Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Produksi Bandikut (Echymipera kalubu) di Kampung Nuni Distrik Pantura Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat

View through CrossRef
Abstract  The characteristics of bandicoot (E. kalubu) production can be used as a standard for assessing bandikut productivity. Where body measurements can provide an overview of the exterior of the bandicoot which can be used to predict the live and carcass weight of the bandicoot. The purpose of this study was to develop bandicoot as hopeful animals in meeting the animal protein needs of the Papuan people. The method used in this research is descriptive method with case study technique. The case is the E.kalubu in Nuni Village. The sampling technique was random as many as 30 individuals for production characteristics. The results of this study were that there were 4 variables that could be used as estimators of body weight and carcass of male bandicoot kalubu, namely heart girt, hind leg length, body length, and canone bone with a coefficient of determination for body weight of 0.937 and carcass weight of 0.931. The best predictor variable for body weight and carcass was body length. Keywords: Bandicoot; Characteristic; Kalubu; Production   Abstrak Karakteristik produksi bandikut bisa dijadikan standar untuk menilai produktivitas bandikut. Dimana ukuran-ukuran tubuh dapat memberikan gambaran eksterior bandikut yang bisa digunakan untuk memprediksi bobot hidup dan bobot karkas bandikut. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan bandikut sebagai hewan harapan dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat Papua. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik studi kasus. Yang menjadi kasus adalah bandikut (E.kalubu) yang ada di Kampung Nuni. Teknik pengambilan sampel secara acak sebanyak 30 ekor untuk karakteristik produksi. Hasil penelitian ini adalah terdapat 4 variabel yang dapat digunakan sebagai penduga bobot badan dan karkas bandikut kalubu jantan yaitu lingkar dada, panjang kaki belakang, panjang badan, dan canone bone dengan koefisien determinasi untuk bobot badan sebesar 0,937 dan bobot karkas sebesar 0,931. Variabel penduga bobot badan dan karkas terbaik adalah panjang badan. Kata kunci: Bandikut; Karakteristik; Kalubu; Produksi
Title: Karakteristik Produksi Bandikut (Echymipera kalubu) di Kampung Nuni Distrik Pantura Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat
Description:
Abstract  The characteristics of bandicoot (E.
kalubu) production can be used as a standard for assessing bandikut productivity.
Where body measurements can provide an overview of the exterior of the bandicoot which can be used to predict the live and carcass weight of the bandicoot.
The purpose of this study was to develop bandicoot as hopeful animals in meeting the animal protein needs of the Papuan people.
The method used in this research is descriptive method with case study technique.
The case is the E.
kalubu in Nuni Village.
The sampling technique was random as many as 30 individuals for production characteristics.
The results of this study were that there were 4 variables that could be used as estimators of body weight and carcass of male bandicoot kalubu, namely heart girt, hind leg length, body length, and canone bone with a coefficient of determination for body weight of 0.
937 and carcass weight of 0.
931.
The best predictor variable for body weight and carcass was body length.
Keywords: Bandicoot; Characteristic; Kalubu; Production   Abstrak Karakteristik produksi bandikut bisa dijadikan standar untuk menilai produktivitas bandikut.
Dimana ukuran-ukuran tubuh dapat memberikan gambaran eksterior bandikut yang bisa digunakan untuk memprediksi bobot hidup dan bobot karkas bandikut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan bandikut sebagai hewan harapan dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat Papua.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik studi kasus.
Yang menjadi kasus adalah bandikut (E.
kalubu) yang ada di Kampung Nuni.
Teknik pengambilan sampel secara acak sebanyak 30 ekor untuk karakteristik produksi.
Hasil penelitian ini adalah terdapat 4 variabel yang dapat digunakan sebagai penduga bobot badan dan karkas bandikut kalubu jantan yaitu lingkar dada, panjang kaki belakang, panjang badan, dan canone bone dengan koefisien determinasi untuk bobot badan sebesar 0,937 dan bobot karkas sebesar 0,931.
Variabel penduga bobot badan dan karkas terbaik adalah panjang badan.
Kata kunci: Bandikut; Karakteristik; Kalubu; Produksi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampu...
KINERJA PEMBANGUNAN SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN MANOKWARI
KINERJA PEMBANGUNAN SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN MANOKWARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Pembangunan Sub Sektor Tanaman Pangan di Kabupaten Manokwari selama lima tahun terakhir, yaitu dari tahun 2009-2013 pada komoditas...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
ANALISIS PENENTUAN TARIF PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN WOSI DISTRIK MANOKWARI BARAT KABUPATEN MANOKWARI
ANALISIS PENENTUAN TARIF PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN WOSI DISTRIK MANOKWARI BARAT KABUPATEN MANOKWARI
Sampah merupakan salah satu masalah yang sedang terjadi di Kelurahan Wosi Distrik Manokwari Barat Kabupaten Manokwari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bentuk pengelol...
Analisis Potensi Tanaman Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Papua Barat
Analisis Potensi Tanaman Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Pangan Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Papua Barat
Sagu merupakan salah satu komoditi sebagai bahan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan.  Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui potensi sagu sebagai bahan pangan lokal ...

Back to Top