Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN KELAS KEMAMPUAN LAHAN DI DAS MAROS
View through CrossRef
Peningkatan jumlah penduduk selalu jalan beriringan dengan kemajuan pembangunan. Pesatnya pembangunan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia membutuhkan semakin banyak lahan, sedangkan luas lahan tetap sehingga menyebabkan penggunaan lahan yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelas kemampuan lahan, menganalisis kesesuaian penggunaan lahan dengan kelas kemampuan lahan, dan merumuskan arahan penggunaan lahan sesuai dengan kelas kemampuan lahan DAS Maros. Hasil identifikasi kelas klasifikasi kemampuan lahan di DAS Maros diperoleh 6 kelas kemampuan lahan dengan Kelas kemampuan IV mendominasi areal penelitian dengan total luas mencapai 37.792,34 ha (62,11%). Diikuti dengan kelas kemampuan II seluas 13.614,84 ha (22,38%), kelas kemampuan III seluas 5.997,26 ha (9,86%), kelas kemampuan V seluas 2.130,03 ha (3,50%), kelas kemampuan VII seluas 1.206,01 ha (1,98%), dan kelas kemampuan VI seluas 103,16 ha (0,17%). Hasil uji kesesuaian penggunaan lahan DAS Maros dengan kelas kemampuan lahan dan kawasan hutan, DAS Maros memiliki luas lahan 24.714,18 ha (40,62%) yang penggunaan lahannya tidak sesuai sedangkan 59,38% lainnya sesuai. Arahan pengelolaan lahan yang dilakukan pada unit lahan yang tidak sesuai adalah dengan melakukan upaya konservasi secara vegetatif dan mekanik.
Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin (Forestry Faculty, Hassannuddin Univ)
Title: ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN KELAS KEMAMPUAN LAHAN DI DAS MAROS
Description:
Peningkatan jumlah penduduk selalu jalan beriringan dengan kemajuan pembangunan.
Pesatnya pembangunan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia membutuhkan semakin banyak lahan, sedangkan luas lahan tetap sehingga menyebabkan penggunaan lahan yang tidak sesuai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelas kemampuan lahan, menganalisis kesesuaian penggunaan lahan dengan kelas kemampuan lahan, dan merumuskan arahan penggunaan lahan sesuai dengan kelas kemampuan lahan DAS Maros.
Hasil identifikasi kelas klasifikasi kemampuan lahan di DAS Maros diperoleh 6 kelas kemampuan lahan dengan Kelas kemampuan IV mendominasi areal penelitian dengan total luas mencapai 37.
792,34 ha (62,11%).
Diikuti dengan kelas kemampuan II seluas 13.
614,84 ha (22,38%), kelas kemampuan III seluas 5.
997,26 ha (9,86%), kelas kemampuan V seluas 2.
130,03 ha (3,50%), kelas kemampuan VII seluas 1.
206,01 ha (1,98%), dan kelas kemampuan VI seluas 103,16 ha (0,17%).
Hasil uji kesesuaian penggunaan lahan DAS Maros dengan kelas kemampuan lahan dan kawasan hutan, DAS Maros memiliki luas lahan 24.
714,18 ha (40,62%) yang penggunaan lahannya tidak sesuai sedangkan 59,38% lainnya sesuai.
Arahan pengelolaan lahan yang dilakukan pada unit lahan yang tidak sesuai adalah dengan melakukan upaya konservasi secara vegetatif dan mekanik.
Related Results
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kelayakan Ekonomi Tanaman Lada (Piper Nigrum L.) di Kabupaten Luwu
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kelayakan Ekonomi Tanaman Lada (Piper Nigrum L.) di Kabupaten Luwu
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan untuk tanaman lada di Kabupaten Luwu dan menentukan faktor-faktor pembatas dan tindakan perbaikan lahan bagi pengembangan...
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Pesisir Kota Pekalongan
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Pesisir Kota Pekalongan
Kebutuhan lahan permukiman semakin tinggi, namun lahan yang tersedia di perkotaan semakin sempit. Hal ini menjadikan wilayah pinggiran kota sebagai salah satu alternatif lokasi lah...
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN MARGINAL DESA SIHIONG BONATUA LUNASI TOBASA UNTUK TANAMAN ANGGUR (Vitis vinifera L.) DAN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.)
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN MARGINAL DESA SIHIONG BONATUA LUNASI TOBASA UNTUK TANAMAN ANGGUR (Vitis vinifera L.) DAN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan lahan marjinal di Desa Sihiong Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Tobasa mendukung tanaman anggur (Vitis vinifera L.) dan jambu biji...
Analisis Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Kecamatan Sinjai Barat
Analisis Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Kecamatan Sinjai Barat
Abstrak: Kecamatan Sinjai Barat adalah merupakan salah satu kecamatan yang ditetapkan sebagai kawasan agropolitan. Luas wilayah Kecamatan Sinjai Barat adalah 13,53 km2 atau 16,53% ...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan masing-masing perubahan penggunaan lahan Kecamatan Sirimau dilihat dari citra satelit tahun 2006-2016, mengetahui agihan perubahan ...

