Javascript must be enabled to continue!
Review: Pengembangan Metode Isolasi Allicin pada Bawang Putih (Allium sativum) sebagai Suplementasi Antihipertensi
View through CrossRef
Hipertensi (tekanan darah tinggi yang tak terkontrol) merupakan salah satu faktor risiko penyebab gagal jantung. Pengobatan hipertensi dapat dikontrol dengan penggunaan obat-obatan konvensional secara berkala. Akan tetapi, penggunaan obat konvensional yang terus-menerus dapat berpotensi merusak ginjal. Penggunaan obat herbal dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut, salah satunya potensi dari senyawa allicin pada bawang putih (Allium sativum) yang bisa dimanfaatkan sebagai suplementasi terapi penunjang untuk mengontrol tekanan darah. Oleh karena itu, melalui tinjauan literatur ini akan merangkum pengembangan tentang metode dan efektivitas isolasi zat aktif allicin dari bawang putih serta pengaruhnya terhadap komposisi dan kualitasnya. Tujuan artikel review ini adalah untuk merangkum informasi mengenai optimasi serta pengembangan metode isolasi senyawa allicin pada bawang putih yang masih minim dibahas. Metode yang digunakan melibatkan studi literatur dengan menggunakan jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan di PubMed dan Google Scholar. Pustaka yang memenuhi kriteria kemudian ditinjau lebih lanjut dan disajikan dalam bentuk narasi deskriptif. Keyword pencarian literatur adalah kombinasi dari kata-kata spesifik isolation method, allicin, dan garlic. Data yang diperoleh dari 8 literatur yang sesuai kriteria inklusi menunjukkan bahwa senyawa allicin berhasil diisolasi dengan beberapa metode ekstraksi, seperti ultrasonic assisted extraction, microwave assisted extraction, serta ekstraksi cair-cair. Hasil yang diperoleh dari studi pustaka mengindikasikan bahwa beberapa faktor seperti suhu, tekanan, metode ekstraksi, dan jenis pelarut dapat mempengaruhi isolasi dan jenis senyawa bioaktif diperoleh dari ekstrak bawang putih. Kesimpulannya, diketahui bahwa pengembangan metode isolasi allicin yang optimal sangat bermanfaat dalam pemanfaatan potensi bahan herbal sebagai terapi penunjang pengobatan hipertensi.
Title: Review: Pengembangan Metode Isolasi Allicin pada Bawang Putih (Allium sativum) sebagai Suplementasi Antihipertensi
Description:
Hipertensi (tekanan darah tinggi yang tak terkontrol) merupakan salah satu faktor risiko penyebab gagal jantung.
Pengobatan hipertensi dapat dikontrol dengan penggunaan obat-obatan konvensional secara berkala.
Akan tetapi, penggunaan obat konvensional yang terus-menerus dapat berpotensi merusak ginjal.
Penggunaan obat herbal dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut, salah satunya potensi dari senyawa allicin pada bawang putih (Allium sativum) yang bisa dimanfaatkan sebagai suplementasi terapi penunjang untuk mengontrol tekanan darah.
Oleh karena itu, melalui tinjauan literatur ini akan merangkum pengembangan tentang metode dan efektivitas isolasi zat aktif allicin dari bawang putih serta pengaruhnya terhadap komposisi dan kualitasnya.
Tujuan artikel review ini adalah untuk merangkum informasi mengenai optimasi serta pengembangan metode isolasi senyawa allicin pada bawang putih yang masih minim dibahas.
Metode yang digunakan melibatkan studi literatur dengan menggunakan jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan di PubMed dan Google Scholar.
Pustaka yang memenuhi kriteria kemudian ditinjau lebih lanjut dan disajikan dalam bentuk narasi deskriptif.
Keyword pencarian literatur adalah kombinasi dari kata-kata spesifik isolation method, allicin, dan garlic.
Data yang diperoleh dari 8 literatur yang sesuai kriteria inklusi menunjukkan bahwa senyawa allicin berhasil diisolasi dengan beberapa metode ekstraksi, seperti ultrasonic assisted extraction, microwave assisted extraction, serta ekstraksi cair-cair.
Hasil yang diperoleh dari studi pustaka mengindikasikan bahwa beberapa faktor seperti suhu, tekanan, metode ekstraksi, dan jenis pelarut dapat mempengaruhi isolasi dan jenis senyawa bioaktif diperoleh dari ekstrak bawang putih.
Kesimpulannya, diketahui bahwa pengembangan metode isolasi allicin yang optimal sangat bermanfaat dalam pemanfaatan potensi bahan herbal sebagai terapi penunjang pengobatan hipertensi.
Related Results
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
Aktivitas Kandungan Bioaktif Allicin Pada Bawang Putih (Allium sativum L.) sebagai Anti Hipertensi
Aktivitas Kandungan Bioaktif Allicin Pada Bawang Putih (Allium sativum L.) sebagai Anti Hipertensi
Hipertensi merupakan “silent killer” dan menjadi masalah kesehatan yang masih banyak terjadi di dunia. Hipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah sistolik seseorang lebih dar...
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKTAKAN KOTA SERANG
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKTAKAN KOTA SERANG
Hipertensi mempunyai dampak lanjut Penyakit Jantung Koroner (PJK) serta dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain yang berbahaya jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat. Penanga...
Mitigation of Heat Stress in Striped Catfish (Pangasianodon hypophthalmus) by Dietary Allicin: Exploring the Growth Performance, Stress Biomarkers, Antioxidative, and Immune Responses
Mitigation of Heat Stress in Striped Catfish (Pangasianodon hypophthalmus) by Dietary Allicin: Exploring the Growth Performance, Stress Biomarkers, Antioxidative, and Immune Responses
Global warming is a challenge facing the aquaculture industry, and mitigating its effects on aquatic animals’ productivity is mandatory. Hence, the present study investigated the a...
Introducing of some species of genus Allium subgenus Melanocrommyum from Iran as new sources of allicin
Introducing of some species of genus Allium subgenus Melanocrommyum from Iran as new sources of allicin
Allicin is a sulfur compound found in genus Allium characterized by numerous biological and pharmacological properties. Melanocrommyum, the second largest subgenus of Allium, has a...
Advanced Column Chromatography Techniques for Comprehensive Extraction, Isolation and Characterization of Allicin in Garlic Extracts and their antibacterial activity
Advanced Column Chromatography Techniques for Comprehensive Extraction, Isolation and Characterization of Allicin in Garlic Extracts and their antibacterial activity
This Study is to investigate anti-bacterial study of allicin by isolating the allicin from Allium Sativum by using the column chromatography method. The extraction, purification, i...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Allicin, an Antioxidant and Neuroprotective Agent, Ameliorates Cognitive Impairment
Allicin, an Antioxidant and Neuroprotective Agent, Ameliorates Cognitive Impairment
Allicin (diallylthiosulfinate) is a defense molecule produced by cellular contents of garlic (Allium sativum L.). On tissue damage, the non-proteinogenic amino acid alliin (S-allyl...

