Javascript must be enabled to continue!
Deteksi Risiko Hipertensi, Diabetes Mellitus, Hiperkolesterolemia, dan Gout Arthritis pada Lansia
View through CrossRef
Jumlah Lansia di Indonesia, meningkat 15 kali dengan kisaran di tahun 2020 berjumlah 80 juta orang, Lansia identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai macam penyakit. Semakin banyak penyakit pada lansia, semakin banyak jenis obat yang diperlukan.Pemberian nutrisi yang baik dan cukup sangat diperlukan lansia. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan bahwa lansia memerlukan nutrisi yang adekuat untuk mendukung dan mempertahankan kesehatan.Gangguan gizi yang dapat muncul pada usia lanjut dapat berbentuk gizi kurang maupun gizi lebih. Gangguan ini dapat menyebabkan munculnya penyakit atau terjadi sebagi akibat adanya penyakit tertentu. Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan adalah menetukan terlebih dahulu ada tidaknya gangguan gizi, mengevaluasi faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan gizi serta merencakan bagaimana gangguan gizi tersebut dapat diperbaiki dengan melakukan pemeriksaan penyakit degenerative seperti test glukosa, test asam urat dan test kolesterol para lansia guna mengurangi angka kesakitan dan memperpanjang usia. Maka pengabdian masyarakat yang dilakukan ini adalah “Deteksi Risiko Hipertensi, Diabetes Mellitus, Hiperkolesterolemia, Dan Gout Arthritis Pada Lansia di RT 003/020 Kelurahan Kemiri Muka Beji Kota Depok Tahun 2020”. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat Meningkatkan derajat kesehatan dan mutu pelayanan usia lanjut sebagai bagian proses deteksi dini dan peningkatan kesehatan serta pencegahan penyakit lansia. Kelompok sasaran adalah para lansia di daerah binaan wilayah Puskesmas Kecamatan Kemiri Muka, Depok. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pelaksanaanya terdiri dari pemeriksaan, penyuluhan dan pemberian obat. Hasil kegiatan PKM ditemukan 5 orang dengan tekanan darah tinggi, 3 orang lansia dengan kolesterol tinggi, 2 orang lansia dengan gula darah di atas normal. Setelah diberikan informasi tentang deteksi risiko hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, dan gout arthritis para lansia merasa puas dan berkomitmen untuk dapat melakukan deteksi dini secara berkala agar dapat terus sehat.
Title: Deteksi Risiko Hipertensi, Diabetes Mellitus, Hiperkolesterolemia, dan Gout Arthritis pada Lansia
Description:
Jumlah Lansia di Indonesia, meningkat 15 kali dengan kisaran di tahun 2020 berjumlah 80 juta orang, Lansia identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai macam penyakit.
Semakin banyak penyakit pada lansia, semakin banyak jenis obat yang diperlukan.
Pemberian nutrisi yang baik dan cukup sangat diperlukan lansia.
Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan bahwa lansia memerlukan nutrisi yang adekuat untuk mendukung dan mempertahankan kesehatan.
Gangguan gizi yang dapat muncul pada usia lanjut dapat berbentuk gizi kurang maupun gizi lebih.
Gangguan ini dapat menyebabkan munculnya penyakit atau terjadi sebagi akibat adanya penyakit tertentu.
Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan adalah menetukan terlebih dahulu ada tidaknya gangguan gizi, mengevaluasi faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan gizi serta merencakan bagaimana gangguan gizi tersebut dapat diperbaiki dengan melakukan pemeriksaan penyakit degenerative seperti test glukosa, test asam urat dan test kolesterol para lansia guna mengurangi angka kesakitan dan memperpanjang usia.
Maka pengabdian masyarakat yang dilakukan ini adalah “Deteksi Risiko Hipertensi, Diabetes Mellitus, Hiperkolesterolemia, Dan Gout Arthritis Pada Lansia di RT 003/020 Kelurahan Kemiri Muka Beji Kota Depok Tahun 2020”.
Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat Meningkatkan derajat kesehatan dan mutu pelayanan usia lanjut sebagai bagian proses deteksi dini dan peningkatan kesehatan serta pencegahan penyakit lansia.
Kelompok sasaran adalah para lansia di daerah binaan wilayah Puskesmas Kecamatan Kemiri Muka, Depok.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pelaksanaanya terdiri dari pemeriksaan, penyuluhan dan pemberian obat.
Hasil kegiatan PKM ditemukan 5 orang dengan tekanan darah tinggi, 3 orang lansia dengan kolesterol tinggi, 2 orang lansia dengan gula darah di atas normal.
Setelah diberikan informasi tentang deteksi risiko hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, dan gout arthritis para lansia merasa puas dan berkomitmen untuk dapat melakukan deteksi dini secara berkala agar dapat terus sehat.
.
Related Results
Hypertension Efek Bisoprolol Terhadap Penurunan Tekanan Arteri Rata-rata dan Laju jantung Pada Tikus Putih Jantan Hipertensi Dan Hipertensi komplikasi Hiperkolesterolemia
Hypertension Efek Bisoprolol Terhadap Penurunan Tekanan Arteri Rata-rata dan Laju jantung Pada Tikus Putih Jantan Hipertensi Dan Hipertensi komplikasi Hiperkolesterolemia
Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang banyak terjadi di Indonesia. Hal ini merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi, yaitu sebesar 25,8 %, sesuai denga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE
ANALISIS TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE
Masalah kesehatan yang disebabkan perubahan fisik dan psikologis akibat faktor usia menyebabkan banyak lansia di dunia tidak dapat menikmati usia senjanya. Salah satunya adalah pen...
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI
Proses menua dimulai sejak permulaan kehidupan dan merupakan proses sepanjang daur kehidupan. Proses menua tetap menimbulkan permasalahan baik secara biologis, mental maupun sosial...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
Hubungan Kepatuhan Diet Hipertensi dan Senam Lansia dengan Penurunan Tekanan Darah pada Lansia
Hubungan Kepatuhan Diet Hipertensi dan Senam Lansia dengan Penurunan Tekanan Darah pada Lansia
Abstrak Permasalahan yang sering dihadapi lansia yaitu terjadi penurunan berbagai fungsi organ tubuh, lansia yang mengalami aterosklerosis, sehingga beresiko hipertensi. Hipertens...
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus ...

