Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Smart Tourist: Karakteristik pada Objek Destinasi Wisata Gunung Karang Kabupaten Pandeglang

View through CrossRef
Abstract. Pandeglang Regency is known as an area that has rich tourism destinations, including natural tourism, religious tourism, and water parks. The tourism potential in this area mostly depends on the beauty of natural resources, so it is important for tourists and local communities to maintain its natural conservation. At Gunung Karang Tourism, tourists can enjoy various tourist attractions, including Kampung Domba in Juhut Village and Landmark Saung Biru in Kaduengang Village. Along with the increasing number of tourist visits, the purpose of this study is to determine the characteristics possessed and shown by tourists who come to visit Gunung Karang Tourism in order to support sustainable tourism in Pandeglang Regency. This study uses a mix method approach, with data collection through questionnaires, interviews, and observations. The analysis method used is descriptive statistics based on the results of the questionnaire scoring. The results of the analysis show that tourists on average have a score of 2 and a score of 3, meaning that the characteristics they have already show that they are smart tourists. Abstrak. Kabupaten Pandeglang dikenal sebagai daerah yang memiliki destinasi pariwisata yang kaya potensi, mencakup wisata alam, religi, dan taman bermain air. Potensi pariwisata di wilayah ini mayoritas bergantung pada keindahan sumber daya alam, sehingga penting bagi wisatawan dan masyarakat setempat untuk menjaga konservasi alamnya. Di Wisata Gunung Karang, para wisatawan dapat menikmati berbagai objek wisata, termasuk Kampung Domba di Desa Juhut dan Landmark Saung Biru di Desa Kaduengang. Seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, penting diteliti mengenai karakteristik wisatawan dalam pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik wisatawan pada Objek Destinasi Wisata Gunung Karang dalam rangka untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan mix method, dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Metode analisis yang digunakan ialah statistik deskriptif berdasarkan hasil skoring kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa wisatawan rata – rata memiliki skor 2 dan skor 3, artinya karakteristik yang dimiliki sudah menunjukkan sebagai seorang smart tourist.
Title: Smart Tourist: Karakteristik pada Objek Destinasi Wisata Gunung Karang Kabupaten Pandeglang
Description:
Abstract.
Pandeglang Regency is known as an area that has rich tourism destinations, including natural tourism, religious tourism, and water parks.
The tourism potential in this area mostly depends on the beauty of natural resources, so it is important for tourists and local communities to maintain its natural conservation.
At Gunung Karang Tourism, tourists can enjoy various tourist attractions, including Kampung Domba in Juhut Village and Landmark Saung Biru in Kaduengang Village.
Along with the increasing number of tourist visits, the purpose of this study is to determine the characteristics possessed and shown by tourists who come to visit Gunung Karang Tourism in order to support sustainable tourism in Pandeglang Regency.
This study uses a mix method approach, with data collection through questionnaires, interviews, and observations.
The analysis method used is descriptive statistics based on the results of the questionnaire scoring.
The results of the analysis show that tourists on average have a score of 2 and a score of 3, meaning that the characteristics they have already show that they are smart tourists.
Abstrak.
Kabupaten Pandeglang dikenal sebagai daerah yang memiliki destinasi pariwisata yang kaya potensi, mencakup wisata alam, religi, dan taman bermain air.
Potensi pariwisata di wilayah ini mayoritas bergantung pada keindahan sumber daya alam, sehingga penting bagi wisatawan dan masyarakat setempat untuk menjaga konservasi alamnya.
Di Wisata Gunung Karang, para wisatawan dapat menikmati berbagai objek wisata, termasuk Kampung Domba di Desa Juhut dan Landmark Saung Biru di Desa Kaduengang.
Seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, penting diteliti mengenai karakteristik wisatawan dalam pengembangan pariwisata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik wisatawan pada Objek Destinasi Wisata Gunung Karang dalam rangka untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Pandeglang.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan mix method, dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi.
Metode analisis yang digunakan ialah statistik deskriptif berdasarkan hasil skoring kuesioner.
Hasil analisis menunjukkan bahwa wisatawan rata – rata memiliki skor 2 dan skor 3, artinya karakteristik yang dimiliki sudah menunjukkan sebagai seorang smart tourist.

Related Results

ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN RESUN KECAMATAN LINGGA UTARA KABUPATEN LINGGA 2022
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN RESUN KECAMATAN LINGGA UTARA KABUPATEN LINGGA 2022
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN RESUN KECAMATAN LINGGA UTARA KABUPATEN LINGGA 2022 Oleh Maysarah NIM. 190565201110 Abstrak Kepulauan Riau m...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
PEMETAAN DESTINASI WISATA DI PULAU TERNATE DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
PEMETAAN DESTINASI WISATA DI PULAU TERNATE DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang mampu meningkatkan perekonomian suatu daerah. Sektor ini memberikan peranan penting bagi kelangsungan kehidupan di masyarakat yang berad...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

Back to Top