Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Variasi Kandungan Air Terhadap CBR Tanah Berpasir (Studi Kasus : Tanah Berpasir Bentiring Seguring)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar air terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah berpasir, yang diambil dari daerah Bentiring Seguring, Kota Bengkulu. Pengujian dilakukan di laboratorium dengan metode CBR laboratorium terhadap sampel tanah yang dipadatkan pada kadar air bervariasi, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai CBR tanah berpasir sangat dipengaruhi oleh kadar air. Pada kadar air 5%, nilai CBR mencapai titik maksimum, sedangkan pada kadar air 10% dan 15%, nilai CBR menurun secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya kadar air yang mengurangi gesekan antar partikel pasir dan menyebabkan tanah menjadi lebih plastis dan kurang padat. Tanah pada Titik 2 memiliki nilai CBR tertinggi dibandingkan titik lainnya, yang mengindikasikan gradasi dan kepadatan tanah yang lebih baik. Sebaliknya, Titik 3 menunjukkan nilai CBR terendah, terutama pada kadar air tinggi, karena kemungkinan komposisi butiran yang lebih lepas. Selain itu, variasi kadar air juga mempengaruhi proses pemadatan tanah selama pengujian berlangsung. Tanah dengan kadar air yang terlalu rendah cenderung sulit dipadatkan secara optimal, sedangkan kadar air yang terlalu tinggi menyebabkan tanah menjadi lebih lunak dan kehilangan daya dukungnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa keseimbangan kadar air sangat berperan dalam menentukan kekuatan tanah berpasir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar air optimum untuk mencapai nilai CBR maksimal pada tanah berpasir di lokasi penelitian adalah sekitar 5%. Oleh karena itu, pengendalian kadar air sangat penting dalam pekerjaan konstruksi yang melibatkan tanah berpasir sebagai lapisan dasar jalan atau pondasi bangunan.
Title: Pengaruh Variasi Kandungan Air Terhadap CBR Tanah Berpasir (Studi Kasus : Tanah Berpasir Bentiring Seguring)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar air terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah berpasir, yang diambil dari daerah Bentiring Seguring, Kota Bengkulu.
Pengujian dilakukan di laboratorium dengan metode CBR laboratorium terhadap sampel tanah yang dipadatkan pada kadar air bervariasi, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai CBR tanah berpasir sangat dipengaruhi oleh kadar air.
Pada kadar air 5%, nilai CBR mencapai titik maksimum, sedangkan pada kadar air 10% dan 15%, nilai CBR menurun secara signifikan.
Hal ini disebabkan oleh bertambahnya kadar air yang mengurangi gesekan antar partikel pasir dan menyebabkan tanah menjadi lebih plastis dan kurang padat.
Tanah pada Titik 2 memiliki nilai CBR tertinggi dibandingkan titik lainnya, yang mengindikasikan gradasi dan kepadatan tanah yang lebih baik.
Sebaliknya, Titik 3 menunjukkan nilai CBR terendah, terutama pada kadar air tinggi, karena kemungkinan komposisi butiran yang lebih lepas.
Selain itu, variasi kadar air juga mempengaruhi proses pemadatan tanah selama pengujian berlangsung.
Tanah dengan kadar air yang terlalu rendah cenderung sulit dipadatkan secara optimal, sedangkan kadar air yang terlalu tinggi menyebabkan tanah menjadi lebih lunak dan kehilangan daya dukungnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa keseimbangan kadar air sangat berperan dalam menentukan kekuatan tanah berpasir.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar air optimum untuk mencapai nilai CBR maksimal pada tanah berpasir di lokasi penelitian adalah sekitar 5%.
Oleh karena itu, pengendalian kadar air sangat penting dalam pekerjaan konstruksi yang melibatkan tanah berpasir sebagai lapisan dasar jalan atau pondasi bangunan.

Related Results

Pengaruh Penambahan Semen Terhadap Kuat Geser Tanah Berpasir (Studi Kasus :Seguring Bentiring)
Pengaruh Penambahan Semen Terhadap Kuat Geser Tanah Berpasir (Studi Kasus :Seguring Bentiring)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan semen terhadap kuat geser tanah berpasir yang berasal dari daerah Seguring Bentiring. Tanah berpasir secara umum mem...
PENGARUH PENAMBAHAN POTONGAN BAN BERSERAT NILON DAN SEMEN PORTLADN TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG
PENGARUH PENAMBAHAN POTONGAN BAN BERSERAT NILON DAN SEMEN PORTLADN TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG
 Berdasarkan hasil survei lapangan di Desa Tewang Rangkang, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan kondisi jalan didaerah tersebut didominasi oleh tanah lunak. Tanah lunak sanga...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Tanah pada Universitas Islam “45” Bekasi merupakan jenis tanah lempung yang mempunyai nilai CBR yang rendah sehingga secara strukturil tanah tersebut tidak layak diadakan suatu pem...

Back to Top