Javascript must be enabled to continue!
SIMULASI ALGORITMA A* DAN DIJKSTRA PADA WAN
View through CrossRef
Perubahan kompleksitas jalur pada internet sejalan dengan meningkatnya perkembangan internet. Sehingga Network flow optimization menjadi permasalahan utama terkait dengan pemilihan rute terpendek (routing protocol) di balik kompleksitas jalur pada WAN. Algoritma yang digunakan pada routing protocol dirancang untuk memiliki kemampuan pencarian rute terpendek. Dengan perkembangan berbagai algoritma saat ini, apakah algoritma penentuan rute terpendek pada graf seperti A* dapat diterapkan untuk penentuan rute terpendek pada jaringan. Fokus pada penelitian ini yaitu mengetahui dan membandingkan proses komputasi dalam pencarian rute terpendek dengan algoritma Dijkstra dan algoritma A* guna mengurangi beban kerja jaringan. Penelitian dilakukan dengan simulasi pada topologi mesh yang menggunakan fiber link. Berdasarkan hasil simulasi dapat diketahui bahwa algoritma A* memiliki proses komputasi yang lebih sedikit dan jarak yang dihasilkan lebih pendek dibandingkan dengan algoritma Dijkstra. Oleh karena itu, algoritma A* dapat dipertimbangkan sebagai algoritma pada routing protocol.
Title: SIMULASI ALGORITMA A* DAN DIJKSTRA PADA WAN
Description:
Perubahan kompleksitas jalur pada internet sejalan dengan meningkatnya perkembangan internet.
Sehingga Network flow optimization menjadi permasalahan utama terkait dengan pemilihan rute terpendek (routing protocol) di balik kompleksitas jalur pada WAN.
Algoritma yang digunakan pada routing protocol dirancang untuk memiliki kemampuan pencarian rute terpendek.
Dengan perkembangan berbagai algoritma saat ini, apakah algoritma penentuan rute terpendek pada graf seperti A* dapat diterapkan untuk penentuan rute terpendek pada jaringan.
Fokus pada penelitian ini yaitu mengetahui dan membandingkan proses komputasi dalam pencarian rute terpendek dengan algoritma Dijkstra dan algoritma A* guna mengurangi beban kerja jaringan.
Penelitian dilakukan dengan simulasi pada topologi mesh yang menggunakan fiber link.
Berdasarkan hasil simulasi dapat diketahui bahwa algoritma A* memiliki proses komputasi yang lebih sedikit dan jarak yang dihasilkan lebih pendek dibandingkan dengan algoritma Dijkstra.
Oleh karena itu, algoritma A* dapat dipertimbangkan sebagai algoritma pada routing protocol.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SIMULASI ALGORITMA A* DAN DIJKSTRA PADA WAN
SIMULASI ALGORITMA A* DAN DIJKSTRA PADA WAN
Perubahan kompleksitas jalur pada internet sejalan dengan meningkatnya perkembangan internet. Sehingga Network flow optimization menjadi permasalahan utama terkait dengan pemilihan...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian. Untuk mengatasi masalah ini, metode altern...
Dijkstra and Bidirectional Dijkstra on Determining Evacuation Routes
Dijkstra and Bidirectional Dijkstra on Determining Evacuation Routes
Abstract
Determination of the best path or often called the shortest path finding is a method that has many benefits and can be applied in various cases and fields o...
ANALISIS MODEL L-DIVERSITY DENGAN ALGORITMA SYSTEMATIC CLUSTERING DAN DATAFLY
ANALISIS MODEL L-DIVERSITY DENGAN ALGORITMA SYSTEMATIC CLUSTERING DAN DATAFLY
Penelitian ini dilatar belakangi oleh teknik anonimitas data yang terdapat pada Privacy Preserving Data Publishing. Sehingga data yang ingin dipublikasikan bersifat anonim, tanpa m...

