Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SINESTESIA DALAM BAHASA INDONESIA LARAS SASTRA

View through CrossRef
Sinestesia adalah proses perubahan makna yang terjadi sebagai akibat pertukaran tanggapan antara dua indra yang berbeda. Pada pasangan kata menatap tajam, misalnya, terjadi pertukaran fungsi indra penglihatan (yang diwakili kata menatap) dengan fungsi indra peraba (yang diwakili kata tajam). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menyoroti dua hal: (1) pertukaran fungsi indra apa saja yang terdapat dalam bahasa Indonesia laras sastra dan (2) fungsi indra apakah yang paling sering dipertukarkan. Data diambil dari cerpen yang terdapat dalam Cerpen Pilihan Kompas 2013: Klub Solidaritas Suami Hilang. Adapun teori yang dijadikan landasan adalah teori tipe makna menurut Leech (2003). Dalam penelitian ini, ditemukan delapan macam kombinasi pertukaran fungsi indra: (1) penglihatan-perabaan, (2) penglihatan-pengecapan, (3) penglihatan-pendengaran, (4) pendengaran-penglihatan, (5) pendengaran-perabaan, (6) penciuman-perabaan, (7) penglihatan-perasaan (hati), dan (8) pendengaran-pemikiran (otak). Di antara delapan macam gejala sinestesia ini didapat bahwa fungsi indra yang paling sering dipertemukan dalam gejala sinestesia adalah fungsi penglihatan dan pendengaran.
Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung
Title: SINESTESIA DALAM BAHASA INDONESIA LARAS SASTRA
Description:
Sinestesia adalah proses perubahan makna yang terjadi sebagai akibat pertukaran tanggapan antara dua indra yang berbeda.
Pada pasangan kata menatap tajam, misalnya, terjadi pertukaran fungsi indra penglihatan (yang diwakili kata menatap) dengan fungsi indra peraba (yang diwakili kata tajam).
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menyoroti dua hal: (1) pertukaran fungsi indra apa saja yang terdapat dalam bahasa Indonesia laras sastra dan (2) fungsi indra apakah yang paling sering dipertukarkan.
Data diambil dari cerpen yang terdapat dalam Cerpen Pilihan Kompas 2013: Klub Solidaritas Suami Hilang.
Adapun teori yang dijadikan landasan adalah teori tipe makna menurut Leech (2003).
Dalam penelitian ini, ditemukan delapan macam kombinasi pertukaran fungsi indra: (1) penglihatan-perabaan, (2) penglihatan-pengecapan, (3) penglihatan-pendengaran, (4) pendengaran-penglihatan, (5) pendengaran-perabaan, (6) penciuman-perabaan, (7) penglihatan-perasaan (hati), dan (8) pendengaran-pemikiran (otak).
Di antara delapan macam gejala sinestesia ini didapat bahwa fungsi indra yang paling sering dipertemukan dalam gejala sinestesia adalah fungsi penglihatan dan pendengaran.

Related Results

INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendekatan sastra dalam mengembangkan apresiasi mahasiswa terhadap karya sastra Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan kual...
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
Di dunia saat ini, terdapat tidak kurang dari 6000 bahasa. Separuh dari bahasa-bahasa tersebut terancam punah. Dari jumlah 6000 bahasa tersebut, sebanyak 746 bahasa berada di Indon...
LARAS BAHASA RENCANA AKHBAR DALAM TALIAN BERKAITAN KESUBURAN MANUSIA
LARAS BAHASA RENCANA AKHBAR DALAM TALIAN BERKAITAN KESUBURAN MANUSIA
Penulisan rencana akhbar dalam talian merupakan salah satu medium penyampai maklumat yang pantas dan mudah pada masa kini. Oleh yang demikian, informasi tentang masalah kesuburan m...
Uji Pembandingan Interval Tangga Nada Karawitan Sunda (Laras Degung) Terhadap Interval Tangga Nada Musik Barat
Uji Pembandingan Interval Tangga Nada Karawitan Sunda (Laras Degung) Terhadap Interval Tangga Nada Musik Barat
ABSTRAK Permasalahan perbedaan laras degung dan susunan nada do-mi-fa-sol-si-do’ pada tangga nada musik Barat sampai saat ini masih menjadi perdebatan di kalangan seniman dan akad...
KEHIDUPAN KARAWITAN KELOMPOK MARGO LARAS DI DESA MARGOMULYO KECAMATANTAYU KABUPATEN PATI
KEHIDUPAN KARAWITAN KELOMPOK MARGO LARAS DI DESA MARGOMULYO KECAMATANTAYU KABUPATEN PATI
Kelompok karawitan Margo Laras merupakan kelompok karawitan yang terkenal di Kabupaten Pati dan sekitarnya. Profesionalitas kelompok karawitan Margo Laras Pati terbangun oleh banya...
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
RAGAM BAHASA ISYARAT DAERAH DAN KOMUNITAS SEBAGAI AKAR BAHASA ISYARAT INDONESIA : BUKTI KEBINEKAAN BAHASA INDONESIA
RAGAM BAHASA ISYARAT DAERAH DAN KOMUNITAS SEBAGAI AKAR BAHASA ISYARAT INDONESIA : BUKTI KEBINEKAAN BAHASA INDONESIA
Bahasa adalah alat komunikasi manusia yang satu dengan manusia yang lainnya berupa bunyi,tanda dan simbol yang diucapkan, dituliskan, dan diperagakan. Bahasa Indonesia tidak hanyam...
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
Abstrak, Indonesia sebagai sebuah bangsa memiliki keragaman budaya dan bahasa yang sangat tinggi. Tingkat kemajemukan yang sangat tinggi ini tercermin dalamjumlahbahasa daerah yang...

Back to Top