IRAWATI DURBAN ARDJO
BENTUK VISUAL KOSTUM TARI MERAK JAWA BARAT KARYA IRAWATI DURBAN ARDJO
Tari Merak Jawa Barat, merupakan jenis tarian tontonan (pertunjukan). Tari Merak pertama kali diciptakan oleh Rd. Tjetje Somantri pada tahun 1955. Kemudian pada tahun 1965, tari Me...
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang merupakan jalan arteri dengan tipe lingkungan yaitu komersial dan terdapat hambatan samping yang berdampak terhadap kinerja lalu lintas...
KAJIAN MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS KEGIATAN SHOW ROOM DAN BENGKEL TOYOTA AUTO 2000 TSO LENTENG AGUNG
KAJIAN MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS KEGIATAN SHOW ROOM DAN BENGKEL TOYOTA AUTO 2000 TSO LENTENG AGUNG
Kegiatan show room pada bengkel Toyota AUTO 2000 TSO - Lenteng Agung merupakan suatu kegiatan yang dapat berpotensi memberikan dampak terhadap gangguan pelayanan dan kelancaran lal...
Kajian Evaluasi Lintas Penyeberangan Merak–Bakauheni
Kajian Evaluasi Lintas Penyeberangan Merak–Bakauheni
AbstrakKajian evaluasi lintas penyeberangan Merak–Bakauheni bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pengoperasian kapal penyeberangan pada lintas Merak–Bakauheni. Kajian ini menggun...
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
AbstrakKoridor Karangwangi adalah salah satu Jalan protokol di kota Cirebon,yang merupakan gabungan dari 2(dua) ruas Jalan , yaitu Jalan Karanggetas dan Jalan Siliwangi. Koridor Ka...
EVALUASI KINERJA ARUS LALU LINTAS DISEPUTARAN TAMAN BUGIS KOTA SUMBAWA BESAR
EVALUASI KINERJA ARUS LALU LINTAS DISEPUTARAN TAMAN BUGIS KOTA SUMBAWA BESAR
Perubahan arus lalu lintas menjadi satu arah pada ruas jalan utama yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. tentunya akan berimbas pada pengguna jalan yang memiliki kecenderun...

