Javascript must be enabled to continue!
Strategi Komunikasi Politik pada Pemilihan Calon Legislatif DPRD Kota Cimahi
View through CrossRef
Abstract. Political Communication Strategy is an important element in the general election of DPRD Legislative Candidates. This is the method used by all candidates who will participate in nominating themselves in the general election. The aim of using political communication strategies in elections is not to win this election in their own way, whether it is beneficial for them or vice versa. Therefore, the researcher was interested in the Cimahi City DPRD legislative candidate for electoral district 1, namely Nurdianti S.H, because the researcher considered the source's approach to be different from other candidates. The paradigm used in this research is the constructivism paradigm because researchers consider that this paradigm is relevant to the research being studied. In this study, qualitative research methods were used, where in collecting data the researcher conducted direct interviews with sources and collected data based on the results of the interviews. Researchers also used SWOT theory and Political Communication Strategy in reviewing the findings. The results of the research show that seeing that in the previous election she failed to qualify as a member of the legislature, Nurdianti S.H finally used a new strategy which she called the silent strategy. The silent strategy he implemented was a campaign program that was quieter and saved costs, such as going directly into the community starting with the area where he lived. He also took a campaign approach in the form of holding tourist visits and social activities with the community with campaign elements
Abstrak. Strategi Komunikasi Politik ialah elemen yang penting dalam pemilihan umum Calon Legislatif DPRD . Ini adalah cara yang dilakukan oleh semua calon yang akan ikut serta mencalonkan dirinya dalam pemilihan umum. Tujuan penggunaan strategi komunikasi politik dalam pemilu adalah tidak lain untuk memenangkan pemilu ini dengan cara mereka masing masing, ada yang menguntungkan bagi mereka ataupun sebaliknya. Maka dari itu Peneliti tertarik terhadap calon legislatif dprd kota cimahi dapil 1 yaitu Nurdianti S.H dikarenakan cara narasumber yang peneliti anggap berbeda dengan calon lainnya. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini paradigma konstruktivisme dikarenakan peneliti menganggap bahwa paradigma tersebut relevan dengan penelitian yang sedang diteliti. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mana dalam pengumpulan datanya peneliti melakukan wawancara secara langsung dengan narasumber dan pengumpulan data berdasarkan hasil dari wawancara. Peneliti juga menggunakan teori SWOT dan Strategi Komunikasi Politik dalam mengkaji temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melihat dari pemilihan sebelumnya beliau gagal lolos menjadi anggota legislatif, Nurdianti S.H akhirnya menggunakan strategi baru yang ia beri nama strategi senyap. Strategi senyap yang diterapkan beliau ialah program kampanye yang lebih tenang dan menghemat biaya seperti terjun langsung ke masyarakat dimulai dengan wilayah tempat tinggal beliau. Beliau juga melakukan pendekatan kampanye berupa mengadakan acara kunjungan wisata dan kegiatan kegiatan sosial bersama masyarakat dengan embel – embel kampanye
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Strategi Komunikasi Politik pada Pemilihan Calon Legislatif DPRD Kota Cimahi
Description:
Abstract.
Political Communication Strategy is an important element in the general election of DPRD Legislative Candidates.
This is the method used by all candidates who will participate in nominating themselves in the general election.
The aim of using political communication strategies in elections is not to win this election in their own way, whether it is beneficial for them or vice versa.
Therefore, the researcher was interested in the Cimahi City DPRD legislative candidate for electoral district 1, namely Nurdianti S.
H, because the researcher considered the source's approach to be different from other candidates.
The paradigm used in this research is the constructivism paradigm because researchers consider that this paradigm is relevant to the research being studied.
In this study, qualitative research methods were used, where in collecting data the researcher conducted direct interviews with sources and collected data based on the results of the interviews.
Researchers also used SWOT theory and Political Communication Strategy in reviewing the findings.
The results of the research show that seeing that in the previous election she failed to qualify as a member of the legislature, Nurdianti S.
H finally used a new strategy which she called the silent strategy.
The silent strategy he implemented was a campaign program that was quieter and saved costs, such as going directly into the community starting with the area where he lived.
He also took a campaign approach in the form of holding tourist visits and social activities with the community with campaign elements
Abstrak.
Strategi Komunikasi Politik ialah elemen yang penting dalam pemilihan umum Calon Legislatif DPRD .
Ini adalah cara yang dilakukan oleh semua calon yang akan ikut serta mencalonkan dirinya dalam pemilihan umum.
Tujuan penggunaan strategi komunikasi politik dalam pemilu adalah tidak lain untuk memenangkan pemilu ini dengan cara mereka masing masing, ada yang menguntungkan bagi mereka ataupun sebaliknya.
Maka dari itu Peneliti tertarik terhadap calon legislatif dprd kota cimahi dapil 1 yaitu Nurdianti S.
H dikarenakan cara narasumber yang peneliti anggap berbeda dengan calon lainnya.
Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini paradigma konstruktivisme dikarenakan peneliti menganggap bahwa paradigma tersebut relevan dengan penelitian yang sedang diteliti.
Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mana dalam pengumpulan datanya peneliti melakukan wawancara secara langsung dengan narasumber dan pengumpulan data berdasarkan hasil dari wawancara.
Peneliti juga menggunakan teori SWOT dan Strategi Komunikasi Politik dalam mengkaji temuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melihat dari pemilihan sebelumnya beliau gagal lolos menjadi anggota legislatif, Nurdianti S.
H akhirnya menggunakan strategi baru yang ia beri nama strategi senyap.
Strategi senyap yang diterapkan beliau ialah program kampanye yang lebih tenang dan menghemat biaya seperti terjun langsung ke masyarakat dimulai dengan wilayah tempat tinggal beliau.
Beliau juga melakukan pendekatan kampanye berupa mengadakan acara kunjungan wisata dan kegiatan kegiatan sosial bersama masyarakat dengan embel – embel kampanye.
Related Results
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
Pembentukan citra partai dalam kajian ini diambil pada studi kasus penelitian Strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh Partai dan calon legislatif dalam menjelang kontestas...
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
Citra Kota Cimahi Sebagai Kawasan Militer telah dicanangkan pada bulan Februari tahun 2010 yang lalu, pencanangan ini dilakukan oleh pihak pemerintah Kota Cimahi beserta jajaran in...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume Tentang Pemilihan Umum dan Partai Politik1. Pemilihan UmumPeluang dan tantangan pemilu serentak 2019 dalam perspektif politikINTISARIPemilihan Umum 2019 adalah pemilihan leg...
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF 2024
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF 2024
Penelitian ini berfokus pada partisipasi politik masyarakat pada pemilu legislatif di kabupaten lombok tengah 2024. Partisipasi penting untuk dikaji mengingat keberhasilan suatu pe...
PENGGUNAAN PARIKAN LUDRUK DALAM KOMUNIKASI POLITIK
PENGGUNAAN PARIKAN LUDRUK DALAM KOMUNIKASI POLITIK
Abstract
Communication is the main part used as a means of delivering messages in order to achieve the goals. Political communication is carried out in various way...
Bagaimana Perempuan Mempersepsi Satu Sama Lain dalam Posisi Berkuasa: Studi Kasus Pemilu Legislatif
Bagaimana Perempuan Mempersepsi Satu Sama Lain dalam Posisi Berkuasa: Studi Kasus Pemilu Legislatif
Keterwakilan perempuan di parlemen didorong dalam pemilihan umum legislatif di Indonesia, yang mencakup pemilihan umum untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daera...
PKS dan Kampanye Politik Model Dakwah: Studi Kasus Ayi Kusmiati Caleg DPRD Cimahi Pada Pileg 2024
PKS dan Kampanye Politik Model Dakwah: Studi Kasus Ayi Kusmiati Caleg DPRD Cimahi Pada Pileg 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk kampanye politik model dakwah yang diterapkan oleh Ayi Kusmiati sebagai calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pe...
BERPIKIR DESAIN DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA Studi Kasus: Desain Kantor Dprd Kabupaten Flores Timur
BERPIKIR DESAIN DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA Studi Kasus: Desain Kantor Dprd Kabupaten Flores Timur
Abstract: Design thinking with a semiotic approach is a design strategy that seeks to bridge the communication gap between architects and the process of interpreting messages by re...


