Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Tingkat Stres  dengan  Perilaku Merokok pada Remaja Laki-Laki  di SMAN 02 Muaro Jambi

View through CrossRef
Stres merupakan kondisi psikologis yang sering dialami remaja akibat berbagai tuntutan, baik akademik, sosial, maupun lingkungan. Salah satu perilaku yang kerap muncul sebagai bentuk koping terhadap stres pada remaja laki-laki adalah perilaku merokok. Merokok sering dianggap mampu memberikan efek menenangkan, meskipun berdampak negatif terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 02 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 81 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan kuesioner perilaku merokok. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang dan memiliki perilaku merokok kategori sedang. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi r = 0,553, yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 02 Muaro Jambi. Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan intervensi berupa edukasi kesehatan, manajemen stres, serta penguatan peran sekolah dan tenaga kesehatan dalam menekan perilaku merokok pada remaja.
Title: Hubungan Tingkat Stres  dengan  Perilaku Merokok pada Remaja Laki-Laki  di SMAN 02 Muaro Jambi
Description:
Stres merupakan kondisi psikologis yang sering dialami remaja akibat berbagai tuntutan, baik akademik, sosial, maupun lingkungan.
Salah satu perilaku yang kerap muncul sebagai bentuk koping terhadap stres pada remaja laki-laki adalah perilaku merokok.
Merokok sering dianggap mampu memberikan efek menenangkan, meskipun berdampak negatif terhadap kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 02 Muaro Jambi.
Penelitian menggunakan desain cross sectional.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 81 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan kuesioner perilaku merokok.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang dan memiliki perilaku merokok kategori sedang.
Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi r = 0,553, yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 02 Muaro Jambi.
Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki.
Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan intervensi berupa edukasi kesehatan, manajemen stres, serta penguatan peran sekolah dan tenaga kesehatan dalam menekan perilaku merokok pada remaja.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
Merokok dapat mengakibatkan berbagai gangguan seperti gangguan paru-paru, kanker, impotensi, gangguan reproduksi, stroke, serta gangguan kehamilan dan janin. Perilaku merokok merup...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Potensi Dan Strategi Pengembangan Ekowisata Danau Tangkas Di Desa Tanjung Lanjut Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi
Potensi Dan Strategi Pengembangan Ekowisata Danau Tangkas Di Desa Tanjung Lanjut Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi
ABSTRACT The background of this research is that one of the tourist destinations in Muaro Jambi Regency which offers a natural feel is Tangkas Lake Ecotorisme. This nature tour is ...
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK SIPIL UNIVERISTAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK SIPIL UNIVERISTAS NUSA CENDANA
Stres merupakan suatu kondisi yang dialami secara fisik maupun psikologi diakibatkan oleh berbagai tekanan dan tuntutan yang di hadapi oleh setiap individu diakibatkan oleh berbaga...
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
ABSTRACT Data from the Jambi City Health Office in collaboration with the Kanti Sehati Foundation shows that in 2019 there were 421 MSM recorded in Jambi City. This research ...
Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan
Persepsi Dampak Merokok dengan Motivasi Berhenti Merokok pada Mahasiswa Keperawatan
Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan menjadi teladan dalam perilaku hidup sehat. Namun, perilaku merokok masih ditemukan pada kelompok ini. Persepsi  dam...
Hubungan Tingkat Stres dan Status Anemia dengan Dismenorea Primer Pada Siswi Kelas XII di SMAN 1 Nganjuk
Hubungan Tingkat Stres dan Status Anemia dengan Dismenorea Primer Pada Siswi Kelas XII di SMAN 1 Nganjuk
ABSTRAKLatar belakang: Dismenorea primer banyak ditemui pada wanita usia sekitar 17-24 tahun dan masih menjadi permasalahan yang dikeluhkan bagi remaja putri karena dapat menyebabk...

Back to Top