Javascript must be enabled to continue!
Perilaku Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Remaja Di Kota Makassar
View through CrossRef
Toxic relationship adalah suatu kondisi hubungan yang tidak sehat yang setidaknya melibatkan dua individu. Toxic relationship merupakan hubungan yang beracun, racun dalam hal ini yang dimaksudkan adalah sesuatu hal yang berunsur negatif dan dapat merusak kenyamanan seseorang. Toxic relationship dalam hubungan pacaran dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan kesehatan mental remaja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai perilaku toxic relationship terhadap Kesehatan remaja di Kota Makassar. Jenis penelitian ini yaitu quasi kualitatif bermaksud untuk mengkaji dan mengeksplorasi dampak kesehatan secara observasi dan indepth interview serta dokumentasi selama penelitian. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang diantaranya 5 informan biasa yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling, 5 informan pendukung yaitu teman dekat informan biasa, dan 1 informan kunci dari psikolog. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi remaja terkait toxic relationship meliputi hubungan dengan kekerasan fisik, memiliki perasaan tertekan, memiliki rasa takut yang berkepanjangan, rasa tidak nyaman, dan kekerasan seksual, bentuk - bentuk dari toxic relationship meliputi kekerasan emosional (pembatasan aktivitas, komunikasi buruk, dan kebohongan), kekerasan fisik, dan kekerasan seksual, dampak dari toxic relationship terhadap kesehatan remaja meliputi kesehatan fisik (insomnia, obesitas, asam lambung, dan luka fisik), dan kesehatan mental (galau, stress, tertekan, kurang fokus, dan kurang percaya diri), dan faktor – faktor penyebab terjadinya toxic relationship yaitu lingkungan individu (ketergantungan, insecure, dan obsesi), dan factor lingkungan (budaya, keluarga, dan pendidikan). Disarankan untuk remaja memiliki kontrol diri terhadap perasaan yang berlebihan terhadap sesorang, remaja harus memiliki keberanian dalam mengakhiri hubungan yang toxic dan merubahnya menjadi hubungan healthy relationship.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Perilaku Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Remaja Di Kota Makassar
Description:
Toxic relationship adalah suatu kondisi hubungan yang tidak sehat yang setidaknya melibatkan dua individu.
Toxic relationship merupakan hubungan yang beracun, racun dalam hal ini yang dimaksudkan adalah sesuatu hal yang berunsur negatif dan dapat merusak kenyamanan seseorang.
Toxic relationship dalam hubungan pacaran dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan kesehatan mental remaja.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai perilaku toxic relationship terhadap Kesehatan remaja di Kota Makassar.
Jenis penelitian ini yaitu quasi kualitatif bermaksud untuk mengkaji dan mengeksplorasi dampak kesehatan secara observasi dan indepth interview serta dokumentasi selama penelitian.
Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang diantaranya 5 informan biasa yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling, 5 informan pendukung yaitu teman dekat informan biasa, dan 1 informan kunci dari psikolog.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi remaja terkait toxic relationship meliputi hubungan dengan kekerasan fisik, memiliki perasaan tertekan, memiliki rasa takut yang berkepanjangan, rasa tidak nyaman, dan kekerasan seksual, bentuk - bentuk dari toxic relationship meliputi kekerasan emosional (pembatasan aktivitas, komunikasi buruk, dan kebohongan), kekerasan fisik, dan kekerasan seksual, dampak dari toxic relationship terhadap kesehatan remaja meliputi kesehatan fisik (insomnia, obesitas, asam lambung, dan luka fisik), dan kesehatan mental (galau, stress, tertekan, kurang fokus, dan kurang percaya diri), dan faktor – faktor penyebab terjadinya toxic relationship yaitu lingkungan individu (ketergantungan, insecure, dan obsesi), dan factor lingkungan (budaya, keluarga, dan pendidikan).
Disarankan untuk remaja memiliki kontrol diri terhadap perasaan yang berlebihan terhadap sesorang, remaja harus memiliki keberanian dalam mengakhiri hubungan yang toxic dan merubahnya menjadi hubungan healthy relationship.
Related Results
Peran Kader Remaja Terhadap Perilaku Konsumsi Gizi Seimbang Dalam Kesehatan Reproduksi
Peran Kader Remaja Terhadap Perilaku Konsumsi Gizi Seimbang Dalam Kesehatan Reproduksi
Permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia saat ini telah menjadi permasalahan gizi ganda yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Kelompok remaja merupakan salah satu kelompok yang rawa...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...
Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dalam Program Pik-Krr (Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja) Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja 2020
Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dalam Program Pik-Krr (Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja) Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja 2020
Kesehatan reproduksi remaja tidak hanya mencakup kondisi fisik seperti penyakit atau kelainan pada organ reproduksi, tetapi juga kesehatan mental dan sosial yang terkait. Faktor-fa...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...
Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengalaman Seksual Remaja
Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengalaman Seksual Remaja
Masa remaja adalah masa antara dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan perubahan secara fisik dan seksual yang signifikan. Salah satu masalah yang seringkali mun...
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
EDUKASI KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN FISIK PADA REMAJA PANTI ASUHAN TUNAS MAHARDIKA
Remaja panti asuhan memiliki kecenderungan untuk mudah merasakan emosi negatif akibat permasalahan yang mereka alami dan rentan mengalami masalah kesehatan fisik, khususnya masalah...

