Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Estetika Wabi-Sabi dan Kenyamanan Interior Pendekatan Berbasis Data terhadap Desain Holistik

View through CrossRef
Konsep Wabi-Sabi dalam desain interior menekankan estetika ketidaksempurnaan, kesederhanaan, dan keterhubungan dengan alam, yang semakin relevan dalam menciptakan ruang yang nyaman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi prinsip Wabi-Sabi dalam desain interior melalui pendekatan holistik dengan meninjau empat aspek utama kenyamanan ruang, yaitu suhu ruangan, pencahayaan alami, refleksi material, dan warna interior. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 80 responden yang memiliki pengalaman terhadap ruang dengan elemen Wabi-Sabi, serta analisis observasional terhadap satu restoran dengan konsep Wabi-Sabi. Teknik analisis data melibatkan regresi linier untuk memahami hubungan variabel kenyamanan interior dengan elemen desain berbasis Wabi-Sabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi material alami dan pencahayaan alami memiliki korelasi signifikan terhadap persepsi kenyamanan pengguna, sedangkan suhu ruangan dan warna interior lebih berpengaruh secara subjektif tergantung preferensi pengguna. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori kenyamanan interior berbasis estetika filosofis serta menjadi referensi bagi desainer dalam menciptakan ruang yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Kata kunci: desain holistik, estetika wabi-sabi, interior berkelanjutan, kenyamanan interior, material alami
Title: Estetika Wabi-Sabi dan Kenyamanan Interior Pendekatan Berbasis Data terhadap Desain Holistik
Description:
Konsep Wabi-Sabi dalam desain interior menekankan estetika ketidaksempurnaan, kesederhanaan, dan keterhubungan dengan alam, yang semakin relevan dalam menciptakan ruang yang nyaman dan berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi prinsip Wabi-Sabi dalam desain interior melalui pendekatan holistik dengan meninjau empat aspek utama kenyamanan ruang, yaitu suhu ruangan, pencahayaan alami, refleksi material, dan warna interior.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif dengan studi kasus.
Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 80 responden yang memiliki pengalaman terhadap ruang dengan elemen Wabi-Sabi, serta analisis observasional terhadap satu restoran dengan konsep Wabi-Sabi.
Teknik analisis data melibatkan regresi linier untuk memahami hubungan variabel kenyamanan interior dengan elemen desain berbasis Wabi-Sabi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi material alami dan pencahayaan alami memiliki korelasi signifikan terhadap persepsi kenyamanan pengguna, sedangkan suhu ruangan dan warna interior lebih berpengaruh secara subjektif tergantung preferensi pengguna.
Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori kenyamanan interior berbasis estetika filosofis serta menjadi referensi bagi desainer dalam menciptakan ruang yang lebih harmonis dan berkelanjutan.
Kata kunci: desain holistik, estetika wabi-sabi, interior berkelanjutan, kenyamanan interior, material alami.

Related Results

PERBANDINGAN ESTETIKA WABI SABI PADA HAIKU KARYA MATSUO BASHO DAN MASAOKA SHIKI DALAM BUKU WABI SABI KARYA MARK REIBSTEIN
PERBANDINGAN ESTETIKA WABI SABI PADA HAIKU KARYA MATSUO BASHO DAN MASAOKA SHIKI DALAM BUKU WABI SABI KARYA MARK REIBSTEIN
Penelitian ini meneliti tentang perbandingan estetika wabi sabi pada haiku karya Matsuo Basho dan Masaoka Shiki pada buku Wabi Sabi karya Mark Reibstein. Penelitian ini bertujuan m...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Sensing Retreat: Wabi-sabi-inspired retreat design for comfort and wellness
Sensing Retreat: Wabi-sabi-inspired retreat design for comfort and wellness
<p><strong>The wellness retreat industry is rapidly growing, driven by rising stress levels, a desire for digital detox, and an increased focus on holistic health. Well...
Analisa Blazer menggunakan Pola Dankaerts Ditinjau dari Faktor Kenyamanan pada Ukuran M, L dan XL
Analisa Blazer menggunakan Pola Dankaerts Ditinjau dari Faktor Kenyamanan pada Ukuran M, L dan XL
Blazer sekarang digunakan dalam acara resmi atau tidak resmi. Wanita menggunakan blazer tidak hanya dari modelnya saja tetapi juga dari kenyamanannya. Faktor kenyamanan Blazer dipe...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
CONCEPT OF WABI SABI AESTHETICS IN TRADITIONAL GASSHO ZUKURI HOUSES IN GOKAYAMA
CONCEPT OF WABI SABI AESTHETICS IN TRADITIONAL GASSHO ZUKURI HOUSES IN GOKAYAMA
Kurangnya penelitian yang secara khusus membahas hubungan konsep estetika wabi sabi dengan arsitektur Gassho Zukuri, yang meskipun tidak dirancang berdasarkan konsep tersebut, namu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top