Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Fraksi Volume Dan Waktu Alkalisasi Terhadap Kekuatan Tekan Bahan Komposit Serat Rami-Epoksi

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fraksi volume dan waktu alkalisasi terhadap kekuatan tekan bahan komposit serat rami-epoksi yang menggunakan alkalisasi. Analisis data hasil penelitian ini menggunakan metode analisis statistik yaitu regresi dan anova. Perolehan data awal penelitian melalui proses pengujian tekan yang di lakukan pada mesin uji tekan tipe universal. Specimen pengujian tekan disesuaikan dengan standar ASTM D 695. Komposit Serat Rami dibagi dalam 3 fraksi volume 20%, 30% dan 40%, sedangkan waktu alkalisasi dibagi dalam empat bagian yaitu 0 jam atau tanpa alkalisasi, 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan nilai kekuatan tekan maksimum tertinggi berada pada komposit dengan fraksi volume 40% dan waktu alkalisasi 2 jam dengan nilai tegangan tekan σmax, = = 84,73 N/mm2 . Sedangkan nilai tegangan tekan maksimum terendah berada pada posisi komposit dengan fraksi volume 20% tanpa alkalisasi (0 jam) dengan nilai tegangan tekan σmax = 77,50 N/mm2 . Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan dan pengaruh yang baik antara varlabel input X (fraksi volume dan waktu alkalisasi) terhadap variabel output Y (kekuatan tekan).
Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena
Title: Pengaruh Fraksi Volume Dan Waktu Alkalisasi Terhadap Kekuatan Tekan Bahan Komposit Serat Rami-Epoksi
Description:
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fraksi volume dan waktu alkalisasi terhadap kekuatan tekan bahan komposit serat rami-epoksi yang menggunakan alkalisasi.
Analisis data hasil penelitian ini menggunakan metode analisis statistik yaitu regresi dan anova.
Perolehan data awal penelitian melalui proses pengujian tekan yang di lakukan pada mesin uji tekan tipe universal.
Specimen pengujian tekan disesuaikan dengan standar ASTM D 695.
Komposit Serat Rami dibagi dalam 3 fraksi volume 20%, 30% dan 40%, sedangkan waktu alkalisasi dibagi dalam empat bagian yaitu 0 jam atau tanpa alkalisasi, 2 jam, 4 jam dan 6 jam.
Hasil penelitian menunjukkan nilai kekuatan tekan maksimum tertinggi berada pada komposit dengan fraksi volume 40% dan waktu alkalisasi 2 jam dengan nilai tegangan tekan σmax, = = 84,73 N/mm2 .
Sedangkan nilai tegangan tekan maksimum terendah berada pada posisi komposit dengan fraksi volume 20% tanpa alkalisasi (0 jam) dengan nilai tegangan tekan σmax = 77,50 N/mm2 .
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan dan pengaruh yang baik antara varlabel input X (fraksi volume dan waktu alkalisasi) terhadap variabel output Y (kekuatan tekan).

Related Results

Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Saat ini penggunaan polimer di dunia industri semakin berkembang, salah satunya dengan dibentuk menjadi komposit polimer. Matriks yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit sala...
Komposit Epoksi Diperkuat Serat Corypha Utan: Karakterisasi Morpologi, Kekuatan Tarik Dan kekuatan Lentur
Komposit Epoksi Diperkuat Serat Corypha Utan: Karakterisasi Morpologi, Kekuatan Tarik Dan kekuatan Lentur
Serat Corypha utan lamarck, yang kaya selulosa, murah, berlimpah memiliki potensi untuk penguatan pada komposit termoset. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sifat-sifat dar...
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Serat hayati merupakan bahan yang saat ini sedang banyak dikembangkan sebagai penguat material komposit bermatriks polimer. Penggunaan serat hayati sebagai penguat pada suatu kompo...
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
Komposit didesain untuk menjadi material alternatif pengganti logam. Unsur utama dari komposit adalah serat dan matriks, serat adalah sumber dari kekuatan dan kekakuan pada komposi...
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK
Kemajuan dalam bidang industri sudah sangat mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satu bidang yang mengalami perkembangan itu adalah bahan Komposit sebagai bahan material. Ha...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
SIFAT KOMPOSIT EPOKSI BERPENGUAT SERAT BAMBU PADA AKIBAT PENYERAPAN AIR
SIFAT KOMPOSIT EPOKSI BERPENGUAT SERAT BAMBU PADA AKIBAT PENYERAPAN AIR
Serat bambu memiliki potensi sebagai serat penguat pengganti serat gelas dalam pembuatan komposit polimer, karena sifatnya yang terbaharui dan ramah lingkungan. Namun, karena serat...
BIOKOMPOSIT POLY LACTID ACID (PLA) BERPENGUAT DENGAN COIR (SABUT KELAPA) : EVALUASI KINERJA MEKANIK DAN SIFAT MULTIFUNGSI
BIOKOMPOSIT POLY LACTID ACID (PLA) BERPENGUAT DENGAN COIR (SABUT KELAPA) : EVALUASI KINERJA MEKANIK DAN SIFAT MULTIFUNGSI
Pada penelitian ini menggunakan konsep bahan mikrokomposit, dimana bahan yang digunakan menggunakan struktur mikro. Pembuatan bahan komposit melalui tahap pencampuran serat sabut k...

Back to Top