Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
View through CrossRef
Budidaya ikan air tawar saat ini semakin maju ditunjang meningkatnya sarana prasarana memadai berupa peralatan perikanan, makanan obat-obatan, teknik budidaya yang disempurnakan maupun penaggulangan dan pencegahan hama dan penyakit ikan. Mitra Kegiatan Hibah Pengandian Masyarakat ini adalah Kelompok Tani di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Desa Wonoasri adalah suatu desa yang secara geografis terletak di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Desa tersebut memiliki jumlah penduduk 1.692 jiwa dengan luas wilayah 1,03 km2 sedangkan kepadatan penduduk mencapai 1.479 jiwa/km2. Berdasarkan hasil survey, terdapat permasalahan mengenai (1) Beberapa kolam terdapat ikan lele yang mengalami stress dan kematian, bahkan hampir setiap hari selalu ada yang mati, salah satunya saat pergantian air dimulai. (2) Banyak gejala penyakit yang muncul, seperti luka, kulit mengelupas, jamur. (3) Tidak adanya ketentuan pengurasan kolam air ikan. (4) Terdapat ikan lele yang berwarna merah kecoklatan. (5) Ukuran tubuh ikan lele yang tidak sama per kolam, bahkan yang seharusnya bobot ikan besar dan waktunya siap untuk dipanen, tetapi ikan lele kebanyakan cenderung berukuran kecil dibandingkan kolam yang lainnya. Solusi untuk mengatasi berbagai masalah di Desa Wonoasri meliputi memberikan edukasi tentang pemanfaatan lahan, penyuluhan mengenai bibit ikan air tawar yang cocok, pelatihan budidaya ikan seperti lele, gurami, mas, nila, dan mujair, serta pelatihan dan pendampingan dalam mencegah dan menanggulangi Hama Penyakit Ikan (HPI). Dengan penerapan solusi ini, diharapkan masyarakat dapat memaksimalkan potensi lahan, mengelola kolam ikan dengan efektif, mengembangkan usaha budidaya ikan secara mandiri, dan mengurangi kerugian akibat HPI. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan tentang pengelolaan budidaya ikan air tawar, (2) mitra memiliki keterampilan mengolah sumber daya alam yang ada di sekitar, (3) pemanfaatan lahan kosong.
Title: Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
Description:
Budidaya ikan air tawar saat ini semakin maju ditunjang meningkatnya sarana prasarana memadai berupa peralatan perikanan, makanan obat-obatan, teknik budidaya yang disempurnakan maupun penaggulangan dan pencegahan hama dan penyakit ikan.
Mitra Kegiatan Hibah Pengandian Masyarakat ini adalah Kelompok Tani di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Desa Wonoasri adalah suatu desa yang secara geografis terletak di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.
Desa tersebut memiliki jumlah penduduk 1.
692 jiwa dengan luas wilayah 1,03 km2 sedangkan kepadatan penduduk mencapai 1.
479 jiwa/km2.
Berdasarkan hasil survey, terdapat permasalahan mengenai (1) Beberapa kolam terdapat ikan lele yang mengalami stress dan kematian, bahkan hampir setiap hari selalu ada yang mati, salah satunya saat pergantian air dimulai.
(2) Banyak gejala penyakit yang muncul, seperti luka, kulit mengelupas, jamur.
(3) Tidak adanya ketentuan pengurasan kolam air ikan.
(4) Terdapat ikan lele yang berwarna merah kecoklatan.
(5) Ukuran tubuh ikan lele yang tidak sama per kolam, bahkan yang seharusnya bobot ikan besar dan waktunya siap untuk dipanen, tetapi ikan lele kebanyakan cenderung berukuran kecil dibandingkan kolam yang lainnya.
Solusi untuk mengatasi berbagai masalah di Desa Wonoasri meliputi memberikan edukasi tentang pemanfaatan lahan, penyuluhan mengenai bibit ikan air tawar yang cocok, pelatihan budidaya ikan seperti lele, gurami, mas, nila, dan mujair, serta pelatihan dan pendampingan dalam mencegah dan menanggulangi Hama Penyakit Ikan (HPI).
Dengan penerapan solusi ini, diharapkan masyarakat dapat memaksimalkan potensi lahan, mengelola kolam ikan dengan efektif, mengembangkan usaha budidaya ikan secara mandiri, dan mengurangi kerugian akibat HPI.
Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping.
Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan tentang pengelolaan budidaya ikan air tawar, (2) mitra memiliki keterampilan mengolah sumber daya alam yang ada di sekitar, (3) pemanfaatan lahan kosong.
Related Results
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
PENGEMBANGAN PRODUK PASCA PANEN (KERUPUK KEMPLANG IKAN LELE) SEBAGAI DIVERSIFIKASI OLAHAN PRODUK IKAN LELE DI DESA SUNGAI DUA KABUPATEN BANYUASIN
PENGEMBANGAN PRODUK PASCA PANEN (KERUPUK KEMPLANG IKAN LELE) SEBAGAI DIVERSIFIKASI OLAHAN PRODUK IKAN LELE DI DESA SUNGAI DUA KABUPATEN BANYUASIN
Desa Sungai Dua berlokasi di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan memiliki potensi untuk budidaya ikan lele karena letak geografis yang mendukung. Ikan lele me...
Akuaponik sebagai Sistem Pemanfaatan Limbah Budidaya Ikan Lele di Desa Kalijaran
Akuaponik sebagai Sistem Pemanfaatan Limbah Budidaya Ikan Lele di Desa Kalijaran
Kelompok tani ikan Mina Jaya Desa Kalijaran mempunyai potensi dalam memproduksi sayur-sayuran dengan menggunakan sistem akuaponik, hal ini karena didukung oleh limbah budidaya ikan...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
STUDI KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM KOLAM TERPAL
STUDI KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM KOLAM TERPAL
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan budidaya air tawar yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan ikan lele mudah untuk dibudidayakan, tidak banyak memerl...


