Javascript must be enabled to continue!
Konsep Penataan Kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu Kota Bandung
View through CrossRef
Abstract. The Jatayu Flea Market area is one of the used goods markets that is quite popular with the public, with the main commodity being scrap metal. The location of this market is quite strategic because it is close to the capital of Cicendo District, Bandung City. In practice, trading activities in this market area are not organized because trading goods are often stored on the sidewalk area which takes up pedestrian space. The market's on-street parking area on Jalan Komodor Udara Supadio also causes traffic obstruction, especially its location close to a road intersection. Apart from that, the location of this market is close to Alun-alun Cicendo which has been revitalized, resulting in a disparity in spatial aesthetics compared to the shabby condition of the market building. The aim of this research is to formulate a concept for structuring the Jatayu Flea Market area in Bandung City which is expected to be able to respond to problems that arise from trading activities in the market and its surroundings. This research uses a mix methods method with data collection techniques through field observations, interviews, literature studies and institutional surveys. The analyzes used include descriptive analysis, site analysis, and space program analysis. As a result, the arrangement of the market area requires additional space for facilities that are not yet available based on the applicable standards. The resulting concept for structuring the Jatayu Flea Market area is a combination of the market area with street vendors for the synergy of the used goods economy as well as the concept of an environmentally friendly area for managing used goods waste.
Abstrak. Kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu merupakan salah satu pasar barang bekas yang cukup diminati masyarakat dengan komoditas utamanya adalah besi bekas. Lokasi pasar ini cukup strategis karena berada dekat dengan ibu kota Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Dalam pelaksanaannya, kegiatan perdagangan di kawasan pasar ini tidak tertata karena barang dagang seringkali disimpan di area trotoar yang mengambil hak ruang pejalan kaki. Area parkir pasar yang jenisnya on street di Jalan Komodor Udara Supadio pun menyebabkan terhambatnya lalu lintas terutama letaknya yang berdekatan dengan persimpangan jalan. Selain itu, lokasi pasar ini berdekatan dengan Alun-alun Cicendo yang sudah direvitalisasi sehingga menghasilkan ketimpangan estetika ruang dibandingkan dengan kondisi bangunan pasar yang kumuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan konsep penataan kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu Kota Bandung yang diharapkan mampu merespon permasalahan yang muncul dari kegiatan perdagangan di pasar dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode mix methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, studi pustaka, dan survei instansional. Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis tapak, dan analisis program ruang. Hasilnya, penataan kawasan pasar membutuhkan penambahan ruang untuk fasilitas yang belum tersedia dilihat dari standar yang berlaku. Konsep yang dihasilkan untuk penataan kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu adalah penggabungan area pasar dengan pedagang kaki lima untuk sinergitas perekonomian barang bekas serta perencanaan utilitas dengan konsep ramah lingkungan.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Konsep Penataan Kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu Kota Bandung
Description:
Abstract.
The Jatayu Flea Market area is one of the used goods markets that is quite popular with the public, with the main commodity being scrap metal.
The location of this market is quite strategic because it is close to the capital of Cicendo District, Bandung City.
In practice, trading activities in this market area are not organized because trading goods are often stored on the sidewalk area which takes up pedestrian space.
The market's on-street parking area on Jalan Komodor Udara Supadio also causes traffic obstruction, especially its location close to a road intersection.
Apart from that, the location of this market is close to Alun-alun Cicendo which has been revitalized, resulting in a disparity in spatial aesthetics compared to the shabby condition of the market building.
The aim of this research is to formulate a concept for structuring the Jatayu Flea Market area in Bandung City which is expected to be able to respond to problems that arise from trading activities in the market and its surroundings.
This research uses a mix methods method with data collection techniques through field observations, interviews, literature studies and institutional surveys.
The analyzes used include descriptive analysis, site analysis, and space program analysis.
As a result, the arrangement of the market area requires additional space for facilities that are not yet available based on the applicable standards.
The resulting concept for structuring the Jatayu Flea Market area is a combination of the market area with street vendors for the synergy of the used goods economy as well as the concept of an environmentally friendly area for managing used goods waste.
Abstrak.
Kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu merupakan salah satu pasar barang bekas yang cukup diminati masyarakat dengan komoditas utamanya adalah besi bekas.
Lokasi pasar ini cukup strategis karena berada dekat dengan ibu kota Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan perdagangan di kawasan pasar ini tidak tertata karena barang dagang seringkali disimpan di area trotoar yang mengambil hak ruang pejalan kaki.
Area parkir pasar yang jenisnya on street di Jalan Komodor Udara Supadio pun menyebabkan terhambatnya lalu lintas terutama letaknya yang berdekatan dengan persimpangan jalan.
Selain itu, lokasi pasar ini berdekatan dengan Alun-alun Cicendo yang sudah direvitalisasi sehingga menghasilkan ketimpangan estetika ruang dibandingkan dengan kondisi bangunan pasar yang kumuh.
Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan konsep penataan kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu Kota Bandung yang diharapkan mampu merespon permasalahan yang muncul dari kegiatan perdagangan di pasar dan sekitarnya.
Penelitian ini menggunakan metode mix methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, studi pustaka, dan survei instansional.
Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis tapak, dan analisis program ruang.
Hasilnya, penataan kawasan pasar membutuhkan penambahan ruang untuk fasilitas yang belum tersedia dilihat dari standar yang berlaku.
Konsep yang dihasilkan untuk penataan kawasan Pasar Barang Bekas Jatayu adalah penggabungan area pasar dengan pedagang kaki lima untuk sinergitas perekonomian barang bekas serta perencanaan utilitas dengan konsep ramah lingkungan.
Related Results
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat Bagi Masyarakat di Masa Pandemi
Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Barang Bermanfaat Bagi Masyarakat di Masa Pandemi
Barang bekas diantaranya botol minuman bekas, koran-koran bekas, kain bekas dan sampah plastik bekas seperti kantong plastik kresek. Diantara barang bekas tersebut maka barang beka...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
Kebayoran Lama Market is a market that build in the year 1987, managed by PD. Pasar Jaya and the rights usage life of Pasar Kebayoran Lama will be exhausted in March 2022. During 3...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
Pengembangan waterfront city adalah suatu usaha penataan dan pengembangan
bagian atau kawasan kota yang skala kegiatan dan fungsi yang ada sangat beragam dengan inten...
Konsep Penataan Ruang Berkelanjutan Pada Kawasan Tepian Sungai Musi Kota Palembang (Kasus: Kelurahan 5 Ulu Dan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu)
Konsep Penataan Ruang Berkelanjutan Pada Kawasan Tepian Sungai Musi Kota Palembang (Kasus: Kelurahan 5 Ulu Dan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu)
ABSTRACTThe high rate of population growth causes slums in an area, especially in the Musi riverbank, Palembang City. This is marked by the development of community activities, suc...
Pemanfaatan Banner Bekas sebagai Tas Belanja Layak Pakai
Pemanfaatan Banner Bekas sebagai Tas Belanja Layak Pakai
Hampir di setiap sudut jalan kita temui berbagai macam banner terpasang. Dan apabila masa waktunya telah habis maka banner tersebut akan dicopot dan dibersihkan oleh petugas yang b...


