Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Manajemen Bandwidth Dan Block Access Website Berdasarkan User Di Mikrotik Pada Ananda Islamic School
View through CrossRef
Perkembangan jaringan komputer saat ini sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan manusia, khususnya di dunia kerja maupun pendidikan. Hampir semua kegiatan sekarang membutuhkan jaringan komputer. Jaringan komputer dapat membantu manusia untuk bekerja secara maksimal dan efisien. Ananda Islamic School menggunakan ISP (Internet Service Provider) dari ATS (Asia Teknologi Solusi) dengan bandwidth 20 Mbps dimana semua user, termasuk Bod dan Kepala Sekolah memiliki hak akses penggunaan bandwidth yang sama terhadap jaringan internet sehingga akan terjadi kepadatan saat semua pengguna dalam lembaga tersebut mengakses internet secara intens dalam waktu bersamaan. Selain masalah bandwidth, terdapat masalah lain pada jaringan lembaga ini, yaitu adanya user yang menggunakan internet tidak untuk mengakses kebutuhan pembelajaran di jam belajar. Masih banyak user yang menggunakan internet untuk mengakses situs–situs social media seperti facebook, twitter maupun lainnya. Dari berbagai masalah tersebut, maka diperlukan perancangan sistem jaringan serta pengaturan untuk bandwidth management, block access website user. Jaringan yang terbaru akan menggunakan Mikrotik RouterBoard untuk melakukan bandwidth management, pengaturan block access website user. Hasil yang di harapkan adalah jaringan yang memiliki bandwidth yang stabil dan pemblokiran website user tertentu di jam belajar demi tercapainya produktifitas dalam penggunaan internet.
Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Title: Perancangan Manajemen Bandwidth Dan Block Access Website Berdasarkan User Di Mikrotik Pada Ananda Islamic School
Description:
Perkembangan jaringan komputer saat ini sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan manusia, khususnya di dunia kerja maupun pendidikan.
Hampir semua kegiatan sekarang membutuhkan jaringan komputer.
Jaringan komputer dapat membantu manusia untuk bekerja secara maksimal dan efisien.
Ananda Islamic School menggunakan ISP (Internet Service Provider) dari ATS (Asia Teknologi Solusi) dengan bandwidth 20 Mbps dimana semua user, termasuk Bod dan Kepala Sekolah memiliki hak akses penggunaan bandwidth yang sama terhadap jaringan internet sehingga akan terjadi kepadatan saat semua pengguna dalam lembaga tersebut mengakses internet secara intens dalam waktu bersamaan.
Selain masalah bandwidth, terdapat masalah lain pada jaringan lembaga ini, yaitu adanya user yang menggunakan internet tidak untuk mengakses kebutuhan pembelajaran di jam belajar.
Masih banyak user yang menggunakan internet untuk mengakses situs–situs social media seperti facebook, twitter maupun lainnya.
Dari berbagai masalah tersebut, maka diperlukan perancangan sistem jaringan serta pengaturan untuk bandwidth management, block access website user.
Jaringan yang terbaru akan menggunakan Mikrotik RouterBoard untuk melakukan bandwidth management, pengaturan block access website user.
Hasil yang di harapkan adalah jaringan yang memiliki bandwidth yang stabil dan pemblokiran website user tertentu di jam belajar demi tercapainya produktifitas dalam penggunaan internet.
Related Results
IMPLEMENTASI HOTSPOT DENGAN PENGELOLAAN USER MANAGER DAN BANDWIDTH MENGGUNAKAN MIKROTIK RB941-2ND (STUDI KASUS SMK KESEHATAN BHAKTI KENCANA JATIWANGI)
IMPLEMENTASI HOTSPOT DENGAN PENGELOLAAN USER MANAGER DAN BANDWIDTH MENGGUNAKAN MIKROTIK RB941-2ND (STUDI KASUS SMK KESEHATAN BHAKTI KENCANA JATIWANGI)
SMK Kesehatan Bhakti Kencana Jatiwangi merupakan sekolah kejuruan swasta yang berada di Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka, SMK Kesehatan Bhakti Kencana Jatiwangi sudah memil...
ANALISIS QUALITY OF SERVICE SISTEM MANAJEMEN BANDWIDTH PADA JARINGAN LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA ITN MALANG
ANALISIS QUALITY OF SERVICE SISTEM MANAJEMEN BANDWIDTH PADA JARINGAN LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA ITN MALANG
Kecepatan internet memiliki dua hal yaitu kecepatan upload dan download, dua hal tersebut merupakan faktor penting dalam mengakses data dan informasi. Terdapat banyak hal yang bisa...
RANCANG BANGUN DAN PEMANFAATAN MIKROTIK DALAM JARINGAN RT RW NET
RANCANG BANGUN DAN PEMANFAATAN MIKROTIK DALAM JARINGAN RT RW NET
Jl. Medokan Sawah RT 02 / RW 01 Kota Jakarta is a densely populated environment, the people are very hungry for fast and accurate information. This internet is available which is r...
PEMBUATAN JARINGAN KOMPUTER BERBASIS MIKROTIK
PEMBUATAN JARINGAN KOMPUTER BERBASIS MIKROTIK
Jaringan komputer adalah salah satu sarana pendukung kegiatan sebuah instansi pemerintah maupun swasta. SMAN 3 Praya Lombok Tengah merupakan sekolah menengah atas negeri yang berad...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Manajemen Bandwidth Dengan Mikrotik Untuk Mengoptimalisasi Akses Jaringan Pada Kantor Gubernur Sumatera Utara
Manajemen Bandwidth Dengan Mikrotik Untuk Mengoptimalisasi Akses Jaringan Pada Kantor Gubernur Sumatera Utara
Almost all areas of life use the internet network as a support for work and a medium for exchanging information. Bandwidth problems are the most frequently encountered problems in ...
Estimasi Kebutuhan Bandwidth Internet di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe
Estimasi Kebutuhan Bandwidth Internet di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe
Bandwidth internet merupakan salah satu parameter utama yang menjadi ukuran oleh pengguna dalam mengakses jaringan internet. Bandwidth yang bagus akan membuat pengguna nyaman dalam...
Wyniki badań 110 dziewcząt “nie uczących się i nie pracujących”
Wyniki badań 110 dziewcząt “nie uczących się i nie pracujących”
The publication presents the findings of an inquiry conducted among 110 girls aged 15 - 17 who had been directed, on the grounds of being “out of school and out of work”, to two on...

