Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Formulasi media atraktan buatan terhadap kinerja hidup Hermetia illucens L. (Diptera: Stratiomyidae)

View through CrossRef
Penggunaan larva Hermetia illucens L. telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Budidaya atau pemeliharaan H. illucens memiliki prospek komersial yang menjanjikan di berbagai sektor industri, termasuk pakan ternak, kesehatan, kosmetik, pengolahan limbah cair, serta pupuk organik cair. Namun demikian, budidayanya masih menghadapi beberapa kendala sehingga menghasilkan populasi yang rendah pada produksi massal H. illucens.. Perlu  ditentukan formulasi  media atraktan yang baik sehingga dapat meningkatkan kunjungan, reproduksi dan lama hidup  lalat H.illucens. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas empat perlakuan dan enam ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah imago H. illucens yang berkunjung, kapasitas reproduksi (jumlah kelompok telur dan bobot telur), serta perbandingan umur hidup imago jantan dan betina. Media atraktan yang digunakan yaitu: Perlakuan 1 (P1) = 100% dedak terfermentasi; Perlakuan 2 (P2) = 100% onggok tapioka terfermentasi; Perlakuan 3 (P3) = 50% nenas terfermentasi, 25% dedak, dan 25% onggok tapioka; serta Perlakuan 4 (P4) = 50% pepaya terfermentasi, 25% dedak, dan 25% onggok tapioka. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa  adanya perbedaan yang signifikan (P < 0.05). dari masing-masing perlakuaan terhadap jumlah kunjungan, jumlah telur dan bobot telur serta lama hiduo H. Illucens dewasa. Formulasi media atraktan yang paling baik adalah perlakuaan 3 (50% nenas terfermentasi, 25% dedak, dan 25% onggok tapioka). Perlu pengembangan penelitian  lanjuat  dengan melakukan uji perbandingan antara media tumbuh dan madia reproduksi untuk mencapai produksi  masal  lalat H.illucens yang lebih optimal.
Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University
Title: Formulasi media atraktan buatan terhadap kinerja hidup Hermetia illucens L. (Diptera: Stratiomyidae)
Description:
Penggunaan larva Hermetia illucens L.
telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Budidaya atau pemeliharaan H.
illucens memiliki prospek komersial yang menjanjikan di berbagai sektor industri, termasuk pakan ternak, kesehatan, kosmetik, pengolahan limbah cair, serta pupuk organik cair.
Namun demikian, budidayanya masih menghadapi beberapa kendala sehingga menghasilkan populasi yang rendah pada produksi massal H.
illucens.
Perlu  ditentukan formulasi  media atraktan yang baik sehingga dapat meningkatkan kunjungan, reproduksi dan lama hidup  lalat H.
illucens.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas empat perlakuan dan enam ulangan.
Parameter yang diamati meliputi jumlah imago H.
illucens yang berkunjung, kapasitas reproduksi (jumlah kelompok telur dan bobot telur), serta perbandingan umur hidup imago jantan dan betina.
Media atraktan yang digunakan yaitu: Perlakuan 1 (P1) = 100% dedak terfermentasi; Perlakuan 2 (P2) = 100% onggok tapioka terfermentasi; Perlakuan 3 (P3) = 50% nenas terfermentasi, 25% dedak, dan 25% onggok tapioka; serta Perlakuan 4 (P4) = 50% pepaya terfermentasi, 25% dedak, dan 25% onggok tapioka.
Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa  adanya perbedaan yang signifikan (P < 0.
05).
dari masing-masing perlakuaan terhadap jumlah kunjungan, jumlah telur dan bobot telur serta lama hiduo H.
Illucens dewasa.
Formulasi media atraktan yang paling baik adalah perlakuaan 3 (50% nenas terfermentasi, 25% dedak, dan 25% onggok tapioka).
Perlu pengembangan penelitian  lanjuat  dengan melakukan uji perbandingan antara media tumbuh dan madia reproduksi untuk mencapai produksi  masal  lalat H.
illucens yang lebih optimal.

Related Results

Pemanfaatan Ekstrak Tanaman untuk Atraktan Predator dan Parasitoid Wereng Kapas
Pemanfaatan Ekstrak Tanaman untuk Atraktan Predator dan Parasitoid Wereng Kapas
<p>Salah satu kendala dalam peningkatan produksi kapas dalam negeri adalah serangan serangga hama. Hama utama tanaman kapas adalah wereng kapas, <em>Amrasca biguttulla&...
Antibacterial effect of extracts of Hermetia illucens (Diptera: Stratiomyidae) larvae against Gram‐negative bacteria
Antibacterial effect of extracts of Hermetia illucens (Diptera: Stratiomyidae) larvae against Gram‐negative bacteria
AbstractLarvae of the black soldier fly, Hermetia illucens are well‐known fly larvae that inhabit many countries around the world. Antimicrobial agents derived from the larvae may ...
Insect Larvae as an Alternate Protein Source in Poultry Feed Improve the Performance and Meat Quality of Broilers
Insect Larvae as an Alternate Protein Source in Poultry Feed Improve the Performance and Meat Quality of Broilers
The primary challenge facing the global animal industry is the scarcity of protein feed resources. Various insects are gaining prominence as innovative feed sources due to their ec...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...

Back to Top