Javascript must be enabled to continue!
PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) DENGAN KATALIS KOH MENGGUNAKAN GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE)
View through CrossRef
Pemanasan dengan menggunakan microwave merupakan salah satu metode dalam pengolahan biodiesel. Dibandingkan dengan sistem pemanasan konvensional atau hotplate, maka penggunaan microwave dalam pengolahan biodiesel minyak nyamplung menjadi lebih cepat. Akan tetapi, penggunaan alat microwave ini masih membutuhkan energi yang cukup tinggi sehingga diperlukan suatu optimalisasi dengan mengoptimalkan penggunaan katalis KOH Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas biodiesel minyak nyamplung dengan mengoptimalkan penggunaan katalis KOH sehingga diperoleh persentase FAME yang lebih tinggi. Target khusus adalah meningkatkan kualitas biodiesel minyak nyamplung dengan penggunaan KOH untuk mengurangi biaya produksi dari pembuatan biodiesel. Agar tercapai hal ini, akan dilakukan pendekatan dengan 3 cara, yaitu dengan (1) melakukan pengaturan perbandingan katalis KOH dengan minyak Nyamplung; (2) melakukan variasi rasio molar minyak - metanol (3) melakukan pengujian laboratorium dan analisis kandungan kualitas biodiesel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase biodiesel terbesar diperoleh perlakuan rasio molar 1:6, sedangkan untuk pengaturan daya microwave sebesar 10% dengan waktu pemanasan selama 10 menit diperoleh persentase biodiesel sebesar 83,448%. Kemudian karakteristik kualitas biodiesel yang dihasilkan dari bahan baku minyak nyamplung menggunakan katalis KOH, yaitu: kandungan FAME tertinggi diperoleh kandungan sebesar 53,66% pada sampel A1B2 (Rasio molar 1:6 dan daya Microwave 30%). Hasil analisis viskositas yang memenuhi syarat SNI yaitu pada sampel yang sama A1B2 dengan viskositas sebesar 5,9847 cSt, sedangkan hasil analisis densitas sekitar 850-890 kg/cm3 pada semua sampel yang diujikan dan telah memenuhi syarat SNI.
Title: PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) DENGAN KATALIS KOH MENGGUNAKAN GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE)
Description:
Pemanasan dengan menggunakan microwave merupakan salah satu metode dalam pengolahan biodiesel.
Dibandingkan dengan sistem pemanasan konvensional atau hotplate, maka penggunaan microwave dalam pengolahan biodiesel minyak nyamplung menjadi lebih cepat.
Akan tetapi, penggunaan alat microwave ini masih membutuhkan energi yang cukup tinggi sehingga diperlukan suatu optimalisasi dengan mengoptimalkan penggunaan katalis KOH Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas biodiesel minyak nyamplung dengan mengoptimalkan penggunaan katalis KOH sehingga diperoleh persentase FAME yang lebih tinggi.
Target khusus adalah meningkatkan kualitas biodiesel minyak nyamplung dengan penggunaan KOH untuk mengurangi biaya produksi dari pembuatan biodiesel.
Agar tercapai hal ini, akan dilakukan pendekatan dengan 3 cara, yaitu dengan (1) melakukan pengaturan perbandingan katalis KOH dengan minyak Nyamplung; (2) melakukan variasi rasio molar minyak - metanol (3) melakukan pengujian laboratorium dan analisis kandungan kualitas biodiesel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase biodiesel terbesar diperoleh perlakuan rasio molar 1:6, sedangkan untuk pengaturan daya microwave sebesar 10% dengan waktu pemanasan selama 10 menit diperoleh persentase biodiesel sebesar 83,448%.
Kemudian karakteristik kualitas biodiesel yang dihasilkan dari bahan baku minyak nyamplung menggunakan katalis KOH, yaitu: kandungan FAME tertinggi diperoleh kandungan sebesar 53,66% pada sampel A1B2 (Rasio molar 1:6 dan daya Microwave 30%).
Hasil analisis viskositas yang memenuhi syarat SNI yaitu pada sampel yang sama A1B2 dengan viskositas sebesar 5,9847 cSt, sedangkan hasil analisis densitas sekitar 850-890 kg/cm3 pada semua sampel yang diujikan dan telah memenuhi syarat SNI.
Related Results
Studi Kinetika Reaksi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Nyamplung Menggunakan Iradiasi Microwave
Studi Kinetika Reaksi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Nyamplung Menggunakan Iradiasi Microwave
Abstrak -Minyak nyamplung (Calophyllum inophyllum Linn) adalah salah satu bahan baku yang potensial untuk produksi biodiesel karena kandungan minyaknya yang tinggi. Minyak nyamplun...
PENGARUH PENAMBAHAN KATALIS CaO DAN CaO TERIMPREGNASI KOH BERBASIS CANGKANG TELUR TERHADAP HASIL SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JARAK, MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT
PENGARUH PENAMBAHAN KATALIS CaO DAN CaO TERIMPREGNASI KOH BERBASIS CANGKANG TELUR TERHADAP HASIL SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JARAK, MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang sifatnya renewable energy dan ramah lingkungan yang dapat disintesis dari beberapa jenis minyak seperti minyak jarak, minyak kelapa,...
Tertiary butylhydroquinone influence over oxidation stability of biodiesel from waste cooking oil
Tertiary butylhydroquinone influence over oxidation stability of biodiesel from waste cooking oil
ABSTRACTAn oxidation stability is very important for a long-term storage of biodiesel. Some physical (density and viscosity) and chemical properties (acid value, iodine value, and ...
REVIEW: PEMBUATAN BIODIESEL DENGAN METODE TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS BERBAHAN LIMBAH TULANG
REVIEW: PEMBUATAN BIODIESEL DENGAN METODE TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS BERBAHAN LIMBAH TULANG
Di antara berbagai sumber energi terbarukan, biodiesel merupakan kandidat yang menjanjikan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Biodiesel dihasilkan dari reaksi transesterifikasi ...
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Abstrak. Saat ini permasalahan lingkungan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam produksi biodiesel. Meskipun sumber energi ini (biodiesel) dianggap sebagai karbon netral, ...
PENGARUH SUHU DAN WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK JARAK KEPYAR (Castor Oil) TERHADAP METIL ESTER DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
PENGARUH SUHU DAN WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK JARAK KEPYAR (Castor Oil) TERHADAP METIL ESTER DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang terdiri dari alkil monoester dari minyak tumbuhan atau lemak hewan. Minyak jarak kepyar (Castor Oil) adalah minya...
Evaluation of small-scale batch biodiesel production options for developing economies
Evaluation of small-scale batch biodiesel production options for developing economies
Biodiesel is a renewable fuel that can be produced from animal fats, vegetable oils or recycled used cooking oil. From the 1970’s, biodiesel received increased focus as an alternat...
Pemanfaatan mesin pengupas biji nyamplung untuk meningkatkan budidaya benih nyamplung
Pemanfaatan mesin pengupas biji nyamplung untuk meningkatkan budidaya benih nyamplung
Kesulitan dalam mengupas biji nyamplung mempengaruhi produksi pembibitan. Tujuan dari kegiatan pengabian meningkatkan pmebibitan yang dilakukan pada petani, agar proses pengupasan ...

