Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIVITAS PENDEKATAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING DENGAN SCAFFOLDING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Sukasada tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 239 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling , diperoleh sampel penelitian sebanyak 61 siswa. Dari data post-test diperoleh rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding adalah 29,38 dan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional adalah 26,83. Dari hasil analisis data menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa . Hal ini berarti kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Dengan kata lain, pendekatan DLPS dengan Scaffolding efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Pendekatan Konvensional, Pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding  AbstractThe study aims to determine the effectiveness of Double Loop Problem Solving approach with Scaffolding on student’s mathematical problem solving abilities. This study was a quasi experimental research with post-test only control group design. The population of this study was all students of VIII grade in SMP N 1 Sukasada in 2017/2018 academic year totaling 132 students’. The sample was 61 students’ which were chosen through cluster random sampling technique. The data were collected through a test of mathematical problem solving ability in a form of essay. The data from the post-test shows that the average score for the students who use Double Loop Problem Solving Approach with Scaffolding is 29.38 and the average score of the students who use conventional approach is 26.83. The data from T-test one tail with 5% significant level shows that  .The findings above indicate that the mathematical problem solving ability of students who use Double Loop Problem Solving Approach with Scaffolding show better result rather than the students who use conventional approach. So, DLPS approach with Scaffolding is effective in improving students’ mathematical problem solving abilities. Keywords: Problem solving ability, Conventional Approach, Double Loop Problem Solving Approach with Scaffolding. 
Title: EFEKTIVITAS PENDEKATAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING DENGAN SCAFFOLDING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Description:
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Sukasada tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 239 siswa.
Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling , diperoleh sampel penelitian sebanyak 61 siswa.
Dari data post-test diperoleh rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding adalah 29,38 dan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional adalah 26,83.
Dari hasil analisis data menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa .
Hal ini berarti kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional.
Dengan kata lain, pendekatan DLPS dengan Scaffolding efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
 Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Pendekatan Konvensional, Pendekatan Double Loop Problem Solving dengan Scaffolding  AbstractThe study aims to determine the effectiveness of Double Loop Problem Solving approach with Scaffolding on student’s mathematical problem solving abilities.
This study was a quasi experimental research with post-test only control group design.
The population of this study was all students of VIII grade in SMP N 1 Sukasada in 2017/2018 academic year totaling 132 students’.
The sample was 61 students’ which were chosen through cluster random sampling technique.
The data were collected through a test of mathematical problem solving ability in a form of essay.
The data from the post-test shows that the average score for the students who use Double Loop Problem Solving Approach with Scaffolding is 29.
38 and the average score of the students who use conventional approach is 26.
83.
The data from T-test one tail with 5% significant level shows that  .
The findings above indicate that the mathematical problem solving ability of students who use Double Loop Problem Solving Approach with Scaffolding show better result rather than the students who use conventional approach.
So, DLPS approach with Scaffolding is effective in improving students’ mathematical problem solving abilities.
 Keywords: Problem solving ability, Conventional Approach, Double Loop Problem Solving Approach with Scaffolding.
 .

Related Results

Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk menyelesaikan masalah matematika menggunakan pemahaman yang telah dimilikinya. Siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah...
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan tahap-tahap penyelesaian yang jelas.  Kemampuan pemec...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Bangun ruang adalah salah satu bagian dari bidang geometri yang berbentuk tiga dimensi yang memiliki ruang atau volume dan juga sisi yang membatasinya. Dalam mempelajari bangun rua...
Pengaruh Pembelajaran Think Pair Share dengan Media Monusra terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD
Pengaruh Pembelajaran Think Pair Share dengan Media Monusra terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD
Abstract This research is motivated by the results of the initial test of student's problem-solving abilities that have not been as expected, student's problem-solving abilitie...
Kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam pemecahan masalah pembuktian teorema geometri
Kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam pemecahan masalah pembuktian teorema geometri
Pemecahan masalah sangat diperlukan baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan. Pemecahan masalah membutuhkan suatu kemampuan berpikir tingkat tinggi. Khususnya dalam ge...
Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa SMA dalam pemecahan masalah matematika. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proble...
PENGARUH PENGGUNAAN KARTU PETUNJUK DALAM MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA
PENGARUH PENGGUNAAN KARTU PETUNJUK DALAM MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantua...

Back to Top