Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMASI PRODUKSI BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH DENGAN KATALIS CANGKANG TIRAM (CRASSOSTREA GIGAS)

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh persentase katalis cangkang tiram untuk memproduksi biodiesel dari minyak jelantah yang dihasilkan melalui reaksi transesterifikasi yang dibantu dengan mengaktifkan katalis cangkang tiram. mengaktifkan katalis. Minyak Jelantah diperoleh dari penjual kentang goreng yang berlokasi di simpang empat Asean, Aceh Utara. Reaksi pembuatan biodiesel dilakukan menggunakan seperangkat alat reaktor yang dipanaskan didalam penangas air pada suhu antara 60-65ºC dengan kecepatan pengaduk 300 rpm. Penelitian menggunakan perbedaan persentase katalis( 1%, 5%, 8%, 15%, 20% dan 25%). Reaksi transesterifikasi dilakukan dengan 100 ml minyak jelantah pada perbandingan molar minya jelantah terhadap metanol 1 : 9. Parameter yang dianalisis meliputi SEM, XRD, GC-MS, viskositas dan massa Jenis. Hasil penelitian menunjukkan, viskositas, dan massa jenis biodiesel. Biodiesel yang dihasilkan memiliki massa jenis 0,88–0,92 g/mL, dan bilangan asam 0.6877- 0.9452 mg-KOH/kg  . Persentase katalis  berpengaruh nyata pada produksi  biodiesel
Title: OPTIMASI PRODUKSI BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH DENGAN KATALIS CANGKANG TIRAM (CRASSOSTREA GIGAS)
Description:
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh persentase katalis cangkang tiram untuk memproduksi biodiesel dari minyak jelantah yang dihasilkan melalui reaksi transesterifikasi yang dibantu dengan mengaktifkan katalis cangkang tiram.
mengaktifkan katalis.
Minyak Jelantah diperoleh dari penjual kentang goreng yang berlokasi di simpang empat Asean, Aceh Utara.
Reaksi pembuatan biodiesel dilakukan menggunakan seperangkat alat reaktor yang dipanaskan didalam penangas air pada suhu antara 60-65ºC dengan kecepatan pengaduk 300 rpm.
Penelitian menggunakan perbedaan persentase katalis( 1%, 5%, 8%, 15%, 20% dan 25%).
Reaksi transesterifikasi dilakukan dengan 100 ml minyak jelantah pada perbandingan molar minya jelantah terhadap metanol 1 : 9.
Parameter yang dianalisis meliputi SEM, XRD, GC-MS, viskositas dan massa Jenis.
Hasil penelitian menunjukkan, viskositas, dan massa jenis biodiesel.
Biodiesel yang dihasilkan memiliki massa jenis 0,88–0,92 g/mL, dan bilangan asam 0.
6877- 0.
9452 mg-KOH/kg  .
Persentase katalis  berpengaruh nyata pada produksi  biodiesel.

Related Results

Tertiary butylhydroquinone influence over oxidation stability of biodiesel from waste cooking oil
Tertiary butylhydroquinone influence over oxidation stability of biodiesel from waste cooking oil
ABSTRACTAn oxidation stability is very important for a long-term storage of biodiesel. Some physical (density and viscosity) and chemical properties (acid value, iodine value, and ...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Abstrak. Saat ini permasalahan lingkungan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam produksi biodiesel. Meskipun sumber energi ini (biodiesel) dianggap sebagai karbon netral, ...
Status pengelolaan minyak jelantah di Kota Salatiga dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya
Status pengelolaan minyak jelantah di Kota Salatiga dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya
Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Penggunaan minyak goreng secara berulang dapat membuatnya menjadi minyak jelantah...
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN LILIN HIAS UNTUK MEMINIMALISIR MINYAK JELANTAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN PANTAI AMAL
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN LILIN HIAS UNTUK MEMINIMALISIR MINYAK JELANTAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN PANTAI AMAL
Minyak goreng bekas atau minyak jelantah memiliki dampak pada penggunaannya yang secara terus menerus baik pada kesehatan tubuh maupun lingkungan.  Oleh karena itu, minyak jelantah...
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) DENGAN KATALIS KOH MENGGUNAKAN GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE)
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) DENGAN KATALIS KOH MENGGUNAKAN GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE)
Pemanasan dengan menggunakan microwave merupakan salah satu metode dalam pengolahan biodiesel. Dibandingkan dengan sistem pemanasan konvensional atau hotplate, maka penggunaan micr...
Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin dan Sabun di Kelurahan Cisalak, Depok, Jawa Barat
Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin dan Sabun di Kelurahan Cisalak, Depok, Jawa Barat
Konsumsi minyak goreng di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga menyebabkan limbah minyak jelantah juga semakin meningkat. Minyak jelantah merupakan li...
Bentonit Tersulfatasi sebagai Katalis dalam Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah
Bentonit Tersulfatasi sebagai Katalis dalam Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah
Katalis merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produksi biodiesel. Lempung (bentonit) adalah salah satu jenis katalis heterogen yang merupakan mineral filosilikat de...

Back to Top