Javascript must be enabled to continue!
Pembuatan Pupuk Organik Granul dari Sekam Padi dengan Penambahan Bioaktivator EM4
View through CrossRef
Pengomposan adalah suatu cara untuk merubah bahan-bahan organik menjadi bahan yang lebih sederhana dengan bantuan aktivitas mikroba. Pembuatan pupuk organik padat granul dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms) bertujuan untuk menentukan pengaruh waktu pembuatan dan volume bioaktivator EM4 terhadap kandungan C-Organik (C) dan Nitrogen (N) dalam pupuk organik padat granul. Metode pembuatan pupuk organik padat granul ini yaitu menggunakan proses composting aerob yang mana sekam yang sudah melewati proses persiapan dimasukan kedalam tabung komposter, kemudian menambahkan bioaktivator EM4, molase dan air. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan variasi waktu 15 hari, 20 hari, 25 hari, 30 hari dan 35 hari serta variasi penambahan jumlah bioaktivator EM4 sebanyak 15 ml, 25 ml, 35 ml, 45 ml dan 55 ml. Hasil peneltian menunjukkan bahwa proses pembuatan pupuk organik padat granul dengan variasi waktu dan variasi penambahan volume EM4 efektif dalam menurunkan ratio C/N. Dalam penelitian ini nilai ratio C/N terkecil terjadi di hari ke 30 pada penambahan volume EM4 55 mL sebesar 16,227 yang sudah sesuai standart SNI yakni berkisar 10 – 20, sehingga pupuk organic dari sekam padi ini bisa langsung digunakan.
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Title: Pembuatan Pupuk Organik Granul dari Sekam Padi dengan Penambahan Bioaktivator EM4
Description:
Pengomposan adalah suatu cara untuk merubah bahan-bahan organik menjadi bahan yang lebih sederhana dengan bantuan aktivitas mikroba.
Pembuatan pupuk organik padat granul dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms) bertujuan untuk menentukan pengaruh waktu pembuatan dan volume bioaktivator EM4 terhadap kandungan C-Organik (C) dan Nitrogen (N) dalam pupuk organik padat granul.
Metode pembuatan pupuk organik padat granul ini yaitu menggunakan proses composting aerob yang mana sekam yang sudah melewati proses persiapan dimasukan kedalam tabung komposter, kemudian menambahkan bioaktivator EM4, molase dan air.
Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan variasi waktu 15 hari, 20 hari, 25 hari, 30 hari dan 35 hari serta variasi penambahan jumlah bioaktivator EM4 sebanyak 15 ml, 25 ml, 35 ml, 45 ml dan 55 ml.
Hasil peneltian menunjukkan bahwa proses pembuatan pupuk organik padat granul dengan variasi waktu dan variasi penambahan volume EM4 efektif dalam menurunkan ratio C/N.
Dalam penelitian ini nilai ratio C/N terkecil terjadi di hari ke 30 pada penambahan volume EM4 55 mL sebesar 16,227 yang sudah sesuai standart SNI yakni berkisar 10 – 20, sehingga pupuk organic dari sekam padi ini bisa langsung digunakan.
Related Results
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH INDUSTRI TEMPE
PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH INDUSTRI TEMPE
Penelitian ini bertujuan untuk membuat pupuk organik cair dari limbah cair indusrti tempe dengan penambahan bonggol pisang dan bioaktivator EM4. Kualitas pupuk organik cair yang d...
Pengaruh Penggunaan Bioaktivator tehadap Produksi Usahatani Padi
Pengaruh Penggunaan Bioaktivator tehadap Produksi Usahatani Padi
Bioaktivator atau pupuk hayati merupakan bahan yang mengandung mikroorganisme yang digunakan petani padi dengan tujuan untuk meningkatkan produksi padi sehingga tercipta peningkata...
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
Abstrak : Paving block adalah suatu bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen, agregat dan air atau bahan lainnya. Paving block dapat digunakan untuk konstruksi jalan dan terg...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
Perancangan Dan Pembuatan Mesin Penghalus Sekam Padi
Perancangan Dan Pembuatan Mesin Penghalus Sekam Padi
Sekam padi merupakan limbah dari hasil penggilingan padi yang bisa di manfaatkan oleh sebagian besar masyarakat, karena sekam padi memiliki kandungan gizi dan protein. Maka dari it...
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
<p>ABSTRACT</p><p><br />The Effectiveness of Organic Fertilizers on Cocoa Productivity in Southeast Sulawesi. The study purposed to determine the effectiven...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...

