Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENAMBAHAN KATALIS CaO DAN CaO TERIMPREGNASI KOH BERBASIS CANGKANG TELUR TERHADAP HASIL SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JARAK, MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT

View through CrossRef
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang sifatnya renewable energy dan ramah lingkungan yang dapat disintesis dari beberapa jenis minyak seperti minyak jarak, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan sebagainya. Hal ini didukung oleh kandungan senyawa yang terdapat dalam ketiga jenis minyak tersebut disertai dengan bahan baku yang mudah didapatkan dan dibudidayakan di Indonesia. Proses pembuatan biodiesel dari minyak melalui reaksi esterifikasi dan transesterifikasi dengan menggunakan bantuan katalis. Penelitian ini dilakukan untuk mensintesis biodiesel dari minyak jarak, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit menggunakan katalis CaO dan CaO terimpregnasi KOH.  Katalis yang digunakan berasal dari limbah cangkang telur melalui proses kalsinasi dengan suhu 900ᴼC. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis minyak dan jenis katalis terhadap yield (%) dan komposisi biodiesel menggunakan GCMS. Hasil uji SEM-EDS katalis CaO dari cangkang telur menunjukkan bahwa morfologi katalis CaO terimpregnasi KOH memiliki pori-pori yang lebih kecil dibandingkan tanpa impregnasi karena telah disisipi oleh KOH dari proses impregnasi. Berdasarkan hasil uji yield (%) didapatkan hasil terbaik yaitu pada sintesis biodiesel dari minyak kelapa sawit, minyak kelapa dan minyak jarak menggunakan katalis CaO terimpregnasi KOH secara berurutan 95%, 57% dan 74% dengan persentase metil ester dari hasil uji GCMS adalah 97,54%, 96,25% dan 92,46%.
Title: PENGARUH PENAMBAHAN KATALIS CaO DAN CaO TERIMPREGNASI KOH BERBASIS CANGKANG TELUR TERHADAP HASIL SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JARAK, MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT
Description:
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang sifatnya renewable energy dan ramah lingkungan yang dapat disintesis dari beberapa jenis minyak seperti minyak jarak, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan sebagainya.
Hal ini didukung oleh kandungan senyawa yang terdapat dalam ketiga jenis minyak tersebut disertai dengan bahan baku yang mudah didapatkan dan dibudidayakan di Indonesia.
Proses pembuatan biodiesel dari minyak melalui reaksi esterifikasi dan transesterifikasi dengan menggunakan bantuan katalis.
Penelitian ini dilakukan untuk mensintesis biodiesel dari minyak jarak, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit menggunakan katalis CaO dan CaO terimpregnasi KOH.
  Katalis yang digunakan berasal dari limbah cangkang telur melalui proses kalsinasi dengan suhu 900ᴼC.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis minyak dan jenis katalis terhadap yield (%) dan komposisi biodiesel menggunakan GCMS.
Hasil uji SEM-EDS katalis CaO dari cangkang telur menunjukkan bahwa morfologi katalis CaO terimpregnasi KOH memiliki pori-pori yang lebih kecil dibandingkan tanpa impregnasi karena telah disisipi oleh KOH dari proses impregnasi.
Berdasarkan hasil uji yield (%) didapatkan hasil terbaik yaitu pada sintesis biodiesel dari minyak kelapa sawit, minyak kelapa dan minyak jarak menggunakan katalis CaO terimpregnasi KOH secara berurutan 95%, 57% dan 74% dengan persentase metil ester dari hasil uji GCMS adalah 97,54%, 96,25% dan 92,46%.

Related Results

PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT
Kedelai edamame (Glycine max (L) Merill.) termasuk salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang sangat potensial sebagai sumber protein nabati. Pertumbuhan, perkembangan dan hasil...
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Abstrak. Saat ini permasalahan lingkungan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam produksi biodiesel. Meskipun sumber energi ini (biodiesel) dianggap sebagai karbon netral, ...
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung kaya akan gizi, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai ...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
<p>Abstrak</p><p>Proses penggorengan akan menyebabkan perubahan mutu minyak akibat reaksi hidrolisis, oksidasi dan proses termal. Penelitian ini bertujuan untuk m...

Back to Top